JIECRJIECR

Journal of Innovation in Educational and Cultural ResearchJournal of Innovation in Educational and Cultural Research

Penelitian ini menyelidiki dampak dari e-tutorial yang dimediasi oleh Learning Management System (LMS) terhadap keterlibatan siswa dan hasil belajar dalam matematika di sebuah universitas di Afrika Selatan. Berdasar pada teori konstruktivisme, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana alat interaktif LMS meningkatkan keterlibatan dan konstruksi pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dalam paradigma interpretivisme, dengan fokus pada kinerja siswa, strategi belajar, persepsi, dan kemudahan penggunaan sistem. Sampel penelitian terdiri dari 129 mahasiswa teknik mesin tahun pertama yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, video tangkapan layar, dan jurnal. Analisis tematik mengidentifikasi pola kunci yang terkait dengan hasil belajar, tindakan siswa, respons emosional, dan kemudahan penggunaan sistem. Temuan menunjukkan bahwa e-tutorial yang dimediasi LMS meningkatkan keterlibatan dan kinerja siswa, terutama ketika alat interaktif dan umpan balik personal diterapkan. Namun, tantangan teknis, seperti persyaratan input yang kaku, menghambat keterlibatan optimal. Siswa menerapkan strategi pemecahan masalah seperti pekerjaan kasar dan kolaborasi sosial. Penelitian ini menekankan potensi alat LMS untuk menjembatani kesenjangan belajar dalam pendidikan matematika.

Temuan penelitian ini menekankan pentingnya sistem belajar adaptif, aktivitas peer-supported yang interaktif, dan validasi input yang fleksibel dalam meningkatkan hasil belajar digital.Penelitian ini menunjukkan bahwa e-tutorial yang dimediasi LMS secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa dalam matematika, dengan kinerja meningkat dari 7% di Siklus 1 menjadi 84% di Siklus 4.Temuan kunci menunjukkan bahwa umpan balik personal, kuis interaktif, dan penyampaian konten yang terstruktur meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.Namun, kesalahan input yang terus-menerus dan tantangan teknis menghambat keterlibatan.Penelitian ini mengungkapkan bahwa siswa lebih memilih strategi pekerjaan kasar dan kolaborasi peer, yang menekankan pentingnya mengintegrasikan elemen pembelajaran sosial dan interaktif dalam platform LMS.Tingkat frustrasi menurun seiring waktu, menunjukkan bahwa familiaritas dan perbaikan sistem meningkatkan pengalaman pengguna.Dampak hasil penelitian ini melampaui penelitian ini, menunjukkan bahwa alat e-learning adaptif dapat menjembatani kesenjangan kompetensi matematika, meningkatkan literasi digital, dan mendorong belajar mandiri.Dengan menyempurnakan fungsi LMS - khususnya melalui validasi input yang fleksibel, umpan balik yang didorong AI, dan antarmuka pengguna yang lebih baik - institusi pendidikan dapat mengoptimalkan lingkungan belajar digital, mengarah pada peningkatan tingkat keberhasilan siswa dan pendidikan matematika yang lebih inklusif.

Untuk meningkatkan efektivitas e-tutorial yang dimediasi LMS dalam pendidikan matematika, disarankan untuk meningkatkan fleksibilitas sistem dengan menerapkan mekanisme umpan balik adaptif yang mengakomodasi variasi input siswa, seperti format yang berbeda dan kesalahan pembulatan, untuk meminimalkan penalti penandaan yang tidak perlu. Peningkatan pengalaman pengguna, termasuk instruksi yang lebih jelas, navigasi yang lebih baik, dan integrasi yang lebih baik dari sumber daya multimedia, akan membantu mengurangi frustrasi teknis dan memastikan keterlibatan yang lebih lancar. Mendorong kolaborasi peer dan pembelajaran interaktif, bersama dengan fitur bantuan real-time, dapat lebih meningkatkan partisipasi siswa dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, elemen gamifikasi seperti rilis kondisional dan pelacakan kemajuan harus diperluas untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan berkelanjutan. Akhirnya, evaluasi dan penyempurnaan terus-menerus dari alat LMS, dengan memanfaatkan analisis yang didorong AI untuk menyesuaikan jalur pembelajaran, akan memastikan e-tutorial yang dimediasi LMS secara efektif menjembatani kesenjangan kompetensi dan mendorong belajar mandiri dalam pendidikan matematika.

  1. Learning Management System-Mediated e-Tutorials in Mathematics Education: A Case Study of South Africa... doi.org/10.46843/jiecr.v7i1.2098Learning Management System Mediated e Tutorials in Mathematics Education A Case Study of South Africa doi 10 46843 jiecr v7i1 2098
Read online
File size283.67 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test