UWMYUWMY
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANTempe adalah produk kedelai fermentasi yang popular dengan beragam manfaat kesehatan. Tempe kaya akan protein, prebiotik, serta beragam vitamin, mineral, dan serat. Salah satu komponen makronya yaitu serat pangan, dapat memberikan efek positif dalam menurunkan kadar kolesterol. Maksud percobaan ini adalah untuk mengevaluasi efek penurunan kolesterol dari diet tempe dan ekskresi kolesterol pada tikus. Sebanyak 30 ekor tikus Sprague Dawley jantan dibagi menjadi 6 kelompok @ 5 ekor. Kelompok pertama diet standar, kelompok kedua diet tempe, dan kelompok ketiga diberi konsentrat serat kedelai selama 4 minggu. Percobaan dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil percobaan mengungkapkan bahwa diet tempe secara signifikan menurunkan kolesterol total dari 106,4 mg/dl ( standar diet) menjadi 92,5 mg/dl (diet tempe 40%). Diet tempe juga menurunkan kolesterol LDL dari 38,7 mg/dl (standar diet) menjadi 19,4 mg/dl (diet tempe 40%). HDL meningkat dari 67,7 mg/dl ( standar diet) menjadi 74 mg/dl (diet tempe 40%).
Diet tempe dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL serta meningkatkan HDL pada tikus.Diet tempe 10% dan 20% mengurangi kolesterol total dari 106,4 mg/dl menjadi 97,4-98,9 mg/dl, sedangkan diet tempe 30% dan 40% mengurangi menjadi 93,7 dan 92,5 mg/dl.LDL menurun dari 38,7 mg/dl menjadi 35,5-18,4 mg/dl.HDL meningkat dari 67,7 mg/dl menjadi 71,3-74 mg/dl.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek serat pangan tempe dalam meningkatkan kesehatan anak balita melalui formulasi makanan bayi. Selain itu, penelitian perlu membandingkan efektivitas berbagai sumber serat dalam menurunkan kolesterol, terutama pada populasi berisiko tinggi. Selanjutnya, studi tentang mekanisme spesifik serat pangan dalam mengikat kolesterol dan mengurangi absorpsi lemak dapat dikembangkan untuk memahami dampak biologis secara mendalam.
- Vol. 1 No. 1 (2016): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian | AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI... doi.org/10.37631/agrotech.v1i1Vol 1 No 1 2016 Agrotech Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AGROTECH JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI doi 10 37631 agrotech v1i1
- Cholesterol Lowering Effects of Tempe Dietary Fiber On Rats | AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN.... doi.org/10.37631/agrotech.v7i2.2225Cholesterol Lowering Effects of Tempe Dietary Fiber On Rats AGROTECH JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN doi 10 37631 agrotech v7i2 2225
| File size | 595.83 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Ada hubungan standar kualitas air bersih yang dengan kejadian stunting pada bayi balita (P-value 0,000). Ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian stuntingAda hubungan standar kualitas air bersih yang dengan kejadian stunting pada bayi balita (P-value 0,000). Ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian stunting
STIKESHT TPISTIKESHT TPI 0%). Sehingga dapat ditarik simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara reaksi KIPI pada anak pasca penyuntikan imunisasi DPT-HB-HIB dengan kecemasan0%). Sehingga dapat ditarik simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara reaksi KIPI pada anak pasca penyuntikan imunisasi DPT-HB-HIB dengan kecemasan
JPRJPR Studi yang terpilih dinilai secara kritis menggunakan alat penilaian kritis Oxford CEBM (Centre for Evidence-Based Medicine). Hasil: Dua studi dengan totalStudi yang terpilih dinilai secara kritis menggunakan alat penilaian kritis Oxford CEBM (Centre for Evidence-Based Medicine). Hasil: Dua studi dengan total
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Tujuan dari review artikel ini adalah untuk memberi wawasan tentang faktor risiko penyebab pneumonia pada bayi dan balita, menjadikan kita lebih waspadaTujuan dari review artikel ini adalah untuk memberi wawasan tentang faktor risiko penyebab pneumonia pada bayi dan balita, menjadikan kita lebih waspada
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pneumonia pada balita, pendidikan ibu, jenis kelamin balita, tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia,Berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pneumonia pada balita, pendidikan ibu, jenis kelamin balita, tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia,
MARANATHAMARANATHA Pada citra x-ray paru-paru yang terkena Covid-19 ditemukan adanya bercak putih atau flek; Namun, paru-paru yang memiliki flek ini tidak selalu disebabkanPada citra x-ray paru-paru yang terkena Covid-19 ditemukan adanya bercak putih atau flek; Namun, paru-paru yang memiliki flek ini tidak selalu disebabkan
UMSBUMSB Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki persentase tertinggi kasus stunting yaitu (40,6%).Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki persentase tertinggi kasus stunting yaitu (40,6%).
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Kelompok I diberi Na. CMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV diberi ekstrak daun adam hawa dengan masing-masing konsentrasi 0,8% b/v, 1,6%Kelompok I diberi Na. CMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV diberi ekstrak daun adam hawa dengan masing-masing konsentrasi 0,8% b/v, 1,6%
Useful /
JPRJPR Tinjauan ini bertujuan untuk memberikan ringkasan komprehensif mengenai aplikasi AFG dalam augmentasi payudara. Strategi pencarian sistematis dikembangkanTinjauan ini bertujuan untuk memberikan ringkasan komprehensif mengenai aplikasi AFG dalam augmentasi payudara. Strategi pencarian sistematis dikembangkan
JPRJPR Manajer dan pemimpin perawat perlu berfokus pada persepsi inovasi untuk mendukung implementasi alat penilaian risiko PI secara berkelanjutan. Kesimpulan:Manajer dan pemimpin perawat perlu berfokus pada persepsi inovasi untuk mendukung implementasi alat penilaian risiko PI secara berkelanjutan. Kesimpulan:
MARANATHAMARANATHA Pure red cell aplasia (PRCA) merupakan kelainan langka yang hanya disebabkan oleh kegagalan atau kelainan pada eritropoiesis, di antara semua galur selPure red cell aplasia (PRCA) merupakan kelainan langka yang hanya disebabkan oleh kegagalan atau kelainan pada eritropoiesis, di antara semua galur sel
MARANATHAMARANATHA Regimen tersebut kemudian dilanjutkan selama satu tahun dan pasien menunjukkan kondisi yang lebih baik serta melahirkan bayi laki-laki yang sehat. TuberkulosisRegimen tersebut kemudian dilanjutkan selama satu tahun dan pasien menunjukkan kondisi yang lebih baik serta melahirkan bayi laki-laki yang sehat. Tuberkulosis