UMSIDAUMSIDA
Journal of Tropical Food and Agroindustrial TechnologyJournal of Tropical Food and Agroindustrial TechnologyPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan terhadap sifat organoleptik tepung tempe gembus. Tempe gembus merupakan hasil fermentasi dari ampas tahu yang memiliki kadar protein yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam daya simpan dan sifat sensori yang sulit diterima di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu pengeringan (70°C dan 80°C), serta waktu pengeringan (5 dan 6 jam). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan bentuk tepung yang dihasilkan. Berdasarkan uji organoleptik, dihasilkan tepung tempe gembus terbaik yaitu dengan perlakuan awal kukus 15 menit, dikeringkan pada suhu 80°C dengan kurun waktu 5 jam. Uji kimia proksimat pada sampel terbaik didapatkan hasil kandungan karbohidrat sebanyak 42,15%, protein sebanyak 33,56%, lemak sebesar 5% kadar air sebesar 11,95%, kadar abu sebesar 0,31%, serta serat sebanyak 6,87%.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu, dan waktu pengeringan secara signifikan memengaruhi warna, aroma, serta rasa tepung tempe gembus, namun tidak berpengaruh pada teksturnya.Tepung tempe gembus terbaik dihasilkan dari perlakuan awal pengukusan selama 15 menit, diikuti pengeringan pada suhu 80°C selama 5 jam (sampel 582).Sampel terbaik ini memiliki kandungan nutrisi yang baik, meliputi karbohidrat 42,15%, protein 33,56%, lemak 5,15%, kadar air 11,95%, kadar abu 0,31%, dan serat 6,87%.
Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe gembus, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam. Studi ini dapat menggunakan alat analisis tekstur yang lebih kuantitatif dan sensitif, serta mengeksplorasi variasi ukuran partikel yang lebih luas setelah pengayakan, untuk mengungkap adanya perbedaan tekstur yang mungkin tidak terdeteksi oleh panelis atau metode pengujian saat ini. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang tekstur akan memungkinkan pengembangan produk pangan dengan karakteristik yang lebih terkontrol. Kedua, karena tempe gembus dikenal mengandung berbagai komponen bioaktif hasil fermentasi yang berkontribusi pada nilai gizi dan fungsionalnya, penelitian selanjutnya sebaiknya berfokus pada analisis kandungan senyawa bioaktif, seperti antioksidan atau isoflavon, dan potensi aktivitas fungsionalnya. Menginvestigasi bagaimana perlakuan awal dan kondisi pengeringan memengaruhi stabilitas dan ketersediaan senyawa-senyawa ini akan sangat berharga untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari tepung tempe gembus. Terakhir, setelah mengidentifikasi formulasi tepung tempe gembus terbaik, penting untuk menguji fungsionalitas dan keberterimaannya dalam berbagai aplikasi produk pangan. Penelitian dapat mengevaluasi kinerja tepung tempe gembus sebagai bahan pengganti sebagian atau seluruh tepung terigu dalam produk seperti roti, mi, atau biskuit, dengan memperhatikan sifat fisik, organoleptik, dan daya simpannya, sehingga dapat mendukung diversifikasi pangan dan potensi komersialisasi di masa depan.
- Optimasi waktu pemanasan awal dan waktu pasteurisasi PEF terhadap asam lemak bebas, vitamin C, dan pH... journal.trunojoyo.ac.id/agrointek/article/view/13173Optimasi waktu pemanasan awal dan waktu pasteurisasi PEF terhadap asam lemak bebas vitamin C dan pH journal trunojoyo ac agrointek article view 13173
- PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN SENSORI TEPUNG TEMPE"BOSOK" | Andriani... jurnal.uns.ac.id/ilmupangan/article/view/13522PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN SENSORI TEPUNG TEMPEBOSOK Andriani jurnal uns ac ilmupangan article view 13522
- PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN PENGGILING JAHE DAN PENGOLAHAN LIMBAH AMPAS JAHE MENJADI BUBUK JAHE | Ngatirah... doi.org/10.31764/jpmb.v4i1.3355PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN PENGGILING JAHE DAN PENGOLAHAN LIMBAH AMPAS JAHE MENJADI BUBUK JAHE Ngatirah doi 10 31764 jpmb v4i1 3355
- PENGONTROLAN ENERGI PANAS DAN KELEMBABAN MENGGUNAKAN SENSOR DHT22 DAN ESP32 PADA PROSES FERMENTASI TEMPE... doi.org/10.56190/jree.v2i1.33PENGONTROLAN ENERGI PANAS DAN KELEMBABAN MENGGUNAKAN SENSOR DHT22 DAN ESP32 PADA PROSES FERMENTASI TEMPE doi 10 56190 jree v2i1 33
- DIVERSIFIKASI PEMBUATAN TEMPE GEMBUS BERBAHAN DASAR AMPAS TAHU GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN KELOMPOK... journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/17514DIVERSIFIKASI PEMBUATAN TEMPE GEMBUS BERBAHAN DASAR AMPAS TAHU GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN KELOMPOK journal ummat ac index php jpmb article view 17514
| File size | 410.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSIDAUMSIDA plantarum Dad-13 menujukkan kandungan nutrisi yang baik dibanding yogurt susu murni. Uji sensoris menunjukkan bahwa yogurt drink probiotik cenderung plantarum Dad-13 menujukkan kandungan nutrisi yang baik dibanding yogurt susu murni. Uji sensoris menunjukkan bahwa yogurt drink probiotik cenderung
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Perlakuan P1 dengan perbandingan 90% tepung mocaf dan 10% tepung tempe menghasilkan biskuit dengan karakteristik organoleptik terbaik. Biskuit yang dihasilkanPerlakuan P1 dengan perbandingan 90% tepung mocaf dan 10% tepung tempe menghasilkan biskuit dengan karakteristik organoleptik terbaik. Biskuit yang dihasilkan
STIKESHBSTIKESHB Permasalahan gizi di Indonesia yang lain ialah anemia, berdasarkan proporsi lain anemia menurut karakteristik, Indonesia pada tahun 2013 remaja putri yaituPermasalahan gizi di Indonesia yang lain ialah anemia, berdasarkan proporsi lain anemia menurut karakteristik, Indonesia pada tahun 2013 remaja putri yaitu
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Secara deskriptif, lebih dari separuh petani di Mojoparon, Pasuruan, mengalami nyeri tingkat sedang sebelum mendapatkan terapi SEFT, dan sebagian besarSecara deskriptif, lebih dari separuh petani di Mojoparon, Pasuruan, mengalami nyeri tingkat sedang sebelum mendapatkan terapi SEFT, dan sebagian besar
APPISIAPPISI Penelitian ini menunjukkan bahwa muffin yang berbahan dasar tepung jagung merupakan alternatif makanan sehat yang potensial dan dapat dikembangkan secaraPenelitian ini menunjukkan bahwa muffin yang berbahan dasar tepung jagung merupakan alternatif makanan sehat yang potensial dan dapat dikembangkan secara
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Diharapkan program ini dapat memberikan inspirasi bagi institusi lain untuk mendorong siswa menjadi wirausaha. Program PKM Ota Jus STIE Mahardhika mengembangkanDiharapkan program ini dapat memberikan inspirasi bagi institusi lain untuk mendorong siswa menjadi wirausaha. Program PKM Ota Jus STIE Mahardhika mengembangkan
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami suatu fenomena atau kejadian secara mendalam. Pendekatan ini berfokus padaPenelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami suatu fenomena atau kejadian secara mendalam. Pendekatan ini berfokus pada
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Model bisnis yang benar adalah kunci kesuksesan bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Temuan di lapangan menunjukkan kurangnya pemahaman mengenai modelModel bisnis yang benar adalah kunci kesuksesan bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Temuan di lapangan menunjukkan kurangnya pemahaman mengenai model
Useful /
STIKESHBSTIKESHB Uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa variasi makanan dan penampilan tidak berkorelasi dengan sisa makanan (p > 0,05), sedangkan rasa makanan memilikiUji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa variasi makanan dan penampilan tidak berkorelasi dengan sisa makanan (p > 0,05), sedangkan rasa makanan memiliki
IVETIVET Hal tersebut memungkinkan pengembangan aplikasi keuangan yang beragam dan mampu mempermudah pengelolaan keuangan khususnya pada perusahaan. Tujuan utamaHal tersebut memungkinkan pengembangan aplikasi keuangan yang beragam dan mampu mempermudah pengelolaan keuangan khususnya pada perusahaan. Tujuan utama
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan budaya organisasi dan gaya kepemimpinan dapat meningkatkan kepuasan kerja, yang pada gilirannya meningkatkanPenelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan budaya organisasi dan gaya kepemimpinan dapat meningkatkan kepuasan kerja, yang pada gilirannya meningkatkan
PCUPCU Penelitian ini bertujuan untuk menemukan keragaman dan persamaan Ume Kbubu ketiga desa di pulau Timor dan kemungkinan penyebab tersebut. Metode analisisPenelitian ini bertujuan untuk menemukan keragaman dan persamaan Ume Kbubu ketiga desa di pulau Timor dan kemungkinan penyebab tersebut. Metode analisis