STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI
JKBLJKBLFamily planning is an action that helps husband and wife avoid unwanted pregnancies, regulate the interval between pregnancies, control the time of birth in relation to the age of the husband and wife, and determine the number of children in the family, according to the WHO. Statistical data from the BKKBN shows that the achievement of new KB participants has decreased significantly. The purpose of the study was to determine the effect of the use of the WHO Contraception application on women of childbearing age in choosing contraceptives. The research design was pre-experiment with one group pretest-posttest, with 40 respondents. The results of the study showed that 37 people (92.5%) had good knowledge after being given the WHO contraception application, indicating that its use can increase knowledge of women of childbearing age.
5% (37 people) showing improvement after using the WHO contraception application.This indicates a positive influence of the application on the knowledge of women of childbearing age regarding contraceptive choices.Therefore, the WHO Contraception application proves useful in this era, aiding women in selecting appropriate contraceptive methods.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas aplikasi WHO Contraception KB dalam konteks budaya dan sosial yang berbeda di Indonesia, mengingat keberagaman karakteristik populasi. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penggunaan aplikasi ini dengan metode konseling keluarga berencana konvensional untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi pengguna aplikasi, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi adopsi dan keberlanjutan penggunaan aplikasi ini dalam jangka panjang, sehingga dapat meningkatkan desain dan implementasi aplikasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna secara lebih optimal.
| File size | 137.24 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 44 responden yang diperolehJenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 44 responden yang diperoleh
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value: 0,000 < α: 0,05, sehingga dapat diambil keputusanBerdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value: 0,000 < α: 0,05, sehingga dapat diambil keputusan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Namun, tidak ada peningkatan signifikan pada kadar hemoglobin. Penelitian lanjutan diharapkan mengembangkan metode intervensi yang lebih lama untuk memperolehNamun, tidak ada peningkatan signifikan pada kadar hemoglobin. Penelitian lanjutan diharapkan mengembangkan metode intervensi yang lebih lama untuk memperoleh
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh Mobilisasi saraf dan Spinal Mobilization With Leg Movement (SMWLM) terhadapMetode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh Mobilisasi saraf dan Spinal Mobilization With Leg Movement (SMWLM) terhadap
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan KampiliPenelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan Kampili
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sebaiknya masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin tidak menghabiskan waktu terlalu lama di ruang publik. Sebanyak 52,9%Sebaiknya masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin tidak menghabiskan waktu terlalu lama di ruang publik. Sebanyak 52,9%
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja di KotaTujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja di Kota
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Bagian morfologi daun dan biji merupakan bagian yang paling banyak digunakan. Skrining fitokimia terhadap tanaman ini menunjukkan adanya senyawa metabolitBagian morfologi daun dan biji merupakan bagian yang paling banyak digunakan. Skrining fitokimia terhadap tanaman ini menunjukkan adanya senyawa metabolit
Useful /
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pre-test–post-test, kami melibatkan semua 18 petugas kesehatan masyarakat dari Posyandu Rose A dan BMenggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pre-test–post-test, kami melibatkan semua 18 petugas kesehatan masyarakat dari Posyandu Rose A dan B
HTPHTP Untuk meningkatkan pelaksanaan K3 RS, diperlukan indikator pencapaian dalam perencanaan K3 dan monitoring evaluasi secara berkala. Pelaksanaan SMK3 diUntuk meningkatkan pelaksanaan K3 RS, diperlukan indikator pencapaian dalam perencanaan K3 dan monitoring evaluasi secara berkala. Pelaksanaan SMK3 di
CERICCERIC Rekomendasi hasil penelitian CBT dijadikan salah satu terapi spesialis bagi klien GGK di unit hemodialisa pada khususnya dan klien yang mengalami gangguanRekomendasi hasil penelitian CBT dijadikan salah satu terapi spesialis bagi klien GGK di unit hemodialisa pada khususnya dan klien yang mengalami gangguan
CERICCERIC Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen post test only yang bertujuan untuk membuktikan efektifitas pencegahan lukaPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen post test only yang bertujuan untuk membuktikan efektifitas pencegahan luka