UNESAUNESA

Jurnal Manajemen InformatikaJurnal Manajemen Informatika

Untuk melindungi jutaan anak dari berbagai penyakit yang mudah menular dan berbahaya, imunisasi adalah langkah awal penting. Untuk melindungi diri, bahkan bayi dan anak balita harus diimunisasiasi secara teratur dengan jadwal dan dosis yang telah ditetapkan. Namun, selama ini pencatatan tertulis yang dilakukan secara manual sering menimbulkan masalah, seperti kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan kesulitan dalam pelacakan riwayat imunisasi anak. Dalam desain sistem ini, metode Extreme Programming diterapkan untuk memastikan pengembangan yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Metode Customer Relationship Management (CRM) dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja Kader Posyandu Jambu di Dusun Tepus. Tujuan dari penggunaan CRM adalah untuk memudahkan interaksi antara orang tua dan anak, meningkatkan kemudahan pencatatan imunisasi, dan membantu staf memberikan layanan yang lebih terorganisir dan responsif. Selain layanan yang dipersonalisasi melalui CRM, meningkatkan kesetiaan Posyandu dan kepercayaan masyarakat. Ini memberi kader Posyandu kesempatan untuk sepenuhnya berkonsentrasi pada layanan masyarakat secara langsung. Website e-posyandu ini dirancang untuk meningkatkan layanan imunisasi anak di Posyandu Jambu.

Dari iterasi pertama hingga ketiga, waktu pengerjaan aplikasi Posyandu Jambu bervariasi, yaitu 9, 12, dan 10 hari, dengan total 31 hari, dipengaruhi oleh kebutuhan dan kepuasan pengguna.Setelah proses pengembangan, pengujian menggunakan metode blackbox menunjukkan semua fitur berfungsi dengan baik dan valid 100%.Selain itu, penerapan Customer Relationship Management (CRM) operasional yang meliputi fase acquire, enhance, dan retain berhasil membantu kader Posyandu dalam pencatatan imunisasi, pengingat jadwal, serta komunikasi dengan orang tua, sehingga meningkatkan efektivitas dan kinerja kader dalam mengelola layanan Posyandu.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, pengembangan sistem e-Posyandu dapat dilanjutkan dengan mengintegrasikan data antropometri anak secara otomatis untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan secara komprehensif. Selain itu, perlu dikembangkan fitur analisis data imunisasi untuk mengidentifikasi tren dan pola cakupan imunisasi di wilayah tersebut, sehingga dapat membantu kader Posyandu dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Terakhir, integrasi dengan sistem informasi kesehatan lainnya, seperti sistem informasi manajemen balita (SIMBA), dapat meningkatkan interoperabilitas data dan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang status kesehatan anak di Posyandu, sehingga pelayanan dapat lebih optimal dan terkoordinasi.

  1. Perancangan dan implementasi e-posyandu untuk peningkatan pelayanan kader di posyandu delima berbasis... doi.org/10.37373/infotech.v3i2.400Perancangan dan implementasi e posyandu untuk peningkatan pelayanan kader di posyandu delima berbasis doi 10 37373 infotech v3i2 400
  2. PENERAPAN METODE AGILE SCRUM PADA SISTEM E-POSYANDU BERBASIS WEB | JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika).... ejournal.itn.ac.id/index.php/jati/article/view/9257PENERAPAN METODE AGILE SCRUM PADA SISTEM E POSYANDU BERBASIS WEB JATI Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika ejournal itn ac index php jati article view 9257
Read online
File size1.07 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test