ICJAMBIICJAMBI

Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu Cendekia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan efektivitas hasil pengembangan model pembelajaran IPS berbasis pendidikan agama dengan menggunakan Four‑D Model Thiagarajan. Studi ini telah mencapai tahap penyebaran, yaitu distribusi kepada MGMP guru mata pelajaran IPS di Kabupaten Pamekasan dan dilaksanakan di Mts As‑Salafiyah Sumber Duko Pakong‑Pamekasan. Analisis media pembelajaran IPS berbasis PAI merupakan representasi pembelajaran berbasis agama yang menggambarkan karakteristik integrasi IPS dari awal hingga akhir. Pengembangan materi potensi sumber daya alam sebagai bahan berbasis agama dilaksanakan, dengan organisasi kegiatan belajar yang mengacu pada pembelajaran kontekstual dan evaluasi kompetensi peserta didik secara autentik. Berdasarkan penilaian ahli, model pembelajaran dinyatakan layak dengan skor tertinggi 89,5 %. Pada pre‑test, 30,4 % siswa dikategorikan lengkap, sedangkan pada post‑test meningkat menjadi 78,2 % dengan peningkatan signifikan sebesar 47,8 %. Analisis media pembelajaran terbukti efektif dalam mengembangkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan melalui kegiatan menulis, yang sejalan dengan konsep psikologi humanistik tentang upaya guru dalam menerima dan mengembangkan potensi siswa.

Model pembelajaran IPS berbasis agama menunjukkan karakteristik keterpaduan IPS dari awal hingga akhir dan telah dikembangkan dengan materi berbasis agama serta evaluasi kompetensi siswa.Validasi oleh tiga ahli menunjukkan bahwa model tersebut memiliki tingkat validitas tinggi, dengan rata-rata penilaian 82,8 %, 80 %, dan 89,5 %, sehingga dianggap layak digunakan dalam pembelajaran.Oleh karena itu, model ini dapat diimplementasikan sebagai bentuk pembelajaran berbasis agama yang efektif.

Penelitian selanjutnya dapat menguji keberhasilan model pembelajaran IPS berbasis agama pada berbagai jenjang pendidikan dan wilayah geografis yang berbeda untuk menilai generalisasi hasil (misalnya, apakah model ini tetap efektif di sekolah menengah atas di wilayah lain). Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menelusuri dampak jangka panjang model ini terhadap perubahan sikap dan perilaku lingkungan siswa, termasuk pengukuran kepedulian lingkungan setelah satu hingga tiga tahun penggunaan model. Penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti media interaktif atau platform pembelajaran daring, ke dalam Four‑D Model untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pembelajaran berbasis agama secara lebih fleksibel. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki bagaimana penyesuaian konten materi potensi sumber daya alam dapat memperkuat keterkaitan antara nilai agama dan isu-isu lingkungan kontemporer, sehingga menghasilkan kurikulum yang lebih relevan. Akhirnya, analisis biaya‑manfaat implementasi model ini di sekolah dengan sumber daya terbatas dapat memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan pendidikan.

Read online
File size324.71 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test