UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis

Peningkatan produksi padi adalah suatu hal yang mutlak demi menunjang ketahanan pangan nasional. Hal ini tidak terlepas dari input yang digunakan oleh petani dalam aktivitas bercocok tanam, salah satunya adalah penggunaan pupuk. Pemupukan sebagai faktor penting untuk persediaan unsur hara selama siklus pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk di masyarakat ada dua jenis, yaitu pupuk kimia dan pupuk organik. Perkembangan kedua jenis pupuk tersebut seakan seperti dua sisi koin. Pupuk kimia memang memiliki keunggulan untuk mempercepat proses panen daripada pupuk organik. Beberapa dampak pupuk kimia ialah mulai dari ekosistem yang menjadi tidak seimbang. Harga pupuk kimia yang semakin hari semakin mahal di tengah kebutuhan petani untuk mempercepat dan memperbanyak jumlah produksinya. Hal tersebut bisa dihindari dengan mulai penggunaan pupuk organik. Artikel ini melakukan penelitian yang fokus pada efisiensi usahatani padi dengan pupuk tambahan Pupuk Organik Cair (POC). Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis asosiatif. Sampel yang digunakan sebanyak 50 petani di Desa Sawuh Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo. Sampel tersebut diambil dari 94 petani padi yang menggunakan pupuk tambahan POC. Usahatani padi dengan pupuk tambahan POC bisa dinilai efisien beserta memiliki pengaruh terhadap produksi padi. Rata-rata produksi per Hektar adalah 7.296 Kg gabah kering panen. Rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk usahatani padi yang menggunakan pupuk tambahan POC adalah sebesar Rp 18.263.319 per hektar. Pendapatan usahatani padi yang menggunakan pupuk tambahan POC per Hektarnya sebesar Rp 14.932.207 dalam satu musim tanam.

Penggunaan faktor produksi (luas lahan, biaya benih, biaya pupuk, biaya obat-obatan dan ongkos tenaga kerja) pada usahatani padi dengan pupuk tambahan POC di Desa Sawuh, Kabupaten Siman, Kecamatan Ponorogo, secara bersama/simultan adalah efisien.Faktor produksi pupuk yang paling berpengaruh (kuat) terhadap usahatani padi dengan pupk tambahan POC, yaitu sebesar 73 % (derajad kepercayaan 95 %).

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan pupuk organik cair (POC) dalam meningkatkan produktivitas padi dan mengurangi biaya produksi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada dampak penggunaan POC terhadap kualitas tanah dan ekosistem di wilayah penelitian. Ketiga, studi komparatif antara usahatani padi dengan pupuk tambahan POC dan tanpa pupuk tambahan dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan produktivitas dan pendapatan petani.

Read online
File size302.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test