POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG

Nursing ArtsNursing Arts

Stres akademik pada mahasiswa muncul akibat kendala pembelajaran yang mengganggu perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian hasil optimal. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa stres akademik dipengaruhi oleh Self-efficacy dan Social Support. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan Self-efficacy dan Social Support terhadap stres akademik pada mahasiswa tingkat 2 Keperawatan Universitas Widya Nusantara. Metode yang digunakan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 136 mahasiswa, ditentukan dengan rumus Slovin dan dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Analisis chi-square menunjukkan nilai chi-square hitung (156,6962) > chi-square tabel (9,488), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara Self-efficacy dan stres akademik. Hasil lain menunjukkan nilai chi-square hitung (126,6427) > chi-square tabel (9,488), yang mengindikasikan hubungan signifikan antara Social Support dan stres akademik. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara Self-efficacy dan Social Support dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat 2 Keperawatan. Mahasiswa disarankan meningkatkan Self-efficacy dan Social Support dengan membangun kepercayaan diri, berinteraksi secara sosial, dan mengelola waktu secara efektif.

Terdapat hubungan erat antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan tingkat stres yang dialami oleh mahasiswa tingkat 2 keperawatan Universitas Widya Nusantara.Semakin baik Self-efficacy dan dukungan sosial yang diterima mahasiswa, semakin rendah tingkat stres akademik yang mereka alami.Mahasiswa disarankan meningkatkan Self-efficacy melalui strategi belajar yang efektif, manajemen waktu yang baik, dan memanfaatkan jaringan sosial sebagai dukungan emosional dan akademik.

Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana intervensi berbasis kecerdasan emosional memengaruhi penurunan stres akademik. Selain itu, perlu dijelajahi hubungan antara strategi pengelolaan stres (seperti relaksasi atau teknik respirasi) dengan efektivitas Self-efficacy dan Social Support. Studi lanjut juga dapat membandingkan peran faktor lingkungan, seperti kualitas fasilitas kampus atau struktur kurikulum, dalam memoderasi hubungan antara variabel yang dipelajari. Penelitian kuantitatif lebih lanjut dapat dikombinasikan dengan metode kualitatif untuk mendalami pengalaman subjektif mahasiswa dalam mengatasi stres akademik.

  1. HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT STRES MAHASISWA ANGKATAN 2021 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA... doi.org/10.30598/molmed.2022.v15.i2.118HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT STRES MAHASISWA ANGKATAN 2021 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA doi 10 30598 molmed 2022 v15 i2 118
  2. PROBLEMATIKA STRES AKADEMIK MAHASISWA TAHUN PERTAMA: BAGAIMANA KETERHUBUNGANNYA DENGAN KONSEP DIRI? |... journal.iain-manado.ac.id/index.php/JIVA/article/view/2530PROBLEMATIKA STRES AKADEMIK MAHASISWA TAHUN PERTAMA BAGAIMANA KETERHUBUNGANNYA DENGAN KONSEP DIRI journal iain manado ac index php JIVA article view 2530
  3. The Reciprocal Longitudinal Relationship Between the Parent-Adole...: Ingenta Connect. reciprocal longitudinal... doi.org/10.2224/sbp.2013.41.9.1519The Reciprocal Longitudinal Relationship Between the Parent Adole Ingenta Connect reciprocal longitudinal doi 10 2224 sbp 2013 41 9 1519
  4. Efikasi Diri dan Stres Akademik pada Mahasiswa Tahun Awal di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas... doi.org/10.33757/jik.v7i2.603Efikasi Diri dan Stres Akademik pada Mahasiswa Tahun Awal di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas doi 10 33757 jik v7i2 603
Read online
File size623.17 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test