STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI
JKBLJKBLStunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang kritis yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Di kecamatan Cibeber, 6,83% dari total 1.339 anak prasekolah stunting, dengan angka tertinggi diamati di RW 08 (38 anak), RW 06 (32), dan RW 03 (22). Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2/2020, stunting didefinisikan sebagai skor-z tinggi untuk usia di bawah –2 SD. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah pelatihan antropometri menggunakan aplikasi seluler BERAKSI dapat meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan masyarakat tentang deteksi stunting dini. Menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pre-test–post-test, kami melibatkan semua 18 petugas kesehatan masyarakat dari Posyandu Rose A dan B di RW 08, Cibeber. Sebelum pelatihan, 56% (10) petugas kesehatan masyarakat menunjukkan pengetahuan yang baik, 33% (6) cukup, dan 11% (2) buruk. Setelah pelatihan, semua petugas kesehatan masyarakat (100%) mencapai pengetahuan yang baik. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan antropometri komprehensif, dikombinasikan dengan panduan berbasis aplikasi, secara signifikan meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan masyarakat. Untuk pengawasan pertumbuhan dan pencatatan yang akurat dalam buku kesehatan ibu dan anak, petugas kesehatan masyarakat harus memiliki keterampilan antropometri standar dan kemahiran.
Sebelum pelatihan, 56% petugas kesehatan masyarakat menunjukkan pengetahuan yang baik.Setelah pelatihan antropometri dan dukungan digital, 100% mencapai tingkat pengetahuan yang baik.Peningkatan pengetahuan dipengaruhi oleh pelatihan, latar belakang pendidikan, pengalaman petugas kesehatan masyarakat, dan intervensi pendukung oleh otoritas kesehatan.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi implementasi aplikasi BERAKSI dalam kegiatan pengukuran antropometri di Posyandu, termasuk persepsi dan tantangan yang dihadapi oleh petugas kesehatan masyarakat. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan antropometri dan penggunaan aplikasi BERAKSI terhadap penurunan angka stunting di wilayah penelitian. Penelitian ini dapat mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan praktik petugas kesehatan masyarakat, serta dampaknya terhadap status gizi anak-anak. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas kombinasi pelatihan antropometri, penggunaan aplikasi BERAKSI, dan intervensi gizi lainnya dalam mencegah stunting. Penelitian ini dapat melibatkan kelompok kontrol dan membandingkan hasil antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol untuk menentukan efektivitas intervensi yang diimplementasikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara meningkatkan kualitas pengukuran antropometri dan mencegah stunting di tingkat masyarakat.
| File size | 177.21 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan asupan energi (p=0,068), asupan protein (p=0,085), asupan lemak (0,081), dan asupan karbohidratHasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan asupan energi (p=0,068), asupan protein (p=0,085), asupan lemak (0,081), dan asupan karbohidrat
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi AcupressureKondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Acupressure
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, kadar hemoglobin,Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, kadar hemoglobin,
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Jumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi adalah 20 orang, dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 10 orang kelompok treatment 1 dan 10 orangJumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi adalah 20 orang, dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 10 orang kelompok treatment 1 dan 10 orang
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Gowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan S. E program pada bayi pasca resusitasi selama proses rujukan guna mencegahGowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan S. E program pada bayi pasca resusitasi selama proses rujukan guna mencegah
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkanTeknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kebiasaan mengonsumsi fast food umumnya tergolong jarang (56,5%). Ada hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast foodKebiasaan mengonsumsi fast food umumnya tergolong jarang (56,5%). Ada hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Bagian morfologi daun dan biji merupakan bagian yang paling banyak digunakan. Skrining fitokimia terhadap tanaman ini menunjukkan adanya senyawa metabolitBagian morfologi daun dan biji merupakan bagian yang paling banyak digunakan. Skrining fitokimia terhadap tanaman ini menunjukkan adanya senyawa metabolit
Useful /
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 17 responden (32,1%) mengalami stunting dan sebanyak 36 responden (67,9%) tidak mengalami stunting. Sehingga,Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 17 responden (32,1%) mengalami stunting dan sebanyak 36 responden (67,9%) tidak mengalami stunting. Sehingga,
IAINPTKIAINPTK Melalui pendekatan kualitatif berbasis teks, penelitian ini memperlakukan fatwa sebagai teks hukum Islam yang dianalisis dari segi struktur, argumentasi,Melalui pendekatan kualitatif berbasis teks, penelitian ini memperlakukan fatwa sebagai teks hukum Islam yang dianalisis dari segi struktur, argumentasi,
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Kegentingan memelihara dan melindungi lingkungan sosial tidak hanya mencakup lima Maqasid Al-Shariah, tetapi lebih luas karena mencakup tindakan dan sikapKegentingan memelihara dan melindungi lingkungan sosial tidak hanya mencakup lima Maqasid Al-Shariah, tetapi lebih luas karena mencakup tindakan dan sikap
CERICCERIC Makna dukungan digambarkan dengan tema kesenangan batin. Harapan lansia digambarkan dengan tema mempertahankan hubungan. Hasil penelitian ini diharapkanMakna dukungan digambarkan dengan tema kesenangan batin. Harapan lansia digambarkan dengan tema mempertahankan hubungan. Hasil penelitian ini diharapkan