Yogya UMBYogya UMB
JELE (Journal of English Language and Education)JELE (Journal of English Language and Education)Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan membandingkan penggunaan kata ganti orang pertama (I, my, me, we, our, us) serta fungsinya dalam membentuk identitas penulis pada 20 tesis magister yang ditulis dalam bahasa Inggris oleh penulis Turki dan 20 artikel penelitian yang ditulis dalam bahasa Inggris oleh penulis non-Turki. Tesis magister yang digunakan dalam penelitian ini ditulis dalam bidang Pengajaran Bahasa Inggris di dua belas universitas Turki yang berbeda dan dipilih dari basis data Dewan Pendidikan Tinggi Turki. Artikel penelitian yang digunakan dalam studi ini juga ditulis dalam bidang Pengajaran Bahasa Inggris dan dipilih dari lima jurnal berbeda: Applied Linguistics, System, TESOL Quarterly, English for Specific Purposes, dan ELT Journal. Untuk menganalisis data, setiap kemunculan kata ganti orang pertama dalam tesis dan artikel dikodekan dan diperiksa guna menemukan fungsi-fungsi yang dilayaninya. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan besar dalam penggunaan kata ganti orang pertama dan fungsinya. Penulis Turki menggunakan kata ganti ini sangat jarang dan umumnya penggunaan kata ganti ini menandakan tingkat identitas penulis yang rendah; sebaliknya, penulis non-Turki lebih sering menggunakan kata ganti ini dan sebagian besar memilih menggunakannya untuk mengungkapkan tingkat identitas penulis yang lebih tinggi.
Studi ini membandingkan penggunaan kata ganti orang pertama dan fungsinya dalam tesis magister penulis Turki dengan artikel penelitian penulis non-Turki, menemukan bahwa tesis magister menunjukkan frekuensi lebih rendah dan rentang fungsi yang sempit, menandakan identitas penulis yang rendah.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh persepsi penulis tesis tentang gaya penulisan akademik yang impersonal, sehingga menyoroti perlunya pembimbing untuk secara eksplisit mengajarkan penggunaan strategis kata ganti orang pertama.Dengan demikian, program pendidikan magister harus mengintegrasikan isu identitas penulis, membimbing mahasiswa dari penulis pemula menjadi ahli, sekaligus menyadari bahwa studi ini hanya menganalisis bagian pendahuluan dan penelitian lebih lanjut dapat mencakup bagian lain serta wawancara untuk pemahaman yang lebih mendalam.
Studi ini telah memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan kata ganti orang pertama dalam penulisan akademik, khususnya di kalangan penulis tesis magister Turki. Untuk memperkaya pemahaman kita lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dipertimbangkan. Pertama, akan sangat menarik jika penelitian mendatang tidak hanya fokus pada mahasiswa Pengajaran Bahasa Inggris, tetapi juga menganalisis penggunaan kata ganti orang pertama dalam tesis magister yang ditulis dalam bahasa Inggris oleh penulis Turki dari berbagai disiplin ilmu lainnya, seperti teknik, ilmu sosial, atau humaniora. Hal ini dapat membantu kita memahami apakah pola penggunaan dan identitas penulis yang ditemukan merupakan karakteristik spesifik bidang studi atau fenomena yang lebih luas di kalangan penulis akademik Turki. Kedua, mengingat temuan yang menyarankan perlunya pembimbing untuk mengedukasi mahasiswa tentang penggunaan strategis kata ganti, sebuah penelitian intervensi dapat dirancang. Studi ini bisa melibatkan pemberian pelatihan eksplisit kepada sekelompok mahasiswa magister tentang kapan dan mengapa menggunakan kata ganti orang pertama secara efektif, kemudian membandingkan tulisan mereka dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan pelatihan, untuk mengevaluasi dampak langsung dari instruksi tersebut. Terakhir, sebuah studi longitudinal yang melacak perkembangan sekelompok mahasiswa magister Turki yang sama, dari tahap tesis hingga publikasi artikel penelitian di kemudian hari, akan sangat bermanfaat. Dengan mengamati evolusi penggunaan kata ganti dan identitas penulis mereka sepanjang karier akademik, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana pengalaman dan kematangan akademik membentuk praktik penulisan.
| File size | 203.37 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ZAMRONEDUZAMRONEDU The research employed learning style questionnaires, math tests, and interview guidelines as instruments. The findings revealed five stages of errors inThe research employed learning style questionnaires, math tests, and interview guidelines as instruments. The findings revealed five stages of errors in
UNDWIUNDWI Selain itu, implementasi strategi sistematis seperti SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) disarankan untuk meningkatkan refleksi, pemahaman membaca,Selain itu, implementasi strategi sistematis seperti SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) disarankan untuk meningkatkan refleksi, pemahaman membaca,
UIGMUIGM 05; d = 0. 78). Pearson product-moment correlation analysis indicated a positive relationship between students perceptions of the assessment features and05; d = 0. 78). Pearson product-moment correlation analysis indicated a positive relationship between students perceptions of the assessment features and
BALELITERASIBALELITERASI Sifat interaktif aplikasi meningkatkan motivasi dan mengurangi kecemasan, sementara fitur-fitur menariknya mendorong pertumbuhan kosakata, kelancaran,Sifat interaktif aplikasi meningkatkan motivasi dan mengurangi kecemasan, sementara fitur-fitur menariknya mendorong pertumbuhan kosakata, kelancaran,
NURISNURIS Penelitian ini menggunakan model konseptual komparatif dengan teori strategi penerjemahan dari Newmark (1988), Baker (2011), dan Hoed (2006), serta penilaianPenelitian ini menggunakan model konseptual komparatif dengan teori strategi penerjemahan dari Newmark (1988), Baker (2011), dan Hoed (2006), serta penilaian
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Peringkat kedua adalah jenis sikap bahasa dalam bentuk kritik dengan persentase 34%, kemudian jenis komentar kebencian dengan persentase 15%. PenelitianPeringkat kedua adalah jenis sikap bahasa dalam bentuk kritik dengan persentase 34%, kemudian jenis komentar kebencian dengan persentase 15%. Penelitian
PETIERPETIER Subjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item ResponseSubjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item Response
UNUHAUNUHA Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas tujuh yang berjumlah 30 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel denganPenelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas tujuh yang berjumlah 30 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan
Useful /
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Ditinjau dari perspektif pembelajaran abad-21, proses pembelajaran di kelas belum sepenuhnya menerapkan keterampilan 4C, media konkret, maupun teknologiDitinjau dari perspektif pembelajaran abad-21, proses pembelajaran di kelas belum sepenuhnya menerapkan keterampilan 4C, media konkret, maupun teknologi
BALELITERASIBALELITERASI Studi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan pendidikan adaptif yang berlandaskan pada empati dan nilai-nilai humanistik menjadi penentu utama dalam mengatasiStudi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan pendidikan adaptif yang berlandaskan pada empati dan nilai-nilai humanistik menjadi penentu utama dalam mengatasi
UNDHARIUNDHARI Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan santri dalam membaca, menerjemahkan, dan memahami kitab-kitab fikihHasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan santri dalam membaca, menerjemahkan, dan memahami kitab-kitab fikih
UNDHARIUNDHARI Penilaian terhadap jawaban angket motivasi belajar siswa memperoleh kategori “Sedang, dengan dengan nilai 0,44 Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkanPenilaian terhadap jawaban angket motivasi belajar siswa memperoleh kategori “Sedang, dengan dengan nilai 0,44 Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan