UNPARUNPAR
Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalJurnal Ilmiah Hubungan InternasionalPerserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dikenal sebagai organisasi yang menaungi seluruh negara, menjaga perdamaian dunia dan kestabilan diantara negara-negara. PBB memiliki kewenangan untuk membantu negara-negara yang terlibat konflik apabila dianggap sudah sampai tahap darurat, dimana negara yang terlibat tidak mampu menyelesaikan sendiri. Langkah yang dilakukan oleh PBB adalah mengirimkan pasukan perdamaian, menjadi negosiator, atau mediator. Langkah-langkah yang dilakukan PBB merupakan langkah-langkah dalam meresolusi konflik. Akan tetapi, peranan PBB sebagai organisasi yang bertujuan untuk mencapai perdamaian dunia dihadapkan kepada beberapa tantangan. Selain itu, peranan PBB yang kurang baik pada masa Perang Dunia dan Perang Dingin membuat masyarakat dunia kurang mempercayai kapabilitas PBB. Di dalam artikel ini, penulis akan membahas langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh PBB khususnya pasukan perdamaian dan peranan PBB sebagai mediator dalam menangani konflik. Selanjutnya, akan dipaparkan perubahan-perubahan yang sudah dilakukan oleh PBB dalam memperbaiki kinerja organisasi. Terakhir, akan dipaparkan tantangan dan prioritas PBB dalam usaha untuk meresolusi konflik dan menjaga perdamaian dunia.
Berdasarkan analisis terhadap peran PBB sejak paska Perang Dingin, terlihat bahwa PBB telah memperluas dan memperdalam misi perdamaian melalui inovasi strategi seperti Rapid Deployment dan integrasi peacemaking, peacekeeping, dan peacebuilding.Tantangan utama yang dihadapi mencakup hak veto, respons yang terlambat, serta kompleksitas konflik internal yang memerlukan kapabilitas militer, diplomasi, dan bantuan kemanusiaan secara terpadu.Untuk meningkatkan efektivitas, PBB perlu mengoptimalkan mekanisme Rapidly Deployable Mission Headquarters, memperkuat sistem evaluasi operasional, dan menyesuaikan kebijakan Dewan Keamanan dengan dinamika geopolitik global.
Dalam penelitian lanjutan, pertama dapat dikaji efektivitas model Rapidly Deployable Mission Headquarters (RDMHQ) dalam merespon krisis perdamaian akut di berbagai wilayah konflik, misalnya dengan membandingkan waktu tanggap dan hasil operasional di kawasan Afrika dan Asia. Kedua, sebuah studi komparatif dapat menelusuri penerapan integrasi peacemaking, peacekeeping, dan peacebuilding dalam satu misi terpadu, untuk menilai bagaimana koordinasi antar-fungsi tersebut memengaruhi keberlanjutan perdamaian pasca-penempatan pasukan PBB. Ketiga, riset dapat diarahkan pada mekanisme adaptasi kebijakan Dewan Keamanan terhadap tantangan hak veto dan prinsip kedaulatan negara, termasuk opsi kebijakan yang memperkecil hambatan veto dalam keputusan cepat untuk penyelamatan nyawa sipil. Dengan mengajukan ketiga ide ini, penelitian baru akan memberikan peta jalan bagi peningkatan kapasitas PBB dalam konteks geopolitik yang terus berubah.
| File size | 496.8 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
DHSJOURNALDHSJOURNAL Namun, aspek dokumentasi transaksi masih perlu diperkuat, khususnya penyimpanan bukti fisik seperti kwitansi dan cek. Masjid Assalam Purimas Surabaya telahNamun, aspek dokumentasi transaksi masih perlu diperkuat, khususnya penyimpanan bukti fisik seperti kwitansi dan cek. Masjid Assalam Purimas Surabaya telah
HTPHTP Tinjauan sistematis ini menemukan bukti bahwa relaksasi merupakan metode non-farmakologis yang efektif untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi stresTinjauan sistematis ini menemukan bukti bahwa relaksasi merupakan metode non-farmakologis yang efektif untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres
RAHARJARAHARJA Dalam artikel ini dijelaskan mengenai masalah-masalah yang timbul serta pemecahan masalah yang diteliti. Selain itu terdapat 3 (tiga) ciri khas dan 7 (tujuh)Dalam artikel ini dijelaskan mengenai masalah-masalah yang timbul serta pemecahan masalah yang diteliti. Selain itu terdapat 3 (tiga) ciri khas dan 7 (tujuh)
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Hasil menunjukkan bahwa pemberdayaan memberikan dampak positif paling signifikan terhadap kinerja organisasi, diikuti oleh kerja tim dan pembelajaran berkelanjutan.Hasil menunjukkan bahwa pemberdayaan memberikan dampak positif paling signifikan terhadap kinerja organisasi, diikuti oleh kerja tim dan pembelajaran berkelanjutan.
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Latar belakang penelitian ini berangkat dari problem kinerja ASN pada kantor Kemenag Banyumas yang kaku dan kurang ada gairah atau semangat kerja yangLatar belakang penelitian ini berangkat dari problem kinerja ASN pada kantor Kemenag Banyumas yang kaku dan kurang ada gairah atau semangat kerja yang
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penekanan pada studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui observasi,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penekanan pada studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui observasi,
GOODWOODPUBGOODWOODPUB Keterbatasan: Faktor diversitas tenaga kerja lain (seperti agama, kebangsaan, dll. ) tidak dipertimbangkan dalam penelitian ini. Kontribusi: Hasil menunjukkanKeterbatasan: Faktor diversitas tenaga kerja lain (seperti agama, kebangsaan, dll. ) tidak dipertimbangkan dalam penelitian ini. Kontribusi: Hasil menunjukkan
UICMUICM Perbaikan diperlukan agar mampu meningkatkan kapabilitas secara bersamaan. Rekomendasi utama yang diajukan antara lain pembuatan Standard Operating ProcedurePerbaikan diperlukan agar mampu meningkatkan kapabilitas secara bersamaan. Rekomendasi utama yang diajukan antara lain pembuatan Standard Operating Procedure
Useful /
IAINTAKENGONIAINTAKENGON Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. Kemandirian belajarPenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. Kemandirian belajar
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Hasil ini menunjukkan efektivitas media digital interaktif berbasis gamifikasi dalam meningkatkan kompetensi 4C mahasiswa. Studi ini menunjukkan bahwaHasil ini menunjukkan efektivitas media digital interaktif berbasis gamifikasi dalam meningkatkan kompetensi 4C mahasiswa. Studi ini menunjukkan bahwa
STIMSUKMAMEDANSTIMSUKMAMEDAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, uji analisa menggunakan uji instrumen yaitu uji validitasMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, uji analisa menggunakan uji instrumen yaitu uji validitas
CAHAYA ICCAHAYA IC Temuan Utama: Saran yang ditunjukkan dalam studi lain yang serupa dan guru mata pelajaran sains di sekolah menengah pertama diharapkan studi lain dapatTemuan Utama: Saran yang ditunjukkan dalam studi lain yang serupa dan guru mata pelajaran sains di sekolah menengah pertama diharapkan studi lain dapat