UIADUIAD

JPDKJPDK

Kemampuan menulis narasi siswa SDN 4 Tista yang rendah, ditandai dengan kesulitan menghasilkan ide, menyusun struktur cerita yang kohesif, serta pemilihan kata dan mekanik menulis yang kurang ideal, menjadi latar penelitian ini. Penelitian bertujuan menghasilkan media digital scrapbook berbasis kearifan lokal yang dapat diandalkan, berguna, dan efisien untuk pengajaran menulis narasi. Metode penelitian pengembangan (R&D) dengan model Borg dan Gall dibagi menjadi tujuh tahapan meliputi analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, revisi, serta uji praktik dan efektivitas. Subjek penelitian 24 siswa kelas IV SDN 4 Tista menunjukkan bahwa setelah revisi, media memperoleh kategori sangat baik pada aspek validitas. 89,4% siswa memenuhi kriteria sangat baik pada uji praktik. Rata‑rata skor siswa meningkat dari 55,47 pada pra‑tes menjadi 78,91 pada pasca‑tes, menandakan media scrapbook berbasis kearifan lokal efektif membantu siswa SD menjadi narator yang lebih baik.

Dari hasil penelitian pengembangan media digital scrapbook berbasis kearifan lokal untuk belajar menulis narasi siswa kelas IV SDN 4 Tista, dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas, praktik, dan efektivitas.Validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan media mendapat kategori sangat baik setelah revisi, yang menandakan media tersebut sesuai dengan kompetensi dasar, karakteristik siswa, dan aturan bahasa yang berlaku.Uji praktik menunjukkan media mudah digunakan, menarik, dan membantu siswa memahami langkah‑langkah menulis narasi.Uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor rata‑rata siswa dari 55,47 menjadi 78,91, menunjukkan media efektif meningkatkan kemampuan menulis narasi.Kesimpulannya, media scrapbook berbasis kearifan lokal dapat direkomendasikan sebagai media inovatif dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar.

Berikut tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dijadikan dasar pengembangan media pendidikan berbasis lokal:. 1. Meneliti dampak penggunaan media scrapbook berbasis kearifan lokal pada peningkatan kompetensi literasi siswa di jenjang kelas yang berbeda (kelas III–VI), menanyakan apakah pola peningkatan keterampilan menulis narasi konsisten ketika siswa berpindah tingkat kelas dan bagaimana adaptasi media dapat memfasilitasi transisi tersebut.. 2. Membandingkan efektivitas media scrapbook digital berbasis kearifan lokal dengan media pembelajaran tradisional (buku teks konvensional) dalam konteks kelas yang sama, menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol, untuk mengidentifikasi keuntungan tambahan dalam motivasi, keterlibatan, dan hasil pembelajaran.. 3. Mengkaji potensi integrasi media scrapbook tersebut ke dalam pembelajaran lintas mata pelajaran (misalnya Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kearifan Lokal) dan mengevaluasi apakah sinergi antara mata pelajaran dapat meningkatkan pemahaman kontekstual serta kecintaan siswa terhadap budaya lokal.

  1. Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi Melalui Teknik Reka Cerita Gambar Siswa Kelas V Sekolah Dasar... doi.org/10.31851/pembahsi.v11i2.6240Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi Melalui Teknik Reka Cerita Gambar Siswa Kelas V Sekolah Dasar doi 10 31851 pembahsi v11i2 6240
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.37630/jpm.v15i3.3457One moment please one moment please wait request verified doi 10 37630 jpm v15i3 3457
  3. One moment, please.... one moment please wait request verified jurnal-unsultra.ac.id/index.php/seduj/article/view/1218One moment please one moment please wait request verified jurnal unsultra ac index php seduj article view 1218
  4. Analysis of the Effect of Teacher Certification on Improving the Quality of Performance and Professionalism... journal.uiad.ac.id/index.php/JPDK/article/view/3630Analysis of the Effect of Teacher Certification on Improving the Quality of Performance and Professionalism journal uiad ac index php JPDK article view 3630
Read online
File size550.52 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test