STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF

Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja

Diabetes mellitus adalah penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang terus meningkat. Manajemen diet berperan penting dalam pengendalian glukosa darah dan pencegahan komplikasi, namun kepatuhan pasien masih bervariasi. Efikasi diri menjadi faktor utama yang memengaruhi keberhasilan penatalaksanaan diet. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara efikasi diri dengan penatalaksanaan diet pada pasien diabetes mellitus menggunakan desain cross sectional deskriptif dengan 181 responden di wilayah kerja Puskesmas Pasir Panjang. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan April 2024. Analisis statistik menggunakan uji spearman rank menunjukan 36.5% pasien memiliki efikasi diri sedang, sedangkan 51.4% memiliki kepatuhan diet tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dan kepatuhan diet (p=0.000; r=0.785), yang menunjukan korelasi yang sangat kuat. Pasien dengan efikasi diri tinggi cenderung lebih patuh dalam menjalankan diet, sedangkan efikasi diri rendah berhubungan dengan kepatuhan diet rendah. Dengan demikian, peningkatan efikasi diri perlu menjadi perhatian dalam intervensi untuk mendukung kepatuhan diet pasien diabetes mellitus.

Adanya korelasi yang sangat kuat dan bermakna antara efikasi diri dan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus.Semakin tinggi efikasi diri, semakin tinggi pula kepatuhan diet pasien diabetes mellitus.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat mengeksplorasi kontribusi faktor-faktor lain seperti sosiodemografi, psikologis dan budaya yang berkontribusi dalam penatalaksanaan diet pasien diabetes mellitus. Selain itu, intervensi guna meningkatkan efikasi diri dapat diterapkan sebagai strategi meningkatkan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus.

Read online
File size311.64 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test