UINMADURAUINMADURA
Jurnal Pendidikan Islam - TadrisJurnal Pendidikan Islam - TadrisSelf-regulated learning secara umum dicirikan sebagai partisipan yang aktif yang mengontrol secara efisien pengalaman belajar mereka sendiri dengan cara yang berbeda, mencakup menentukan lingkungan kerja yang produktif dan menggunakan sumber-sumber secara efektif, mengorganisir dan melatih informasi untuk dipelajari, memelihara emosi yang positif selama tugas-tugas akademik, dan mempertahankan kepercayaan motivasi yang positif tentang kemampuan mereka, nilai belajar, dan faktor-faktor yang mempengaruhi belajar. Pebelajar dan pengaturan diri (self-regulation learners) belajar melalui pengalaman dan refleksi diri (self-reflection).
Self-regulated learning merupakan perpaduan keterampilan (skill) dan keinginan (will).Pebelajar yang strategis adalah pebelajar yang belajar merencanakan, mengontrol dan mengevaluasi kognitifnya, motivasi/afektif, perilaku dan proses-proses yang kontekstual.Pebelajar yang mengetahui bagaimana belajar adalah pebelajar yang memotivasi diri, mengetahui kemungkinan dan keterbatasannya, mengontrol dan mengatur proses-proses belajar agar membiasakan diri pada tujuan tugas dan konteks, beroptimis atas performan dan meningkatkan ketrampilan melalui praktek.
Untuk membantu pebelajar agar belajar mereka menjadi efektif, pendidik hendaknya membantu pebelajar menjadi percaya atas cara-cara alternatif terhadap pendekatan situasi belajar. Namun, perlu diingat bahwa strategi belajar yang cocok bagi seorang pebelajar mungkin tidak cocok bagi pebelajar lainnya. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik individu pebelajar. Selain itu, penting untuk menyelidiki bagaimana strategi self-regulated learning dapat diterapkan dalam berbagai konteks belajar, seperti belajar mandiri, belajar kelompok, atau belajar berbasis teknologi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi hubungan antara self-regulated learning dengan faktor-faktor lain seperti motivasi, emosi, dan self-efficacy pebelajar.
| File size | 88.47 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Pembiasaan, seperti piring berbagi di KB RA Perwanida, efektif dalam meningkatkan sikap dermawan anak usia dini karena anak belajar melalui meniru danPembiasaan, seperti piring berbagi di KB RA Perwanida, efektif dalam meningkatkan sikap dermawan anak usia dini karena anak belajar melalui meniru dan
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Citra juga menunjukkan eksistensi organisasi di mata publik, yaitu menunjukkan pandangan publik terhadap organisasi yang terbentuk selama periode waktuCitra juga menunjukkan eksistensi organisasi di mata publik, yaitu menunjukkan pandangan publik terhadap organisasi yang terbentuk selama periode waktu
UTPASUTPAS Interpretasi hasil ini mengindikasikan bahwa perusahaan perlu memperhatikan aspek fisik dan psikologis lingkungan kerja serta memberikan dorongan motivasiInterpretasi hasil ini mengindikasikan bahwa perusahaan perlu memperhatikan aspek fisik dan psikologis lingkungan kerja serta memberikan dorongan motivasi
IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD Fokus regulasi preventif berkontribusi pada melemahnya hubungan antara teknostres dan prestasi akademik. Sebaliknya, fokus regulasi promotif memperkuatFokus regulasi preventif berkontribusi pada melemahnya hubungan antara teknostres dan prestasi akademik. Sebaliknya, fokus regulasi promotif memperkuat
STIEPANCASETIASTIEPANCASETIA Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi, pelatihan, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja AR. Gaya kepemimpinan memberikan dampak yangHasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi, pelatihan, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja AR. Gaya kepemimpinan memberikan dampak yang
UWIKAUWIKA Strategi tersebut menjadi acuan untuk meningkatkan sales dan brand awareness terhadap minat beli konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UKM @EightyninesneaksStrategi tersebut menjadi acuan untuk meningkatkan sales dan brand awareness terhadap minat beli konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UKM @Eightyninesneaks
UnnasUnnas Kesemuanya ini akan mampu membawa peserta didik untuk lebih belajar dengan sungguh-sungguh. Berdasarkan analisis sebanyak 5 hipotesis yang dibangun, secaraKesemuanya ini akan mampu membawa peserta didik untuk lebih belajar dengan sungguh-sungguh. Berdasarkan analisis sebanyak 5 hipotesis yang dibangun, secara
UINMADURAUINMADURA Mau tidak mau umat Islam sendiri harus membuka mata terhadap gejala yang terjadi, baik bersifat politik, sosial, budaya dan lain-lain. Realita kehidupanMau tidak mau umat Islam sendiri harus membuka mata terhadap gejala yang terjadi, baik bersifat politik, sosial, budaya dan lain-lain. Realita kehidupan
Useful /
LANLAN This study analyzes public management within network governance in TOD areas, focusing on the Blok M-Sisingamangaraja corridor using Mu & de Jongs (2016)This study analyzes public management within network governance in TOD areas, focusing on the Blok M-Sisingamangaraja corridor using Mu & de Jongs (2016)
IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD Kesadaran terhadap isu lingkungan semakin meningkat pada dekade terakhir ini. Pada level internasional, peningkatan kesadaran terhadap isu lingkungan telahKesadaran terhadap isu lingkungan semakin meningkat pada dekade terakhir ini. Pada level internasional, peningkatan kesadaran terhadap isu lingkungan telah
IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD Temuan menunjukkan akuntabilitas terutama berorientasi ke atas kepada pimpinan. Kerangka kepemilikan Ilahiah—yang memaknai bahwa harta wakaf menjadiTemuan menunjukkan akuntabilitas terutama berorientasi ke atas kepada pimpinan. Kerangka kepemilikan Ilahiah—yang memaknai bahwa harta wakaf menjadi
IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO Refleksi atas etika moral Rousseau memberikan sumbangsih signifikan dalam memahami pentingnya partisipasi dan kehendak umum warga negara dalam membangunRefleksi atas etika moral Rousseau memberikan sumbangsih signifikan dalam memahami pentingnya partisipasi dan kehendak umum warga negara dalam membangun