UICMUICM

Ekonam: Jurnal Ekonomi, Akuntansi & ManajemenEkonam: Jurnal Ekonomi, Akuntansi & Manajemen

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai lembaga teknis daerah yang merupakan unsur penunjang tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan khusus, yaitu urusan perpustakaan dan kearsipan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah memanfaatkan penerapan teknologi informasi (TI). Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas tata kelola TI di Perpustakaan dan Arsip dengan menggunakan framework COBIT 5. Dilakukan dengan metode PAM (Process Asseement Model). Pengukuran dimulai dengan mengidentifikasi masalah dan memetakannya ke proses COBIT 5 yang relevan. Kemudian penilaian terhadap 12 proses terpilih COBIT 5 dilakukan untuk mengetahui tingkat kapabilitas saat ini dan juga tingkat kapabilitas yang akan dicapai di Perpustakaan dan Arsip sebagian besar di tingkat 2 (mengelola). Dari hasil pengukuran tersebut kemudian ditentukan rekomendasi perbaikan untuk mencapai tingkat kapabilitas yang diharapkan, dimana pada tingkat kapabilitas target berada pada level 3 (mapan) dan 4 (predictable). Perbaikan diperlukan agar mampu meningkatkan kapabilitas secara bersamaan. Rekomendasi utama yang diajukan antara lain pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) untuk setiap kegiatan TI, serta peningkatan kuantitas dan kualitas SDM TI. Rekomendasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja dan sebagai acuan perbaikan tata kelola TI di masa mendatang.

Pengukuran kapabilitas tata kelola TI di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggunakan kerangka kerja COBIT 5 menunjukkan bahwa sebagian besar proses TI berada pada tingkat 2 (Manage Process).Terdapat pula proses yang berada pada level 0 (Incomplete Process), level 1 (Performed Process), dan level 3 (Established).Untuk meningkatkan kapabilitas tata kelola TI, diperlukan perbaikan pada domain Evaluate, Direct, and Assess (EDM), Align, Plan, and Organize (APO), Build, Acquire, and Implement (BAI), serta Deliver Service and Support (DSS) dengan fokus pada pembuatan standar kerja, pendokumentasian, dan peningkatan koordinasi pengawasan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak implementasi COBIT 5 terhadap peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan di Perpustakaan dan Kearsipan, tidak hanya pada aspek tata kelola TI. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat kapabilitas tata kelola TI di Perpustakaan dan Kearsipan dengan lembaga pemerintah lainnya yang serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model implementasi COBIT 5 yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik Perpustakaan dan Kearsipan, termasuk mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti sumber daya yang tersedia dan budaya organisasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang efektivitas COBIT 5 dalam meningkatkan tata kelola TI dan mendukung pencapaian tujuan strategis Perpustakaan dan Kearsipan, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan praktik tata kelola TI yang lebih baik di sektor publik.

  1. #audit tata kelola#audit tata kelola
  2. #tata kelola teknologi#tata kelola teknologi
Read online
File size376.86 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1ZI
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test