UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Latar belakang: Pemberian MPASI dilakukan untuk menopang tumbuh kembang anak melalui kebutuhan gizi yang tercukupi, kebutuhan stimulasi baik dari motorik kasar maupun motorik halus, serta kebutuhan emosi dan kasih sayang yang tercukupi. Seorang ibu harus mampu mengenalkan asupan sampingan yang dikenal dengan sebutan MPASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang tepat sejak anak berumur 6 sampai 24 bulan. Tujuan: memperoleh hasil penelitian berupa Analisa Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam pemberian MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Segiri Kota Samarinda. Metode: Desain penelitian yang digunakan ini adalah Dekskriptif Korelasi dengan rancangan penelitian Crossectional Study. Informasi dan data dalam peneltian ini diperoleh melalui pengisian kuisioner oleh responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 81 orang Ibu dengan kriteria yaitu Ibu memiliki anak berusia 6-24 bulan yang tinggal di wilayah Puskesmas Segiri Samarinda, ibu dapat membaca dan menulis dan bersedia menjadi responden. Hasil Penelitian: Hasil Analisa data variabel dalam penelitian ini diperoleh hasil yaitu nilai ρ-value 0,033 (<0,05) yang dapat diartikan bahwa ada hubungan antara variabel Pengetahuan, Sikap dan tindakan dalam memberikan MPASI kepada anak usia 6-24 bulan Kesimpulan: Diperoleh informasi penelitian yang telah dilakukan yaitu ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam memberikan MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Segiri Samarinda.

Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam memberikan MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Segiri Samarinda dengan nilai ρ-value 0,033 (0,05).

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program edukasi gizi yang diberikan secara terstruktur di lingkungan Puskesmas Segiri dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian MPASI pada ibu-ibu muda. Penelitian ini dapat dirancang sebagai uji coba terkontrol dengan kelompok intervensi yang menerima modul pelatihan dan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan layanan rutin. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor sosio‑ekonomi seperti tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan status pekerjaan ibu yang berhubungan dengan kepatuhan terhadap MPASI yang tepat, sehingga dapat diidentifikasi hambatan utama yang perlu diatasi. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak kualitas pemberian MPASI terhadap pertumbuhan anak selama 1000 hari pertama kehidupan, dengan mengukur indikator berat badan dan tinggi badan secara periodik. Ketiga pertanyaan penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk memperbaiki kebijakan dan program kesehatan anak di wilayah ini.

Read online
File size320.81 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test