ALFITHRAHALFITHRAH

IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah EconomyIQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko operasional dalam upaya meminimalisir kesalahan sumber daya insani pada BMT Istiqomah Plosokandang Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung kepada Bapak Imam Mustakim, bertempat di kantor BMT Istiqomah Unit 2 Plosokandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan yang dilakukan agar tidak mengalami kebangkrutan adalah dengan menggunakan sistem digital yang modern dan berhati-hati kepada para calon anggota serta bentuk pertanggungawaban yang ditanggung oleh yang bersangkutan ketika terjadi suatu masalah; menjalin hubungan baik dengan para anggota dan masyarakat sekitar serta ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan dengan menyumbangkan dana agar BMT Istiqomah tidak dipandang sebelah mata; dan BMT Istiqomah Unit 2 menerapkan kejujuran, keadilaan, transparan, dan kepercayaan yang baik supaya manajemen kepemimpinan bisa berjalan dengan lancar.

BMT Istiqomah Unit 2 Plosokandang selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menerapkan beberapa langkah untuk mengatasi risiko operasional yang timbul, penggunaan perangkat yang terus berkembang, berhati-hati kepada calon anggota baru, serta memberikan pelatihan dan pendidikan kepada karyawan tentang cara mengoperasikan sistem yang ada dan cara melayani para anggota dengan mengikuti SOP yang berlaku.Untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul dari kegiatan pembiayaan, BMT Istiqomah perlu menerapkan prosedur dan kebijakan yang tepat seperti dengan menjalin hubungan baik dengan anggota maupun masyarakat, ikut serta terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan dengan menyumbang dana yang walaupun tidak banyak, serta memiliki sistem digital yang baik agar dapat lebih mudah dalam melayani para anggota.Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk dapat menabung dalam jangka waktu yang panjang, serta berdampak pada BMT Istiqomah Unit 2 Plosokandang tidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat umum.Kebijakan manajemen kepemimpinan yang menjadikan operasional di BMT Istiqomah Unit 2 Plosokandang ini menjadi lebih baik, adalah dengan memberikan pengetahuan kepada karyawan atau para anggota tentang kejujuran, keadilan, transparansi, konsistensi, dan kepercayaan yang baik akan menjadikan suatu organisasi tersebut awet dan tidak mudah mengalami masalah atau bahkan kebangkrutan, seta mencontohkan kepada para karyawan cara menangani suatu masalah dengan solusi yang tepat, sehingga mengurangi risiko operasional dan dampak negatif pada BMT Istiqomah Unit 2 Plosokandang.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar BMT Istiqomah Unit 2 Plosokandang terus mengembangkan sistem digital yang mereka gunakan untuk memudahkan operasional dan mengurangi risiko. Selain itu, penting untuk terus meningkatkan pemantauan dan pelatihan kepada pelanggan dan karyawan, serta menjalin hubungan baik dengan anggota dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, BMT dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mengurangi risiko operasional. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut strategi manajemen kepemimpinan yang efektif dalam mengurangi risiko operasional dan meningkatkan kinerja BMT secara keseluruhan.

Read online
File size719.93 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test