UWMYUWMY

AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh substitusi tepung ubi ungu dengan persentase 10%, 20%, dan 30% terhadap kualitas organoleptik kue kastengel ditinjau dari aroma, warna, rasa, dan tekstur 2) tingkat kesukaan masyarakat terhadap kualitas kue kastengel substitusi tepung ubi ungu 10%, 20%, dan 30% ditinjau dari aroma, warna, rasa, dan tekstur. Pertanyaan dalam penelitian adalah: 1) apakah ada pengaruh substitusi tepung ubi ungu dengan persentase 10%, 20%, dan 30% terhadap kualitas organoleptik kue kastengel dengan ditinjau dari aspek aroma, warna, rasa, dan tekstur? 2) bagaimana tingkat kesukaan masyarakat terhadap kue kastengel dengan substitusi tepung ubi ungu 10%, 20%, dan 30% ditinjau dari aroma, warna, rasa dan tekstur?. Penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan RAL. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Dilaksanakan di Desa Minggiran, subyek penelitian 15 panelis semi terlatih dan 60 panelis tidak terlatih. Metode pengumpulan data menggunakan observasi mengenai uji organoleptik. Instrumen penelitian berupa kuisioner, skala penilaian untuk uji pembeda dengan skor 1 - 5, sedangkan skala 1- 4 untuk uji kesukaan. Teknik analisis data menggunakan ANAVA, dengan tingkat kepercayaan 95%, jika berbeda nyata, dilanjutkan uji LSD.

Substitusi tepung ubi ungu mempengaruhi kualitas kue kastengel pada persentase 10%, 20%, dan 30%, dengan kualitas terbaik pada tingkat 20% dan tidak terdapat perbedaan signifikan pada aroma.Produk dengan substitusi 20% menunjukkan intensitas warna, rasa, dan tekstur paling baik, serta tingkat kesukaan masyarakat tertinggi, sementara tingkat 10% mendapat kesukaan sedang dan 30% paling rendah.Secara keseluruhan, penggunaan tepung ubi ungu dapat dijadikan alternatif substitusi dalam pembuatan kastengel tanpa mengurangi kualitas sensoris.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti efek substitusi tepung ubi ungu pada tingkat yang lebih tinggi, misalnya 40 % hingga 60 %, untuk mengetahui bagaimana perubahan persentase tersebut mempengaruhi nilai gizi, khususnya kandungan serat dan antioksidan, serta sifat sensoris seperti rasa, warna, dan tekstur kastengel. Selain itu, diperlukan studi tentang kombinasi tepung ubi ungu dengan bahan tambahan lain seperti tepung kacang tanah atau serat pangan, guna mengevaluasi apakah kombinasi tersebut dapat meningkatkan kualitas nutrisi tanpa menurunkan tingkat kesukaan konsumen. Selanjutnya, penting untuk mengkaji stabilitas organoleptik dan daya simpan produk kastengel berbasis tepung ubi ungu selama periode penyimpanan tiga hingga enam bulan, dengan membandingkan kondisi penyimpanan pada suhu ruang, kulkas, dan kemasan vakum. Penelitian ini juga dapat melibatkan analisis perubahan mikrobiologis dan kimia selama penyimpanan untuk memastikan keamanan makanan. Hasil dari tiga arah penelitian tersebut diharapkan memberikan panduan praktis bagi industri kue kering dalam mengoptimalkan penggunaan tepung ubi ungu secara berkelanjutan.

  1. Pengaruh Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Ubi Jalar Terhadap Sifat Organoleptik dan Sifat Kimia... jurnal.umitra.ac.id/index.php/JIGZI/article/view/1027Pengaruh Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Ubi Jalar Terhadap Sifat Organoleptik dan Sifat Kimia jurnal umitra ac index php JIGZI article view 1027
  2. Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Ungu pada Pembuatan Kue Kastengel Terhadap Kualitas Organoleptik dan Tingkat... ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/agrotech/article/view/2226Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Ungu pada Pembuatan Kue Kastengel Terhadap Kualitas Organoleptik dan Tingkat ejournal widyamataram ac index php agrotech article view 2226
  3. Vol. 1 No. 1 (2016): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian | AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI... doi.org/10.37631/agrotech.v1i1Vol 1 No 1 2016 Agrotech Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AGROTECH JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI doi 10 37631 agrotech v1i1
Read online
File size671.76 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test