UNIKSUNIKS
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)Penelitian ini mengkaji pengaruh komposisi media tanam yang berbeda serta penerapan pupuk organik cair yang dihasilkan dari telur siput apel emas terhadap pertumbuhan bibit kopi Arabika (Coffea arabica L.) varietas Typica. Penelitian dilakukan selama 12 minggu pada kebun percobaan Universitas Toraja dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang memuat dua faktor utama: komposisi media tanam (M1: tanah atas, pasir, pupuk kandang babi dengan perbandingan 2:1:1; M2: tanah atas, pasir, pupuk kandang babi dengan perbandingan 1:2:1; M3: tanah atas, pasir, pupuk kandang babi dengan perbandingan 1:1:2) dan dosis POC dari telur siput apel emas (K1: 100 ml/tanaman, K2: 200 ml/tanaman, K3: 300 ml/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam serta dosis POC secara signifikan memengaruhi tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang bibit kopi. Media tanam dengan perbandingan 1:1:2 (M3) memberikan hasil paling optimal dengan tinggi rata‑rata 18,06 cm, rata‑rata 4,54 daun, dan diameter batang 1,92 mm. Selain itu, dosis 200 ml/tanaman POC dari telur siput emas (K2) menghasilkan tinggi maksimum 18,46 cm, rata‑rata 4,57 daun, dan diameter batang 1,75 mm. Interaksi antara M3 dan K2 (M3K2) memberikan hasil paling signifikan pada semua parameter pertumbuhan, yaitu tinggi tanaman 24,67 cm, 5,33 daun, dan diameter batang 2,53 mm. Penelitian ini menekankan pentingnya pemilihan media tanam yang tepat serta pemanfaatan POC dari telur siput emas untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kopi Arabika, serta memberikan wawasan berharga bagi peningkatan praktik budidaya kopi melalui optimasi media tanam dan aplikasi pupuk organik.
Media tanam dengan perbandingan tanah, pasir, dan pupuk kandang babi 1.2 serta aplikasi pupuk organik cair telur siput emas sebesar 200 ml/tanaman menghasilkan pertumbuhan optimal bibit kopi Arabika, dengan tinggi tanaman mencapai 18,06 cm, diameter batang 1,92 cm, dan area daun 22,44 cm².Kombinasi media tersebut dengan dosis POC 200 ml/tanaman (perlakuan M3K2) memberikan peningkatan signifikan pada semua parameter, menghasilkan tinggi 24,67 cm, 5,33 daun, dan diameter batang 2,53 cm.Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan media tanam yang tepat serta penggunaan POC telur siput emas secara tepat dosis dapat secara substansial meningkatkan performa pertumbuhan bibit kopi Arabika.
Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah kombinasi media tanam dengan rasio 1:1:2 dan pupuk organik cair (POC) telur siput emas yang terbukti optimal pada fase bibit memberikan dampak yang sama pada produksi kopi matang, kualitas biji, dan keuntungan petani ketika diterapkan dalam skala lapangan selama satu musim tanam penuh di daerah Toraja maupun daerah perkebunan lainnya. Selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan komparatif antara POC telur siput emas dengan jenis pupuk organik lain seperti kompos limbah pertanian atau biochar, serta pupuk anorganik standar, untuk menilai perbedaan efektivitas dalam meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan bibit kopi pada berbagai varietas, termasuk Robusta dan Liberica. Terakhir, studi mikrobiologis tanah yang memantau perubahan komunitas mikroba, aktivitas enzim, dan ketersediaan nutrisi setelah aplikasi POC dengan dosis dan jadwal yang bervariasi dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang mekanisme biologis yang mendasari peningkatan pertumbuhan, serta membantu merumuskan rekomendasi penggunaan pupuk organik yang berkelanjutan dalam sistem pertanian kopi, dengan memperhatikan faktor iklim dan ketinggian lokasi percobaan.
| File size | 187.26 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Pupuk Laos Green Hydro terbukti aman dari logam berat dan patogen, dengan kandungan unsur mikro sesuai kebutuhan tanaman. Secara keseluruhan, kedua pupukPupuk Laos Green Hydro terbukti aman dari logam berat dan patogen, dengan kandungan unsur mikro sesuai kebutuhan tanaman. Secara keseluruhan, kedua pupuk
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Pemanfaatan mikroorganisme *Trichoderma harzianum* yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung dan Mikoriza Arbuscular yang dapat meningkatkanPemanfaatan mikroorganisme *Trichoderma harzianum* yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung dan Mikoriza Arbuscular yang dapat meningkatkan
UBYUBY Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk bio-selurry tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tunas pertama, jumlah tunas, jumlah daun, panjangHasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk bio-selurry tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tunas pertama, jumlah tunas, jumlah daun, panjang
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Permasalahan ini sering menimbulkan pembusukan yang menghasilkan gas metana dan merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Desa TungguloPermasalahan ini sering menimbulkan pembusukan yang menghasilkan gas metana dan merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Desa Tunggulo
UNTAG SMDUNTAG SMD Tujuan penelitian ini adalah menguji interaksi antara pupuk SP-18, pupuk ZA dan pupuk hayati dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang putih. PenelitianTujuan penelitian ini adalah menguji interaksi antara pupuk SP-18, pupuk ZA dan pupuk hayati dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang putih. Penelitian
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk oraganik dan ukuran bibit hanya terjadi interaksi terdap nisbah pupus akar dan jumlah umbi per plot,Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk oraganik dan ukuran bibit hanya terjadi interaksi terdap nisbah pupus akar dan jumlah umbi per plot,
UNSIMARUNSIMAR Petak utama adalah naungan yang terdiri dari dua taraf yaitu N1 (0% naungan) dan N2 (50% naungan). Anak petak adalah media tumbuh yang terdiri dari enamPetak utama adalah naungan yang terdiri dari dua taraf yaitu N1 (0% naungan) dan N2 (50% naungan). Anak petak adalah media tumbuh yang terdiri dari enam
UNSIMARUNSIMAR sebagai biopestisida terhadap penggerek buah kakao (C. cramerella Snellen) di laboratorium dan di lapang. Luaran penelitian berupa didapatkan informasisebagai biopestisida terhadap penggerek buah kakao (C. cramerella Snellen) di laboratorium dan di lapang. Luaran penelitian berupa didapatkan informasi
Useful /
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Metode yang digunakan adalah tahapan perencanaan yang dimulai dari kegiatan penelitian dan dibatasi hingga tahapan perencanaan yang tercakup dalam sintesis.Metode yang digunakan adalah tahapan perencanaan yang dimulai dari kegiatan penelitian dan dibatasi hingga tahapan perencanaan yang tercakup dalam sintesis.
UGJUGJ Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra, data dikumpulkan melalui teknik baca-catat dan dianalisis berdasarkan konsepMenggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra, data dikumpulkan melalui teknik baca-catat dan dianalisis berdasarkan konsep
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Tujuan dari studi kasus ini adalah menggambarkan pertolongan pertama keluarga pada kejadian luka bakar. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif.Tujuan dari studi kasus ini adalah menggambarkan pertolongan pertama keluarga pada kejadian luka bakar. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif.
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan penyakit penyerta turut berperan dalam memperpendek usia harapan hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisis.Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan penyakit penyerta turut berperan dalam memperpendek usia harapan hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisis.