POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI

Health Information : Jurnal PenelitianHealth Information : Jurnal Penelitian

Latar belakang: Gagal jantung menyebabkan penurunan fungsi tubuh yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Dukungan keluarga terbukti memengaruhi manajemen diri pada penyakit kronis, namun bukti empiris pada gagal jantung di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Menganalisis . Metode: Penelitian deskriptif-korelatif dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 317 responden di Poliklinik Jantung RS Universitas Sebelas Maret yang diseleksi melalui purposive sampling. Instrumen adalah kuesioner Family Support Scale (FSS) dan Heart Failure Somatic Perception Scale (HFSPS). Hasil: Uji korelasi Spearman menghasilkan p-value 0,000 dan koefisien korelasi -0,775, menunjukkan korelasi negatif kuat yang berarti peningkatan dukungan keluarga secara signifikan menekan persepsi gejala. Simpulan: Dukungan keluarga berperan penting dalam menurunkan tingkat keparahan gejala pada pasien gagal jantung. Saran: Diperlukan intervensi berbasis keluarga dalam edukasi dan perawatan berkelanjutan untuk optimalisasi manajemen gejala gagal jantung.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang kuat antara dukungan keluarga dan tingkat keparahan gejala pada pasien gagal jantung.Dukungan keluarga berperan penting dalam membantu pasien mengelola kondisi kronis mereka.Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu melibatkan keluarga secara aktif dalam perawatan pasien, dan diperlukan penguatan program berbasis keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman pasien dan keluarga dalam menerima dan memberikan dukungan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat efektivitas dukungan keluarga. Kedua, penelitian intervensi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi dan pelatihan berbasis keluarga dalam meningkatkan dukungan keluarga dan mengurangi tingkat keparahan gejala pada pasien gagal jantung. Program ini dapat mencakup pelatihan keterampilan komunikasi, manajemen stres, dan pemecahan masalah bagi anggota keluarga. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan dalam dukungan keluarga dan gejala pasien dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi faktor-faktor prediktif yang dapat membantu mengidentifikasi pasien yang paling membutuhkan intervensi dukungan keluarga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran dukungan keluarga dalam manajemen gagal jantung dan berkontribusi pada pengembangan strategi perawatan yang lebih efektif dan berpusat pada pasien.

  1. Universal definition and classification of heart failure: a report of the Heart Failure Society of America,... doi.org/10.1002/ejhf.2115Universal definition and classification of heart failure a report of the Heart Failure Society of America doi 10 1002 ejhf 2115
  2. 2022 AHA/ACC/HFSA Guideline for the Management of Heart Failure: A Report of the American College of... ahajournals.org/doi/10.1161/CIR.00000000000010632022 AHA ACC HFSA Guideline for the Management of Heart Failure A Report of the American College of ahajournals doi 10 1161 CIR 0000000000001063
  3. Symptom clusters and quality of life among patients with chronic heart failure: A cross‐sectional... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jjns.12366Symptom clusters and quality of life among patients with chronic heart failure A crossyAAAasectional onlinelibrary wiley doi 10 1111 jjns 12366
  1. #hidup pasien lansia#hidup pasien lansia
  2. #dukungan keluarga#dukungan keluarga
Read online
File size362.25 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-3i9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test