STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA

Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahBunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Generative Learning berbantuan media Pop-Up Book terhadap hasil belajar siswa pada materi kenampakan alam dan buatan di daerahku pada kelas III SD Negeri 11 Sesetan Kota Denpasar Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 11 Sesetan dengan sampel kelas III A sebagai kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Generative Learning berbantuan media Pop-Up Book dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model Generative Learning berbantuan media Pop-Up Book dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta membantu siswa memahami konsep IPAS secara lebih konkret.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Generative Learning berbantuan media Pop‑Up Book secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri 11 Sesetan dibandingkan dengan pembelajaran Teacher Centered Learning (TCL).

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model Generative Learning berbantuan media Pop‑Up Book pada tingkat kelas yang berbeda, misalnya kelas IV dan V, untuk menilai konsistensi perbedaannya di populasi yang lebih luas. Selanjutnya, studi komparatif antara media Pop‑Up Book dengan media digital interaktif (misalnya aplikasi berbasis VR/AR) dapat mengungkap apakah penyajian 3‑dimensi fisik lebih unggul atau sama efektifnya dengan media digital dalam memperkuat pemahaman konsep IPAS. Penelitian jangka panjang yang menilai retensi pengetahuan setelah beberapa bulan juga penting untuk menentukan dampak jangka panjang dari pendekatan ini, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi sekolah dasar mengenai penggunaan media inovatif dalam kurikulum IPAS.

Read online
File size464.64 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test