JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA

THE ACADEMIC: ENGLISH LANGUAGE LEARNING JOURNALTHE ACADEMIC: ENGLISH LANGUAGE LEARNING JOURNAL

Penelitian ini menginvestigasi kurikulum Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di FKIPS Universitas Islam Makassar (UIM) melalui analisis kebutuhan komprehensif yang bertujuan untuk meningkatkan relevansi dan responsivitasnya. Menggunakan metode campuran, data dikumpulkan dari 24 mahasiswa, 4 dosen, dan 8 guru Bahasa Inggris melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa lebih menyukai gaya belajar kinestetik dan visual, serta menunjukkan kecenderungan kuat terhadap pembelajaran yang ditingkatkan teknologi, termasuk pembelajaran berbasis video dan dukungan aplikasi. Guru dan dosen menyoroti tantangan seperti motivasi mahasiswa, manajemen kelas, dan integrasi teknologi pendidikan. Berdasarkan hasil, beberapa rekomendasi kurikulum dibuat: menggabungkan kegiatan dan modul pembelajaran yang fleksibel dan bertingkat; memperluas penekanan pada integrasi teknologi melalui kerangka kerja seperti TPACK. Mata kuliah baru, seperti Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP), dan metode penilaian yang diperbarui, termasuk evaluasi berbasis proyek dan berkelanjutan, juga diusulkan. Rekomendasi ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dengan tren pengajaran modern, standar kualifikasi nasional, dan ekspektasi industri. Pada akhirnya, kurikulum yang direvisi diharapkan dapat lebih membekali lulusan dengan keterampilan yang dibutuhkan di lingkungan pendidikan dan profesional abad ke-21, memastikan bahwa FKIP UIM tetap menjadi yang terdepan dalam pendidikan guru Bahasa Inggris di Indonesia.

Studi ini melakukan analisis kebutuhan komprehensif untuk pengembangan kurikulum Departemen Pendidikan Bahasa Inggris FKIPS UIM, menemukan keharusan untuk adaptasi kurikulum yang responsif terhadap gaya belajar, preferensi teknologi, dan kebutuhan profesional mahasiswa serta pendidik.Hasil penelitian mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki preferensi kuat terhadap metode belajar kinestetik dan visual serta pembelajaran berbasis teknologi, sementara guru dan dosen menyoroti pentingnya manajemen kelas, pengembangan materi, dan pemanfaatan alat digital yang efektif.Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan modifikasi kurikulum dengan modul bertingkat, integrasi teknologi melalui TPACK, aktivitas praktis, serta penilaian berbasis proyek dan berkelanjutan, demi menghasilkan lulusan yang lebih adaptif, cakap teknologi, dan kompeten secara profesional.

Melihat rekomendasi kurikulum yang berfokus pada adaptasi terhadap gaya belajar, preferensi teknologi, dan kebutuhan profesional, penelitian lanjutan sangat penting untuk mengevaluasi efektivitas implementasi kurikulum baru ini. Sebuah studi dapat dirancang untuk secara sistematis mengukur dampak kurikulum yang direvisi terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa, peningkatan kemahiran bahasa Inggris mereka, serta kesiapan mereka sebagai calon pendidik dalam menghadapi lingkungan profesional abad ke-21. Ini bukan hanya tentang mengamati perubahan, tetapi juga memahami mekanisme di balik keberhasilan atau tantangan yang mungkin muncul dari implementasi tersebut. Lebih lanjut, mengingat adanya tantangan yang signifikan dalam adaptasi teknologi dan metode pedagogi baru yang disebutkan oleh para guru, penelitian mendatang dapat berfokus pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan atau hambatan para pendidik dalam mengadopsi inovasi kurikulum, khususnya integrasi teknologi dan aktivitas pembelajaran interaktif. Memahami perspektif dan pengalaman guru dalam proses transisi ini akan memberikan wawasan krusial untuk strategi dukungan profesional yang lebih efektif. Terakhir, karena penelitian ini merekomendasikan kerangka TPACK, akan sangat relevan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki efektivitas berbagai model atau kerangka integrasi teknologi lainnya dalam pengajaran bahasa Inggris di konteks Indonesia, tidak hanya TPACK. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dan adaptif untuk kondisi lokal, serta memperkaya pemahaman tentang bagaimana teknologi dapat secara maksimal mendukung pembelajaran bahasa.

  1. Teachers’ conceptualization and enactment of twenty‐first century competences: exploring... doi.org/10.1080/09585176.2017.1369136TeachersyAAAo conceptualization and enactment of twentyyAAAafirst century competences exploring doi 10 1080 09585176 2017 1369136
  2. 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... doi.org/10.13189/ujer.2013.0103170 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board doi 10 13189 ujer 2013 010317
  3. The Use of Technology in English Language Teaching | A | Frontiers in Education Technology. technology... scholink.org/ojs/index.php/fet/article/view/2270The Use of Technology in English Language Teaching A Frontiers in Education Technology technology scholink ojs index php fet article view 2270
  4. The Role of Technology in ELL Classes in Turkish Republic of Northern Cyprus | Barzani | International... doi.org/10.26858/ijole.v5i2.14109The Role of Technology in ELL Classes in Turkish Republic of Northern Cyprus Barzani International doi 10 26858 ijole v5i2 14109
  5. Investigating the Significance and Benefits of Incorporating Innovative Educational Technology in Teaching... doi.org/10.32996/ijllt.2023.6.1.22Investigating the Significance and Benefits of Incorporating Innovative Educational Technology in Teaching doi 10 32996 ijllt 2023 6 1 22
Read online
File size297.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test