ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kesalahan siswa dalam menggunakan Kata Ganti Personalia serta mengetahui jenis kesalahan Kata Ganti Personalia yang sering dilakukan oleh siswa. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan analisis deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA-1 di SMAN 1 Mesjid Raya. Untuk mengumpulkan data, siswa diberikan 25 soal pilihan ganda tentang Kata Ganti Personalia. Kemudian, kertas ujian siswa dianalisis berdasarkan jenis-jenis kesalahan Kata Ganti Personalia. Hasil analisis menunjukkan bahwa persentase kesalahan pada Kata Ganti Personalia adalah: Kata Ganti Kepemilikan 70 (73,68%), Kata Ganti Refleksif 64 (67,36%), Kata Ganti Kepemilikan Adjektiva 63 (66,31%), Kata Ganti Objek 59 (62,10%) dan kesalahan yang paling sedikit adalah Kata Ganti Subjek yang terdiri dari 40 kesalahan (42,10%). Berdasarkan semua temuan di atas, ditemukan bahwa kesalahan paling banyak yang dilakukan oleh siswa di kelas satu SMAN 1 Mesjid Raya, Aceh Besar; adalah dalam menggunakan Kata Ganti Kepemilikan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa perlu diberikan perhatian dan dukungan lebih dari guru mereka dalam memahami jenis-jenis Kata Ganti Personalia yang berbeda dalam Bahasa Inggris.
Setelah menemukan hasil dan menganalisisnya, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa belum memahami bentuk dan fungsi dari Kata Ganti Personalia, terutama dalam penggunaan Kata Ganti Kepemilikan dengan persentase kesalahan 73,68%.Hal ini menunjukkan bahwa siswa di SMAN 1 Mesjid Raya, Aceh Besar masih mengalami kesulitan dalam menggunakan berbagai jenis Kata Ganti Personalia, terutama dalam penggunaan kata ganti kepemilikan.Diharapkan guru memberikan penjelasan lebih mengenai Kata Ganti Personalia dan membedakan antara Kata Ganti Subjek dengan Kata Ganti Objek, Kata Ganti Kepemilikan Adjektiva dengan Kata Ganti Kepemilikan, serta Kata Ganti Refleksif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, bagaimana pengaruh metode pengajaran berbasis teknologi terhadap pemahaman siswa tentang penggunaan kata ganti personal dalam Bahasa Inggris? Kedua, dapatkah studi lebih mendalam dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesalahan siswa dengan metode pengajaran yang diterapkan di kelas? Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi teknik pembelajaran interaktif yang meningkatkan penguasaan siswa terhadap berbagai jenis kata ganti dalam konteks yang lebih praktis. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam perbaikan metode pengajaran bahasa Inggris di sekolah.
| File size | 887.32 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
SANIYASANIYA Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif berbasis permainan dapat menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa InggrisHasil ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif berbasis permainan dapat menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris
UNZAHUNZAH Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem MBKM di FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari telah berhasil memenuhi kebutuhan pengguna dalamSecara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem MBKM di FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari telah berhasil memenuhi kebutuhan pengguna dalam
UNSUDAUNSUDA Suasana bahasa Inggris juga sengaja diciptakan agar siswa terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam rutinitas harian mereka. Lingkungan bahasa InggrisSuasana bahasa Inggris juga sengaja diciptakan agar siswa terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam rutinitas harian mereka. Lingkungan bahasa Inggris
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Kegiatan bazar UMKM di Pasar Talang Padang sukses menghidupkan kembali pasar yang lesu setelah renovasi, menarik 44 UMKM baru, dan meningkatkan omset sertaKegiatan bazar UMKM di Pasar Talang Padang sukses menghidupkan kembali pasar yang lesu setelah renovasi, menarik 44 UMKM baru, dan meningkatkan omset serta
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tujuannya adalah mengeksplorasi pengaruh penggunaan media audio‑visual, khususnya Game‑Based Learning (GBL) Kahoot, terhadap hasil belajar siswa kelasTujuannya adalah mengeksplorasi pengaruh penggunaan media audio‑visual, khususnya Game‑Based Learning (GBL) Kahoot, terhadap hasil belajar siswa kelas
UNWAHAUNWAHA Aplikasi ini ditujukan untuk siswa kelas XI di SMK Ar-Rahman Peterongan Jombang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Evaluasi oleh ahli mediaAplikasi ini ditujukan untuk siswa kelas XI di SMK Ar-Rahman Peterongan Jombang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Evaluasi oleh ahli media
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi sebagai media dalam pembelajaran bahasa Inggris mampu mendukung proses pembelajaran dua arahHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi sebagai media dalam pembelajaran bahasa Inggris mampu mendukung proses pembelajaran dua arah
MAHADEWAMAHADEWA Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 75,54Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 75,54
Useful /
PNBPNB Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kontribusi rata-rata persentase platform onlineTeknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kontribusi rata-rata persentase platform online
PNBPNB This study examines the level of awareness of the Youth at Jembrana Regency particularly the elementary, junior high and senior high school students regardingThis study examines the level of awareness of the Youth at Jembrana Regency particularly the elementary, junior high and senior high school students regarding
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui studi kepustakaan dan wawancara mendalamMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui studi kepustakaan dan wawancara mendalam
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA This approach aimed to manage the narrative, demonstrate accountability, and restore the institutions image. Effective crisis communication involved controllingThis approach aimed to manage the narrative, demonstrate accountability, and restore the institutions image. Effective crisis communication involved controlling