MAHADEWAMAHADEWA
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsEmasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsPengelolaan tananaman merupakan pendekatan dalam budidaya melalui Penerapan komponen teknologi yang memberikan efek sinergis dalam mempertahankan kualitas lahan dan lingkungan agar terwujud keberlanjutan usahatani. Jasmine merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi sebagai tanaman hias pot dan taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan serta strategi pengembangan potensi budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection). Responden penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling sebanyak 10 orang, berdasarkan pertimbangan bahwa responden yang dipilih merupakan subyek pelaku yang melakukan kegiatan dalam usaha tanaman jasmine. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mengkaji variabel kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada SWOT dan model pengelolaan (POAC) dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection) lebih mengarah kepada pengelolaan Actuating (mengarahkan anggota untuk bergerak dalam mencapai tujuan) dengan skor tertinggi sebesar 100%. Strategi pengembangan potensi budidaya terletak pada kuadran I yang cocok menggunakan strategi Grow and Build (Tumbuh dan Bina).
Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan informasi pengelolaan budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection) lebih mengarah kepada pengelolaan Actuating (mengarahkan anggota untuk bergerak dalam mencapai tujuan) dengan skor tertinggi sebesar 100%.Strategi pengembangan potensi budidaya terletak pada kuadran I yang cocok menggunakan strategi Grow and Build (Tumbuh dan Bina).
1. Mengembangkan varietas tanaman jasmine yang tahan terhadap perubahan iklim untuk meningkatkan daya tahan produksi di daerah beriklim tropis seperti Mataram. 2. Meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan lokal untuk menyelenggarakan pelatihan teknis budidaya secara berkala, terutama dalam pengelolaan media tanam dan pengendalian hama. 3. Mempelajari teknologi pengemasan dan pemasaran digital untuk memperluas pasar ekspor tanaman jasmine, terutama ke negara-negara Asia Tenggara yang memiliki permintaan tinggi. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada analisis ekonomi usaha budidaya jasmine untuk mengidentifikasi titik impas dan efisiensi biaya produksi. Selain itu, studi tentang pengaruh kualitas air dan jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman jasmine perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang peran komunitas lokal dalam mempromosikan produk budidaya jasmine sebagai bagian dari pariwisata ekologi bisa menjadi arah penelitian yang menarik.
| File size | 210.18 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSMITSM Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, memberikan keterampilan praktis, serta menawarkan solusi alternatif dalamSecara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, memberikan keterampilan praktis, serta menawarkan solusi alternatif dalam
PDMBENGKULUPDMBENGKULU Respon siswa terhadap pelatihan ini sangat positif, ditunjukkan dengan antusiasme dan kehadiran yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapatRespon siswa terhadap pelatihan ini sangat positif, ditunjukkan dengan antusiasme dan kehadiran yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat
JBASICJBASIC Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alternatif media inovatif yang mendukung integrasi teknologi dalam pembelajaran sekaligusSecara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alternatif media inovatif yang mendukung integrasi teknologi dalam pembelajaran sekaligus
UMMUBAUMMUBA Hasil menunjukkan bahwa media dinyatakan valid oleh para ahli, mendapat respon siswa dengan kategori praktis–sangat praktis, dan terbukti efektif meningkatkanHasil menunjukkan bahwa media dinyatakan valid oleh para ahli, mendapat respon siswa dengan kategori praktis–sangat praktis, dan terbukti efektif meningkatkan
UMMUBAUMMUBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak oleh ahli media (90%), ahli materi (98%), dan praktisi pembelajaran (95%). Respon siswaHasil penelitian menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak oleh ahli media (90%), ahli materi (98%), dan praktisi pembelajaran (95%). Respon siswa
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil ini terlihat dari persentase tiap indikator yang menunjukkan kriteria yang baik. Dengan demikian, model pembelajaran inquiry-based STEM dapat digunakanHasil ini terlihat dari persentase tiap indikator yang menunjukkan kriteria yang baik. Dengan demikian, model pembelajaran inquiry-based STEM dapat digunakan
UNPATTIUNPATTI Instrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan kuesioner. Kriteria keberhasilan ditetapkan dengan skor >18. Implementasi dianggap berhasilInstrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan kuesioner. Kriteria keberhasilan ditetapkan dengan skor >18. Implementasi dianggap berhasil
MAHADEWAMAHADEWA Berdasarkan hasil respon guru diperoleh skor rata-rata sebesar 3,21 dengan kriteria praktis. Berdasarkan hasil respon siswa pada uji coba lapangan terbatasBerdasarkan hasil respon guru diperoleh skor rata-rata sebesar 3,21 dengan kriteria praktis. Berdasarkan hasil respon siswa pada uji coba lapangan terbatas
Useful /
UNSIKAUNSIKA Pola Asupan yang Bergizi dan Seimbang Diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan orang tua dalam memastikan siswa mendapatkan pola makan bergizi seimbang,Pola Asupan yang Bergizi dan Seimbang Diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan orang tua dalam memastikan siswa mendapatkan pola makan bergizi seimbang,
LITERASISAINSLITERASISAINS Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini variabel pelatihanTeknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini variabel pelatihan
UNPATTIUNPATTI 2) Faktor psikologis yang paling memengaruhi masalah berbicara siswa adalah motivasi yang rendah, merasa takut melakukan kesalahan, merasa tegang dan gugup,2) Faktor psikologis yang paling memengaruhi masalah berbicara siswa adalah motivasi yang rendah, merasa takut melakukan kesalahan, merasa tegang dan gugup,
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengurutkan lambang bilangan 1-20 dengan puzzle. Subyek penelitian ini adalah anak KelompokPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengurutkan lambang bilangan 1-20 dengan puzzle. Subyek penelitian ini adalah anak Kelompok