ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaPaper ini membahas pengembangan bahan ajar IPS berbasis kearifan lokal tradisi sedekah bumi. Pengembangan materi pembelajaran ini diharapkan menjadi alternatif guna menumbuhkan karakter yang diinginkan, di mana siswa dapat lebih sensitif terhadap fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar. Nilai-nilai kearifan lokal, khususnya yang bersumber dari kearifan hidup, dipilih sebagai sumber pendidikan karakter untuk pelajaran IPS. Hasil penelitian pengembangan modul IPS berbasis tradisi sedekah bumi di desa Laban, tema keragaman budaya Indonesia bagi siswa kelas VII SMP N 2 Menganti, dievaluasi melalui penilaian media ahli, ahli materi, dan respon siswa. Aspek kelayakan konten, penyajian, dan grafis memperoleh skor rata‑rata 3,7 (sangat baik). Respon siswa saat uji coba mencapai 93,6 % (sangat baik) dan integrasi nilai pendidikan karakter dalam modul mendapat 96 % (sangat baik). Dengan demikian, modul IPS berbasis tradisi sedekah bumi yang telah dikembangkan dapat dipakai sebagai bahan ajar mengenai keragaman budaya Indonesia serta sebagai sumber pengembangan nilai karakter.
Modul IPS berbasis kearifan lokal tradisi sedekah bumi di desa Laban dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar tema keragaman budaya Indonesia, karena memperoleh skor kelayakan isi, penyajian, dan grafis sangat baik serta mendapat respon siswa yang sangat baik terhadap konten dan nilai karakter.Aplikasi modul ini mendukung pengembangan karakter siswa secara signifikan.
Untuk pengembangan selanjutnya, dapat dilakukan studi kualitatif mendalam mengenai persepsi guru dan siswa terhadap aplikasi modul ini dalam konteks budaya yang berbeda, guna mengidentifikasi faktor-faktor adaptasi yang mempengaruhi efektivitas belajar. Selain itu, perlu dievaluasi dampak jangka panjang integrasi nilai karakter melalui pengukuran perubahan perilaku siswa di luar kelas, sehingga dapat menilai keberlanjutan nilai yang terinternalisasi. Akhirnya, penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi teknologi pendidikan, seperti aplikasi interaktif atau virtual reality, untuk memperkaya pengalaman belajar mengenai tradisi sedekah bumi dan memperluas jangkauan modul ke sekolah lain dengan latar belakang budaya yang beragam.
| File size | 290.52 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek diambil dari siswa kelas X Madrasah AliyahSetiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek diambil dari siswa kelas X Madrasah Aliyah
ICJAMBIICJAMBI Salah satu aplikasi mobile, ELSA Speak, dirancang untuk membantu siswa berbicara bahasa Inggris dengan lancar, percaya diri, dan mudah. Fitur aplikasiSalah satu aplikasi mobile, ELSA Speak, dirancang untuk membantu siswa berbicara bahasa Inggris dengan lancar, percaya diri, dan mudah. Fitur aplikasi
UVAYABJMUVAYABJM Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori sangat layak.Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori sangat layak.
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal tes berkonteks budaya lokal Meron Sukolilo untuk mengukur kemampuan numerasi siswa yang valid, praktisPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal tes berkonteks budaya lokal Meron Sukolilo untuk mengukur kemampuan numerasi siswa yang valid, praktis
ABULYATAMAABULYATAMA Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran yang dilakukan. Adapun data yang diperolehTeknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran yang dilakukan. Adapun data yang diperoleh
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Surya Wisata KediriPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Surya Wisata Kediri
MAHADEWAMAHADEWA Berdasarkan pemaparan hasil di atas, penggunaan media pembelajaran berbasis digital aplikasi Edpuzzle memberikan manfaat kepada guru yaitu Edpuzzle memberikanBerdasarkan pemaparan hasil di atas, penggunaan media pembelajaran berbasis digital aplikasi Edpuzzle memberikan manfaat kepada guru yaitu Edpuzzle memberikan
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini menunjukkan bahwa pada empat aspek motivasi Keller, atensi memperoleh persentase tertinggi 80,05% dan dikategorikan sangat positif, sementaraPenelitian ini menunjukkan bahwa pada empat aspek motivasi Keller, atensi memperoleh persentase tertinggi 80,05% dan dikategorikan sangat positif, sementara
Useful /
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Pemberdayaan Umat merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu mengembangkan potensi dan mendorong serta memotivasi umat untuk dapat mandiri dalam kegiatanPemberdayaan Umat merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu mengembangkan potensi dan mendorong serta memotivasi umat untuk dapat mandiri dalam kegiatan
CITRABAKTICITRABAKTI Hasil implementasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep literasi dan numerasi melalui pengalaman belajar yang aktif, interaktif,Hasil implementasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep literasi dan numerasi melalui pengalaman belajar yang aktif, interaktif,
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil angket menunjukkan respon sangat positif terhadap model pembelajaran ini, terutama pada aspek manfaat pameran. Pembelajaran berbasis proyek efektifHasil angket menunjukkan respon sangat positif terhadap model pembelajaran ini, terutama pada aspek manfaat pameran. Pembelajaran berbasis proyek efektif
ABULYATAMAABULYATAMA Interaksi sosial antar siswa juga meningkat, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan kolaboratif.meskipun masih ada tantangan seperti keterbatasanInteraksi sosial antar siswa juga meningkat, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan kolaboratif.meskipun masih ada tantangan seperti keterbatasan