MAHADEWAMAHADEWA

Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsEmasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Surya Wisata Kediri yang berjumlah 31 orang, yang terdiri dari siswa perempuan 19 orang dan siswa laki-laki 12 orang. Sedangkan Objek dari Penelitian ini yaitu Aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan II siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: tahap perancanaan, tahap pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode analisis data deskriptif kualitatif. Sedangkan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pada aktivitas siswa dari siklus I 13,70% yang berada pada kategori aktif menjadi 19,04% pada siklus II yang berada pada kategori Sangat Aktif. Sedangkan hasil belajar siswa juga terjadi peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 65,15 yang berada pada kategori Cukup Baik dan pada siklus II 80,00 yang berada pada kategori Baik. Dari Data tersebut dapat kita simpulkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Concept Attainment dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa SMA Surya Wisata Kediri.

Implementasi Model Pembelajaran Concept Attainment meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa SMA Surya Wisata Kediri.Peningkatan aktivitas siswa terjadi dari siklus I (13,70%) ke siklus II (19,04%), dengan kategori sangat aktif.Hasil belajar siswa meningkat dari 65,16 (kategori cukup baik) pada siklus I menjadi 80,00 (kategori sangat baik) pada siklus II.Model ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep melalui pendekatan kontekstual, sehingga siswa lebih aktif dan mampu memahami materi secara sistematis.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Model Pembelajaran Concept Attainment di sekolah lain atau daerah berbeda untuk memastikan generalisasi hasil. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara model ini dengan metode pembelajaran tradisional atau inovatif lainnya untuk mengevaluasi keunggulan relatifnya. Studi lebih lanjut juga dapat mengembangkan penerapan model ini dalam mata pelajaran selain biologi, seperti sains terpadu, untuk mengeksplorasi potensi aplikasinya dalam konteks multidisiplin.

  1. Social Media in Higher Education: A Framework for Continuous Engagement | IGI Global Scientific Publishing.... doi.org/10.4018/ijicte.2019010107Social Media in Higher Education A Framework for Continuous Engagement IGI Global Scientific Publishing doi 10 4018 ijicte 2019010107
Read online
File size185.53 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test