STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI
JKBLJKBLPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor‑faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien gangguan jiwa di Puskesmas Medan Denai. Penelitian ini menggunakan desain survei kuantitatif analitis. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang dipilih dengan teknik purposif acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur variabel dukungan keluarga, psikoedukasi, status ekonomi, serta dukungan tenaga kesehatan, bersamaan dengan kepatuhan pengobatan. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data adalah uji chi‑square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa dukungan keluarga, psikoedukasi, status ekonomi, dan bantuan tenaga kesehatan secara signifikan memengaruhi kepatuhan pengobatan (p<0,05), dengan status ekonomi menjadi faktor paling berpengaruh, diikuti oleh dukungan tenaga kesehatan dan dukungan keluarga. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan, serta perlunya peningkatan akses layanan psikoedukasi untuk memperbaiki kepatuhan pada pasien gangguan jiwa di Puskesmas Medan Denai.
Penelitian ini yang dilakukan di Puskesmas Medan Denai pada tahun 2024 menganalisis faktor‑faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan pada individu dengan gangguan jiwa.Hasil menunjukkan bahwa dukungan tenaga kesehatan secara signifikan memengaruhi kepatuhan, dengan status ekonomi menjadi faktor paling berpengaruh.Temuan menegaskan pentingnya dukungan sosial dari keluarga dan tenaga kesehatan serta perlunya perhatian lebih pada faktor ekonomi dalam merancang intervensi yang efektif.
Penelitian lanjutan dapat melakukan uji coba terkontrol secara acak untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan keluarga terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien gangguan jiwa, dengan membandingkan kelompok yang menerima intervensi edukasi keluarga versus kelompok kontrol yang hanya mendapatkan layanan standar. Selanjutnya, studi kuasi‑eksperimental dapat meneliti dampak bantuan ekonomi, misalnya pemberian voucher atau subsidi biaya transportasi, terhadap tingkat kepatuhan pada pasien berstatus ekonomi rendah, serta mengidentifikasi mekanisme mediasi yang terlibat. Selain itu, penelitian observasional longitudinal selama dua belas bulan dapat menilai penggunaan aplikasi mobile health yang mengintegrasikan pengingat minum obat dan materi psikoedukasi, untuk menentukan apakah kombinasi teknologi digital dan edukasi meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan dibandingkan dengan pendekatan konvensional.
| File size | 184.52 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 29,5% responden mengalami obesitas, 56,8% asupan energi berlebih, 75% asupan protein berlebih, 72,7% asupanHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 29,5% responden mengalami obesitas, 56,8% asupan energi berlebih, 75% asupan protein berlebih, 72,7% asupan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Teknik ini dilakukan selama 30 kali pemijatan searah jarum jam hingga terasa ngilu. Hal ini dapat dilakukan oleh ibu hamil dalam keadaan rileks dan dimanaTeknik ini dilakukan selama 30 kali pemijatan searah jarum jam hingga terasa ngilu. Hal ini dapat dilakukan oleh ibu hamil dalam keadaan rileks dan dimana
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satuAnemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Jumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi adalah 20 orang, dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 10 orang kelompok treatment 1 dan 10 orangJumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi adalah 20 orang, dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 10 orang kelompok treatment 1 dan 10 orang
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS E program pada bayi pasca resusitasi di Puskesmas Kampili dan Somba Opu Kab. Gowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkanE program pada bayi pasca resusitasi di Puskesmas Kampili dan Somba Opu Kab. Gowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Data dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkan sejak awal pandemi hingga Juli 2021 terdapat 15 kasus COVID-19 yang terjadi pada masyarakat di perumahanData dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkan sejak awal pandemi hingga Juli 2021 terdapat 15 kasus COVID-19 yang terjadi pada masyarakat di perumahan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Ada hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food (p=0,035). Kesimpulan. Frekuensi penggunaan media sosial berpengaruhAda hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food (p=0,035). Kesimpulan. Frekuensi penggunaan media sosial berpengaruh
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Studi in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa jamblang dapat memberikan perbaikan melalui penurunan glukosa darah, perbaikan struktur histopatologi hatiStudi in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa jamblang dapat memberikan perbaikan melalui penurunan glukosa darah, perbaikan struktur histopatologi hati
Useful /
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Intervensi yoga prenatal dilaksanakan empat kali selama dua minggu, masing‑masing 30–60 menit. Data dikumpulkan menggunakan lembar cek terstrukturIntervensi yoga prenatal dilaksanakan empat kali selama dua minggu, masing‑masing 30–60 menit. Data dikumpulkan menggunakan lembar cek terstruktur
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI The study confirms the effectiveness of both techniques, but tera gymnastics proved more impactful in minimizing discomfort. This research highlights theThe study confirms the effectiveness of both techniques, but tera gymnastics proved more impactful in minimizing discomfort. This research highlights the
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Pasien menerima sesi MMT selama 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut‑turut. Kekuatan otot diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakanPasien menerima sesi MMT selama 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut‑turut. Kekuatan otot diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan
HTPHTP Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Naena Muktipur Timika Papua.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Naena Muktipur Timika Papua.