IAINGAWIIAINGAWI
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahKepedulian sosial adalah tindakan yang berakar pada sifat sosial seperti saling membantu untuk menciptakan lingkungan damai. Anak zaman sekarang mudah terbawa arus negatif, sehingga peran sentral orang tua dan guru sangat diperlukan untuk membentuk karakter peserta didik yang memiliki budi pekerti baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran sentral orang tua dan guru dalam mengimplementasikan nilai‑nilai keislaman dan upaya apa saja yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan data dikumpulkan melalui studi literatur dan subjeknya guru, kepala sekolah, orang tua, serta peserta didik. Hasil menunjukkan bahwa peran orang tua dan guru belum stabil dan masih kurang motivasi, sehingga implementasi nilai‑nilai keislaman belum optimal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman upaya pengimplementasian nilai‑nilai keislaman untuk membentuk karakter peduli sosial di SD yang dapat berkelanjutan bagi generasi kini dan masa depan.
Pendidikan karakter peduli lingkungan sosial di sekolah dasar bertujuan membantu siswa menghargai, merespons, dan memahami kebutuhan perasaan orang lain serta menjadi anggota masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab.Semua sekolah dasar hendaknya menerapkan sikap peduli sosial, dengan melibatkan guru dan orang tua sebagai contoh dan pendukung.Implementasi nilai‑nilai keislaman dalam karakter peduli sosial perlu dilakukan secara sistematis dan terintegrasi.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi komunikasi antara guru dan orang tua untuk memperkuat implementasi nilai keislaman, misalnya melalui program kerja sama digital yang memfasilitasi sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Kedua, studi kuantitatif dapat mengukur dampak jangka panjang intervensi tersebut terhadap tingkat perilaku peduli sosial siswa, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor penyokong dan hambatan utama. Ketiga, penelitian terintegrasi lintas disiplin bisa menilai bagaimana sinergi antara nilai keislaman, nilai sosial, dan literasi karakter mempengaruhi perkembangan sosial emosional siswa secara holistik, dengan fokus pada konteks budaya lokal dan kebutuhan generasi milenial.
| File size | 195.62 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwasannya terdapat pengaruh yang positif dan signifikanBerdasarkan hasil analisis data kuantitatif penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwasannya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan
UIJUIJ Amanat disampaikan secara eksplisit maupun implisit, dengan muatan nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, religiusitas, kerja keras, dan rasaAmanat disampaikan secara eksplisit maupun implisit, dengan muatan nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, religiusitas, kerja keras, dan rasa
UIJUIJ Manajemen pembelajaran terjemah Al‑Quran di Homeschooling Al Muslimun merupakan proses pelatihan yang terstruktur dengan baik. Pembelajaran melibatkanManajemen pembelajaran terjemah Al‑Quran di Homeschooling Al Muslimun merupakan proses pelatihan yang terstruktur dengan baik. Pembelajaran melibatkan
UIJUIJ Guru PAI di SD/MI memiliki fungsi strategis sebagai fasilitator transformatif yang menggabungkan kompetensi pedagogis-digital dengan mentoring spiritual.Guru PAI di SD/MI memiliki fungsi strategis sebagai fasilitator transformatif yang menggabungkan kompetensi pedagogis-digital dengan mentoring spiritual.
UIJUIJ Selain itu, PEOU secara signifikan memprediksi PU, menguatkan hubungan utama dalam kerangka TAM. Model ini menjelaskan 82,8% variansi dalam kompetensiSelain itu, PEOU secara signifikan memprediksi PU, menguatkan hubungan utama dalam kerangka TAM. Model ini menjelaskan 82,8% variansi dalam kompetensi
UIJUIJ Namun, hasil penelitian terbatas pada satu lembaga dan menggunakan metode kuantitatif berbasis kuesioner, sehingga generalisasi hasil perlu hati‑hatiNamun, hasil penelitian terbatas pada satu lembaga dan menggunakan metode kuantitatif berbasis kuesioner, sehingga generalisasi hasil perlu hati‑hati
UIJUIJ Guru adalah contoh dan fasilitator bagi peserta didik dalam proses belajar mengajar untuk mencapai kompetensi secara optimal. Guru hendakanya mampu menyesuaikanGuru adalah contoh dan fasilitator bagi peserta didik dalam proses belajar mengajar untuk mencapai kompetensi secara optimal. Guru hendakanya mampu menyesuaikan
STITMUBOSTITMUBO Temuan penelitian mengindikasikan bahwa guru memainkan peranan penting dalam proses belajar mengajar dan perlu memiliki pemahaman yang baik tentang materiTemuan penelitian mengindikasikan bahwa guru memainkan peranan penting dalam proses belajar mengajar dan perlu memiliki pemahaman yang baik tentang materi
Useful /
IAINGAWIIAINGAWI Tari Sufi sebagai praktik spiritual dalam tradisi tasawuf tidak hanya dipahami sebagai bentuk ekspresi religius, tetapi juga sebagai gerakan meditasi dinamisTari Sufi sebagai praktik spiritual dalam tradisi tasawuf tidak hanya dipahami sebagai bentuk ekspresi religius, tetapi juga sebagai gerakan meditasi dinamis
IAINGAWIIAINGAWI Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan pengamatan, wawancara,Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan pengamatan, wawancara,
STITMUBOSTITMUBO Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan literasi numerasi meliputi: (1) penggunaan pembelajaran kontekstual, (2) pemanfaatanHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan literasi numerasi meliputi: (1) penggunaan pembelajaran kontekstual, (2) pemanfaatan
STITMUBOSTITMUBO Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah ini menerapkan tiga strategi utama pembelajaran Bahasa Jawa berbasis kearifan lokal, yaitu pembelajaran berbasisHasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah ini menerapkan tiga strategi utama pembelajaran Bahasa Jawa berbasis kearifan lokal, yaitu pembelajaran berbasis