UNIKSUNIKS

JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)

Penelitian ini menyelidiki konsentrasi optimal pupuk organik cair yang berasal dari cangkang telur ayam serta dosis efektif bokashi eceng gondok untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kale (Brassica oleracea var. Acephala). Penelitian dilakukan di Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa dengan desain percobaan faktorial acak terblok dua faktor: konsentrasi pupuk cair (0 ml, 100 ml/L, 300 ml/L) dan dosis bokashi (0 kg, 1 kg, 2 kg). Sembilan kombinasi perlakuan masing‑masing direplikasi tiga kali, menghasilkan 27 unit percobaan. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar per tanaman, berat segar per plot, berat konsumsi per plot, berat akar per plot, dan hasil per hektar. Hasil menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi pupuk cair dan dosis bokashi maupun efek tunggalnya tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan atau hasil kale. Konsentrasi 100 ml/L pupuk cair menghasilkan jumlah daun terbanyak (23,29), berat segar per tanaman tertinggi (73,67 g), dan hasil per hektar tertinggi (5,50 ton). Dosis bokashi 2 kg/plot memberikan jumlah daun tertinggi (23,81), berat segar per tanaman (72,98 g), serta hasil per hektar (5,60 ton).

Temuan menunjukkan bahwa baik interaksi konsentrasi pupuk cair maupun dosis bokashi, maupun efek masing‑masingnya tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan atau hasil kale.Konsentrasi 100 ml/L pupuk cair menghasilkan jumlah daun terbanyak (23,29), berat segar per tanaman tertinggi (73,67 g), dan hasil per hektar tertinggi (5,50 ton).Dosis bokashi 2 kg/plot memberikan jumlah daun terbanyak (23,81), berat segar per tanaman (72,98 g), serta hasil per hektar (5,60 ton).

Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan pupuk cair berbasis cangkang telur dan bokashi eceng gondok terhadap mikrobioma tanah serta kesuburan tanah pada berbagai musim tanam, untuk memastikan keberlanjutan lingkungan. Selanjutnya, penyelidikan terhadap efektivitas konsentrasi yang sama pada tanaman sayuran hijau lainnya, seperti bayam atau sawi, dapat memperluas penerapan praktis dan menilai apakah respons pertumbuhan serupa muncul pada spesies berbeda. Terakhir, analisis sosio‑ekonomi yang mengkaji tingkat adopsi petani, biaya produksi, dan manfaat ekonomi penggunaan pupuk organik ini dibandingkan dengan pupuk kimia konvensional akan memberikan gambaran komprehensif tentang kelayakan komersial dan potensi peningkatan kesejahteraan petani.

Read online
File size183.43 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test