POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI

Health Information : Jurnal PenelitianHealth Information : Jurnal Penelitian

Latar belakang: Penggunaan kontrasepsi postpartum di Indonesia belum optimal, meningkatkan risiko kehamilan jarak dekat. Tujuan: Menilai pengaruh konseling kontrasepsi berulang terhadap ibu postpartum. Metode: Quasi-experimental pretest-posttest with control group pada 90 ibu postpartum (45 perlakuan, 45 kontrol) dipilih purposive di Kabupaten Sragen. Kelompok perlakuan mendapat lima sesi konseling, kelompok kontrol tanpa intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Skor kelompok perlakuan meningkat signifikan dibandingkan kontrol. Pengambilan keputusan meningkat bermakna hanya pada kelompok perlakuan, disertai peningkatan penggunaan MKJP (IUD 28,9%). Simpulan: Konseling efektif meningkatkan pengetahuan dan pengambilan keputusan kontrasepsi postpartum.

Konseling terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pengambilan keputusan terkait penggunaan kontrasepsi pada ibu postpartum.Hasil penelitian ini mengindikasikan pentingnya penerapan konseling yang terstruktur dan berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan ibu nifas.Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ibu postpartum mengenai pilihan kontrasepsi yang tersedia dan mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan reproduksinya.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain Randomized Controlled Trial (RCT) untuk meminimalkan bias seleksi dan meningkatkan validitas hasil. Kedua, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu postpartum terhadap konseling kontrasepsi, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas konseling. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul konseling yang disesuaikan dengan karakteristik budaya dan sosial masyarakat setempat, guna meningkatkan penerimaan dan efektivitas konseling. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi ibu postpartum di Indonesia.

  1. Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Keluarga Berencana Memengaruhi Penggunaan Keluarga Berencana Pasca Persalinan... doi.org/10.32922/jkp.v11i2.700Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Keluarga Berencana Memengaruhi Penggunaan Keluarga Berencana Pasca Persalinan doi 10 32922 jkp v11i2 700
  2. PENGARUH KONSELING DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ALAT KONTRASEPSI PADA MASANIFAS... doi.org/10.55681/sentri.v2i5.825PENGARUH KONSELING DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ALAT KONTRASEPSI PADA MASANIFAS doi 10 55681 sentri v2i5 825
  3. Full article: Community-based postpartum contraceptive counselling in rural Nepal: a mixed-methods evaluation.... tandfonline.com/doi/full/10.1080/26410397.2020.1765646Full article Community based postpartum contraceptive counselling in rural Nepal a mixed methods evaluation tandfonline doi full 10 1080 26410397 2020 1765646
  4. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Mengatur Kehamilan dan Kelahiran menggunakan Kontrasepsi Efektif... doi.org/10.36990/jippm.v2i2.687Komunikasi Informasi dan Edukasi KIE Mengatur Kehamilan dan Kelahiran menggunakan Kontrasepsi Efektif doi 10 36990 jippm v2i2 687
  1. #pengambilan keputusan#pengambilan keputusan
  2. #pengabdian masyarakat#pengabdian masyarakat
Read online
File size327.06 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-3i8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test