INTELEKMADANIINTELEKMADANI
Pharmacology And Pharmacy Scientific JournalsPharmacology And Pharmacy Scientific JournalsUbi banggai (Dioscoerata aleta L.) memiliki kandungan senyawa kimia yaitu flavonoid, flavonol, proanthocynidins dan senyawa fenolik yang berkhasiat sebagai antioksidan alami. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui ubi banggai (Dioscoerata aleta L.) stabil secara fisik dan kimia, memiliki aktivitas antioksidan, dan dapat dibuat menjadi sediaan serum dengan menggunakan metode DPPH. Pendekatan ini dilakukan dilaboratorium secara eksperimental. Daging ubi banggai (Dioscoerata aleta L.) dimaserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak etanol ubi banggai (Dioscoerata aleta L.) dapat dibuat dalam sediaan serum wajah dengan konsentrasi FI (0,5%), FII (1%), dan FIII (1,5%). Produk kemudian dievaluasi menggunakan uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, cycling test dan uji aktivitas antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian, uji aktivitas antioksidan pada FI menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 199 ppm, pada FII nilai IC₅₀ sebesar 280,6 ppm, pada FIII nilai IC₅₀ sebesar 71,29 ppm, dan pada perbandingan kontrol positif nilai IC₅₀ sebesar 293,1 ppm. Menyimpulkan bahwa sediaan serum ekstrak ubi jalar Banggai (Dioscoerata aleta L.) memiliki nilai IC₅₀ terbaik pada FIII (1,5%) dengan nilai IC₅₀ sebesar 71,29 ppm, sehingga dapat dikategorikan sebagai antioksidan kuat. Serum ini juga ditetapkan sebagai antioksidan yang stabil secara fisik dan kimia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan serum ekstrak etanol ubi banggai (Dioscoerata aleta L.) dianggap tahan terhadap perubahan fisika maupun kimia.Uji efektivitas antioksidan sediaan serum ekstrak etanol ubi banggai (Dioscoerata aleta L.) pada pengujian FI, FII, dan FIII masing-masing menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 93,38 ppm, 81,79 ppm, dan 71,29 ppm.Dari ketiga formulasi tersebut, semua tergolong dalam kategori antioksidan kuat, sementara pengujian K (kontrol positif) menunjukkan nilai IC₅₀ 280,6 ppm, yang berarti kandungan antioksidannya tergolong sangat lemah.
Penelitian ini menunjukkan potensi ubi banggai sebagai antioksidan kuat dalam sediaan serum. Untuk memperluas pemahaman dan aplikasi praktisnya, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menjanjikan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti lebih lanjut varietas ubi banggai lainnya yang belum dieksplorasi, mengingat disebutkan ada sekitar 38 varietas yang berbeda dengan karakteristik unik. Studi komparatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi varietas mana yang memiliki profil antioksidan paling superior, atau bahkan mengeksplorasi metode ekstraksi alternatif yang mungkin lebih efisien dalam mempertahankan atau meningkatkan kadar senyawa aktif selain maserasi etanol 96% yang digunakan saat ini. Kedua, setelah mengetahui potensi umum ekstrak, langkah krusial berikutnya adalah mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa bioaktif spesifik, seperti flavonoid atau fenolik, yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan yang kuat tersebut. Penelitian ini dapat melibatkan teknik kromatografi canggih untuk pemisahan dan analisis spektroskopi untuk identifikasi struktur kimia, diikuti dengan studi mendalam tentang mekanisme kerjanya di tingkat seluler. Pemahaman ini akan membuka jalan bagi pengembangan bahan aktif yang lebih murni dan terstandardisasi. Ketiga, meskipun stabilitas fisik dan kimia sediaan serum telah teruji di laboratorium, validasi efektivitas dan keamanannya secara in vivo adalah esensial sebelum dapat diaplikasikan secara luas. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian serum ekstrak ubi banggai pada model kulit hewan atau uji klinis terbatas pada sukarelawan manusia. Pengujian ini tidak hanya untuk mengukur efek antioksidan pada kulit hidup dan potensinya sebagai anti-aging, tetapi juga untuk mengevaluasi potensi iritasi atau efek samping lainnya, memastikan bahwa produk ini aman dan efektif untuk penggunaan topikal jangka panjang. Melalui ketiga pendekatan ini, potensi penuh ubi banggai dapat dioptimalkan, dari eksplorasi sumber daya, identifikasi komponen kunci, hingga pembuktian manfaat nyata pada manusia.
| File size | 425.28 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Ditambah lagi, zat gizi seperti omega-3, vitamin D, magnesium, dan zat besi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental. Salah satu faktorDitambah lagi, zat gizi seperti omega-3, vitamin D, magnesium, dan zat besi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental. Salah satu faktor
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran ibu dan kejadian sibling rivalry pada anak usia prasekolah. Uji SpearmanHasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran ibu dan kejadian sibling rivalry pada anak usia prasekolah. Uji Spearman
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti ketersediaan vaksin, akses layanan kesehatan, jarak geografis, dan dukungan sosial mungkin berperanTemuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti ketersediaan vaksin, akses layanan kesehatan, jarak geografis, dan dukungan sosial mungkin berperan
UMJ PremiumUMJ Premium Penambahan tepung kelor dan tepung sorgum pada penelitian formulasi cookies yang sudah dibuat oleh peneliti dapat dinyatakan telah sesuai dan sudah memenuhiPenambahan tepung kelor dan tepung sorgum pada penelitian formulasi cookies yang sudah dibuat oleh peneliti dapat dinyatakan telah sesuai dan sudah memenuhi
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dan screen time dengan kebiasaan jajan pada balita.orang tuaHasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dan screen time dengan kebiasaan jajan pada balita.orang tua
UMJ PremiumUMJ Premium Latar Belakang: Aktivitas fisik yang rendah dan sering mengonsumsi fast food menyebabkan peningkatan risiko gizi lebih. Hingga saat ini masih banyak remajaLatar Belakang: Aktivitas fisik yang rendah dan sering mengonsumsi fast food menyebabkan peningkatan risiko gizi lebih. Hingga saat ini masih banyak remaja
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG This study employed an anon-reactive research design or unobtrusive research based on secondary data derived from medical record records at RSUD Prof.This study employed an anon-reactive research design or unobtrusive research based on secondary data derived from medical record records at RSUD Prof.
UTUUTU Kami mengelompokkan menjadi 7 kelompok, yaitu: Normal Kontrol, Kontrol Positif, Kontrol Perlakuan, P1=kelompok tikus obesitas ekstrak 300 mg/kg, P2=kelompokKami mengelompokkan menjadi 7 kelompok, yaitu: Normal Kontrol, Kontrol Positif, Kontrol Perlakuan, P1=kelompok tikus obesitas ekstrak 300 mg/kg, P2=kelompok
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Melibatkan anggota keluarga dalam program manajemen penyakit penting untuk mendorong hasil kesehatan yang lebih baik. Studi ini menunjukkan hubungan yangMelibatkan anggota keluarga dalam program manajemen penyakit penting untuk mendorong hasil kesehatan yang lebih baik. Studi ini menunjukkan hubungan yang
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Although SBAR has been widely recognized as an effective tool to improve communication, its implementation is uneven across countries and health settings.Although SBAR has been widely recognized as an effective tool to improve communication, its implementation is uneven across countries and health settings.
UTUUTU Sungai Pinang was the most effective sub-district in achieving the nurse-population balance. Apart from Samarinda Ulu and Samarinda Kota, the distributionSungai Pinang was the most effective sub-district in achieving the nurse-population balance. Apart from Samarinda Ulu and Samarinda Kota, the distribution
UTUUTU Sementara hasil kualitatif menggunakan NVIVO menunjukkan bahwa masyarakat Desa Babul Makmur memiliki kebiasaan mengelola sampah dengan mengumpulkan sampahSementara hasil kualitatif menggunakan NVIVO menunjukkan bahwa masyarakat Desa Babul Makmur memiliki kebiasaan mengelola sampah dengan mengumpulkan sampah