UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)

Budidaya rumput laut Eucheuma cottonii di wilayah perairan Nusa Lembongan sudah semakin berkembang sejak tahun 2020. Selain dikenal sebagai daerah pariwisata, Nusa Lembongan juga memiliki daya tarik lain yaitu sentra budidaya rumput laut. Rumput laut Eucheuma cottonii dikenal memiliki banyak manfaat dan kasiat salah satunya sebagai imunostimulan alami. Selain itu keragenan yang dihasilkan rumput laut Eucheuma cottonii memiliki potensi besar digunakan dalam berbagai bidang baik itu untuk industri pangan dan non-pangan termasuk bidang kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan mengumpulkan informasi dari berbagai literatur penelitian terdahulu, baik dari jurnal nasional maupun internasional serta database online seperti Researchgate, Google Scholar, dan Direktori Jurnal Akses Terbuka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komponen aktif rumput laut Eucheuma cottonii mengandung alkaloid, saponin, steroid, flavonoid, dan tanin yang sangat bisa berperan dalam bidang kesehatan. Selain itu rumput laut Eucheuma cottonii juga memiliki aktivitas antioksidan dan kandungan karbohidrat yang tinggi dalam berat kering sehingga dapat dikembangkan dalam bidang pangan fungsional.

Rumput laut Eucheuma cottonii hasil budidaya di Nusa Lembongan memiliki potensi besar sebagai bahan baku herbal dan pangan fungsional karena kandungan nutrisinya yang kaya, seperti serat, mineral, dan senyawa bioaktif.Pemanfaatannya tidak hanya mendukung sektor kesehatan melalui produksi suplemen herbal, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan produk pangan fungsional yang bergizi tinggi.Selain itu, budidaya rumput laut ini memberikan dampak positif pada perekonomian lokal dengan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat setempat, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui praktik budidaya yang ramah lingkungan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan ekstraksi senyawa bioaktif dari rumput laut Eucheuma cottonii secara standar dan aman, agar dapat digunakan dalam produk herbal komersial dengan kualitas konsisten. Kedua, diperlukan studi tentang formulasi makanan fungsional praktis berbasis rumput laut ini, seperti camilan atau minuman instan, yang menarik bagi konsumen modern namun tetap mempertahankan manfaat kesehatannya. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari budidaya rumput laut terhadap ekosistem pesisir Nusa Lembongan, agar inovasi produk baru tidak mengorbankan kelestarian lingkungan. Penelitian lanjutan juga sebaiknya mengkaji potensi pemberdayaan ekonomi lokal melalui integrasi rumput laut dalam wisata edukasi budidaya. Selain itu, perlu dikaji pengaruh pengolahan berbeda terhadap aktivitas antioksidan dan efek kesehatan produk turunan. Studi klinis awal terhadap efek imunomodulator dari konsumsi rutin rumput laut ini juga layak digarap. Pengembangan sistem rantai pasok lokal yang efisien dari petani ke produsen perlu diteliti untuk meningkatkan nilai jual. Pemahaman terhadap persepsi masyarakat tentang produk berbasis rumput laut dapat menjadi dasar strategi edukasi dan pemasaran. Akhirnya, penelitian tentang formulasi kosmetik alami yang stabil dan efektif dari ekstrak Eucheuma cottonii perlu dikembangkan untuk memperluas pasar industri. Semua arah penelitian ini harus dilakukan kolaboratif antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah daerah.

  1. Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan | Waruwu... doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236Pendekatan Penelitian Kualitatif Konsep Prosedur Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan Waruwu doi 10 59698 afeksi v5i2 236
  2. Studi Pemanfaatan Rumput Laut (Eucheuma Cottoni) Untuk Bahan Baku Pembuatan Produk Kosmetika. studi pemanfaatan... jonedu.org/index.php/joe/article/view/6998Studi Pemanfaatan Rumput Laut Eucheuma Cottoni Untuk Bahan Baku Pembuatan Produk Kosmetika studi pemanfaatan jonedu index php joe article view 6998
  3. Degradasi hidrotermal Kappaphycus alvarezii: Karakter hidrolisat dan kapabilitas sebagai prebiotik: Hydrothermal... journal.ipb.ac.id/index.php/jphpi/article/view/43568Degradasi hidrotermal Kappaphycus alvarezii Karakter hidrolisat dan kapabilitas sebagai prebiotik Hydrothermal journal ipb ac index php jphpi article view 43568
  4. BERDAYA LEWAT RUMPUT LAUT MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT | Safni | JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS... doi.org/10.31602/jpai.v4i1.1628BERDAYA LEWAT RUMPUT LAUT MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Safni JURNAL PENGABDIAN AL IKHLAS doi 10 31602 jpai v4i1 1628
Read online
File size174.77 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test