STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaBesarnya kasus Tuberkulosis di dunia dan Indonesia menempati nomor urut ke 2, Puskesmas Gasing Laut menyumbang jumlah penderita yang tidak sedikit. Adanya resiko peningkatan jumlah penderita Tuberkulosis apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei-Juni 2025. Populasi dan sampel penelitian ini adalah penderita TBC paru yang masih menjalani pengobatan di Puskesmas Gasing Laut. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji Chi square dnegan tingkat kemaknaan 95% dan analisa multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini didapatkan nilai pvalue pada variabel usia p value 0.637, variable jenis kelamin p value 0.217, variable pendidikan 0.441, pengetahuan 0,001, pekerjaan 1.000, sikap 0.035, dukungan keluarga 0.080, efek samping obat pvalue 0.010, Jarak tempuh rumah ke Puskesmas 1.000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya korelasi antara variable pengetahuan, sikap, sukungan keluarga dan efek samping obat dengan kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis dan sebaliknya tidak didapatkan korelasi antara variable usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan jarak tempuh rumah ke puskesmas sedangkan variabel yang paling dominan adalah pengetahuan nilai OR = 30,332 (95% CI : 2,408-382,129) sehingga responden dengan pengetahuan tinggi memiliki peluang 30,332 kali lebih tinggi pada kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dibandingkan responden yang berpengetahuan rendah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti-tuberkulosis.Usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan jarak tempuh rumah ke puskesmas tidak menunjukkan korelasi signifikan dengan kepatuhan.Sikap dan dukungan keluarga juga menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan minum obat.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien TB paru, terutama di daerah dengan tingkat kepatuhan yang rendah. Selain itu, perlu dilakukan studi intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pasien serta keluarga mengenai pentingnya pengobatan TB secara teratur dan lengkap. Penelitian lebih lanjut juga dapat difokuskan pada pengembangan model pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berpusat pada pasien, dengan melibatkan peran aktif tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pengobatan TB. Studi komparatif antara berbagai strategi intervensi juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum obat dan mengurangi angka kegagalan pengobatan TB.
- ANALISIS FAKTOR KEPATUHAN TERAPI OBAT ANTI TUBERKULOSIS KOMBINASI DOSIS TETAP PADA PENDERITA TUBERKULOSIS... doi.org/10.52031/edj.v4i2.60ANALISIS FAKTOR KEPATUHAN TERAPI OBAT ANTI TUBERKULOSIS KOMBINASI DOSIS TETAP PADA PENDERITA TUBERKULOSIS doi 10 52031 edj v4i2 60
- Korelasi Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien TB Paru | Journal of... doi.org/10.47065/jharma.v4i3.3670Korelasi Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien TB Paru Journal of doi 10 47065 jharma v4i3 3670
- Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Terhadap Pengobatan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas... doi.org/10.52298/ihsj.v2i1.25Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Terhadap Pengobatan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas doi 10 52298 ihsj v2i1 25
| File size | 434.42 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Nilai minimum kadar laju endap darah 1 dan nilai maximum kadar laju endap darah 4. Nilai rata-rata laju endap darah 2,74 dengan standar deviasi 1,109.Nilai minimum kadar laju endap darah 1 dan nilai maximum kadar laju endap darah 4. Nilai rata-rata laju endap darah 2,74 dengan standar deviasi 1,109.
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Pendekatan proses keperawatan digunakan dalam pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Diagnosa keperawatan utama yangPendekatan proses keperawatan digunakan dalam pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Diagnosa keperawatan utama yang
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 55 responden (50,9%) memiliki self‑efficacy baik, sementara 40 responden (37,0%) menunjukan kepatuhanHasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 55 responden (50,9%) memiliki self‑efficacy baik, sementara 40 responden (37,0%) menunjukan kepatuhan
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi,Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi,
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Metode yang digunakan dalam penyusunan kasus ini adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang masalah kesehatan dan keperawatan yang di hadapiMetode yang digunakan dalam penyusunan kasus ini adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang masalah kesehatan dan keperawatan yang di hadapi
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Berdasarkan evaluasi, maka disimpulkan edukasi kesehatan keluarga dan penerapan teknik non-farmakologis seperti kompres hangat secara efektif mampu meningkatkanBerdasarkan evaluasi, maka disimpulkan edukasi kesehatan keluarga dan penerapan teknik non-farmakologis seperti kompres hangat secara efektif mampu meningkatkan
UNHAJUNHAJ Paru pada masyarakat di lingkungan XIX yang semula nilai rata-rata 48,32 menjadi 89,78. Program ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan yang tepat danParu pada masyarakat di lingkungan XIX yang semula nilai rata-rata 48,32 menjadi 89,78. Program ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan yang tepat dan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Indonesia berada di urutan ke-3 setelah Cina dan India sebagai penyumbang penderita TB di dunia dengan angka kematian akibat TB yang amat tinggi, AsiaIndonesia berada di urutan ke-3 setelah Cina dan India sebagai penyumbang penderita TB di dunia dengan angka kematian akibat TB yang amat tinggi, Asia
Useful /
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF WHO menyatakan pada tahun 2021 ada 10 juta orang terinfeksi Tb paru setiap tahunnya, dan 1,5 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya. Berdasarkan hasilWHO menyatakan pada tahun 2021 ada 10 juta orang terinfeksi Tb paru setiap tahunnya, dan 1,5 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya. Berdasarkan hasil
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF The spearman rho test showed a value of p = 0. 01 (p < a; a = 0. 05), indicating that there is a significant relationship between the level of academicThe spearman rho test showed a value of p = 0. 01 (p < a; a = 0. 05), indicating that there is a significant relationship between the level of academic
UNHAJUNHAJ Perilaku masyarakat dalam penggunaan dan penyimpanan obat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya kejadian yang tidak diharapkan selama menjalaniPerilaku masyarakat dalam penggunaan dan penyimpanan obat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya kejadian yang tidak diharapkan selama menjalani
UNHAJUNHAJ Dampak kekurangan gizi akan menghambat proses pertumbuhan pada anak seperti stunting dan wasting, yang berakibat pada tingkat kecerdasan tidak maksimalDampak kekurangan gizi akan menghambat proses pertumbuhan pada anak seperti stunting dan wasting, yang berakibat pada tingkat kecerdasan tidak maksimal