STFTKIJNESTFTKIJNE
MURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualMURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualDi Indonesia, persoalan kerukunan hidup antar umat beragama sesungguhnya sudah tidak perlu diperdebatkan lagi. Hal ini dikarenakan hukum dan perundang-undangan di negara Indonesia telah mengaturnya, bahkan Konstitusi Negara (Pancasila dan Undang‑undang Dasar 1945) menegaskan hal tersebut. Hal ini dipertegas juga dengan ajaran‑ajaran resmi setiap agama menitikberatkan kerukunan hidup sebagai bagian yang tidak bisa diabaikan dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari‑hari. Meskipun demikian, selalu saja kita saksikan di berbagai media pemberitaan bahwa konflik atas nama agama selalu terjadi, bahkan konflik‑konflik tersebut merujuk pada adanya pihak‑pihak tertentu yang menghambat atau melarang umat beragama lain untuk melaksanakan aktivitas peribadahannya. Sampai‑sampai ada umat yang sedang beribadah tiba‑tiba didatangi sekelompok massa lalu membubarkan jalannya peribadahan, ada gedung gereja yang mau direnovasi atau mau dibangun, tidak diijinkan meski sudah memiliki Ijin untuk membangun. Berbagai realitas ini kemudian menjadi alasana untuk tulisan ini digagas dengan harapan menjadi salah satu acuan untuk menghadirkan suasana rukun di negara kita. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif serta studi literatur, yang dipakai untuk mengamati dan meneliti berbagai fenomena tentang realitas kerukunan hidup antar umat beragama di Indonesia. Tulisan ini menawarkan filosofi hidup orang Asmat dalam budaya keseimbangan sebagai salah satu tawaran untuk kondisi rukun yang terus diupayakan oleh kita semua dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Harapannya tulisan ini bisa bermanfaat untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Indonesia dibangun atas keberagaman, sehingga semboyan Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, dan Undang‑Undang Dasar 1945 harus menjadi acuan utama dalam menjaga kerukunan umat beragama.Regulasi yang hanya melibatkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tanpa mengacu pada konstitusi dapat menimbulkan pelanggaran hak beribadah bagi minoritas dan harus diubah.Filosofi Ja Asamanam Apcamar sebagai nilai keseimbangan hidup masyarakat Asmat dapat dijadikan landasan tambahan untuk memperkuat upaya kerukunan secara kolektif di seluruh wilayah Indonesia.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana implementasi regulasi lokal terkait pembangunan tempat ibadah memengaruhi persepsi kerukunan di komunitas minoritas, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: Bagaimana kebijakan daerah mempengaruhi praktik kebebasan beragama di wilayah dengan mayoritas agama tertentu? Selanjutnya, studi komparatif antara filosofi Ja Asamanam Apcamar dengan konsep keseimbangan dalam tradisi keagamaan lain dapat mengidentifikasi elemen universal yang mendukung kerukunan, sehingga pertanyaan: Apakah nilai keseimbangan dalam tradisi budaya dapat diintegrasikan dalam kebijakan nasional untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama? dapat dijawab. Terakhir, penelitian aksi dapat merancang program pendidikan inter‑agama berbasis nilai keseimbangan dan menguji efektivitasnya dalam mengurangi konflik, dengan mengajukan: Apakah intervensi pendidikan berbasis filosofi keseimbangan dapat menurunkan intensitas konflik beragama pada tingkat komunitas?.
| File size | 997.13 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JIECRJIECR Potensi dan kearifan lokal dapat dipadukan ke dalam Pengajaran Kurikulum Merdeka melalui pendekatan etnopedagogi, yang menonjolkan nilai tradisional sebagaiPotensi dan kearifan lokal dapat dipadukan ke dalam Pengajaran Kurikulum Merdeka melalui pendekatan etnopedagogi, yang menonjolkan nilai tradisional sebagai
STAISKUTIMSTAISKUTIM Akan tetapi pada kenyataannya, pengelolaan perpustakaan Kumala ini masih kurang baik. Salah satu program kerja kelompok 8 KKL STAI Sangatta adalah mengenaiAkan tetapi pada kenyataannya, pengelolaan perpustakaan Kumala ini masih kurang baik. Salah satu program kerja kelompok 8 KKL STAI Sangatta adalah mengenai
STAISKUTIMSTAISKUTIM Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan sekolah serta dukungan orang tua untuk mencapaiOleh karena itu, kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan sekolah serta dukungan orang tua untuk mencapai
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Data empiris diperoleh melalui survei simulatif terhadap 48 responden yang terlibat langsung dalam program stunting, dilengkapi telaah SOP dan dokumenData empiris diperoleh melalui survei simulatif terhadap 48 responden yang terlibat langsung dalam program stunting, dilengkapi telaah SOP dan dokumen
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan metodePenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan metode
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Faktor pendukung meliputi banyaknya hubungan, kebebasan pilihan siswa, dan fasilitasi guru, sedangkan faktor penghambat meliputi sistem yang konflik, turnoverFaktor pendukung meliputi banyaknya hubungan, kebebasan pilihan siswa, dan fasilitasi guru, sedangkan faktor penghambat meliputi sistem yang konflik, turnover
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Pengembangan E‑LKPD berbasis PjBL pada mata pelajaran IPAS terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.Pengembangan E‑LKPD berbasis PjBL pada mata pelajaran IPAS terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
IVETIVET Jumlah siswa di SDN 04 Talago Lubuk Sikaping yang banyak menyebabkan sering terjadi kesalahan dalam penginputan nilai siswa. Hal ini menyebabkan prosesJumlah siswa di SDN 04 Talago Lubuk Sikaping yang banyak menyebabkan sering terjadi kesalahan dalam penginputan nilai siswa. Hal ini menyebabkan proses
Useful /
IVETIVET Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama pada sistem, seperti pengisian survei, penyimpanan data, dan penampilan hasil survei, berjalan sesuaiHasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama pada sistem, seperti pengisian survei, penyimpanan data, dan penampilan hasil survei, berjalan sesuai
IVETIVET Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penggunaan aplikasi augmented reality sebagai alternatif media pembelajaran bahasa isyarat (bisindo) di SLB-ABCDBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penggunaan aplikasi augmented reality sebagai alternatif media pembelajaran bahasa isyarat (bisindo) di SLB-ABCD
STFTKIJNESTFTKIJNE Pemain yang dapat mengontrol diri dalam bermain game online cenderung lebih fokus pada tugas akademik dan dapat memanfaatkan game sebagai sarana belajar.Pemain yang dapat mengontrol diri dalam bermain game online cenderung lebih fokus pada tugas akademik dan dapat memanfaatkan game sebagai sarana belajar.
STFTKIJNESTFTKIJNE Penelitian ini akan menggambarkan kesiapan guru mata pelajaran Agama Kristen dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SD YPK Ebenhaezer ArgapuraPenelitian ini akan menggambarkan kesiapan guru mata pelajaran Agama Kristen dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SD YPK Ebenhaezer Argapura