PTTIPTTI

Jurnal Kuliah Kerja Nyata IndonesiaJurnal Kuliah Kerja Nyata Indonesia

Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya kebutuhan pangan dan timbunan sampah. Kondisi ini perlu diimbangi dengan peningkatan produksi pangan dan pengelolaan sampah agar tidak menjadi beban lingkungan. Pemenuhan kebutuhan pangan dapat dilakukan dengan meningkatkan sumber protein hewani. Kebutuhan pakan ternak unggas dan ikan saat ini masih didominasi oleh pakan olahan industri seperti tepung dan pelet. Budidaya lalat tentara hitam (maggot) menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan pakan sekaligus mengurangi sampah, karena maggot dapat tumbuh dengan pakan berupa sisa makanan, buah, dan sayuran. Maggot memiliki kandungan protein tinggi dan dapat menjadi alternatif pengganti pakan selain tepung atau pelet, dengan harga jual yang sangat kompetitif dibanding pakan industri. Berdasarkan fenomena tersebut, dilaksanakan penyuluhan budidaya maggot bagi masyarakat Padukuhan Pereng Dawe. Metode kegiatan berupa sosialisasi pentingnya kewirausahaan melalui pengembangan produk bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan masyarakat mengenai berbagai peluang usaha, salah satunya budidaya maggot.

Pelaksanaan program penyuluhan yang dilakukan oleh kelompok Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.Program ini mengenalkan kewirausahaan berbasis budidaya maggot sebagai cara mandiri secara ekonomi sekaligus mengelola sampah organik secara berkelanjutan.Hasil kegiatan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya maggot, yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak bernutrisi tinggi dan sebagai peluang usaha untuk peningkatan pendapatan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas berbagai jenis limbah organik rumah tangga sebagai media budidaya maggot di wilayah perkotaan, untuk mengetahui komposisi limbah yang paling optimal dalam menghasilkan maggot dengan kualitas protein tinggi. Kedua, sebaiknya dikembangkan model pelatihan berkelanjutan bagi kelompok masyarakat seperti Karang Taruna dan Kelompok Wanita Tani, yang menggabungkan aspek teknis budidaya maggot dengan manajemen usaha kecil, agar hasil budidaya dapat dikelola sebagai usaha mandiri yang berkelanjutan. Ketiga, perlu diteliti potensi integrasi budidaya maggot dengan sistem pertanian perkotaan atau urban farming, untuk melihat bagaimana limbah dari kegiatan pertanian perkotaan dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot, dan sebaliknya, pupuk organik dari hasil budidaya maggot dapat digunakan kembali untuk mendukung produksi pangan lokal, sehingga tercipta ekosistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

  1. Komposting Sampah Organik Menggunakan Rumah Biakan Larva Lalat Tentara Hitam di Desa Bandarsari, Kecamatan... abdimasku.lppm.dinus.ac.id/index.php/jurnalabdimasku/article/view/847Komposting Sampah Organik Menggunakan Rumah Biakan Larva Lalat Tentara Hitam di Desa Bandarsari Kecamatan abdimasku lppm dinus ac index php jurnalabdimasku article view 847
  2. Soldier fly, Hermetia illucens L., larvae as feed for channel catfish, Ictalurus punctatus (Rafinesque),... doi.org/10.1111/j.1365-2109.1987.tb00141.xSoldier fly Hermetia illucens L larvae as feed for channel catfish Ictalurus punctatus Rafinesque doi 10 1111 j 1365 2109 1987 tb00141 x
  3. Peningkatan Protein Black Soldier Fly (BSF) Untuk Pakan Ternak Sebagai Hasil Biokonversi Sampah Makanan... doi.org/10.55123/insologi.v2i3.1919Peningkatan Protein Black Soldier Fly BSF Untuk Pakan Ternak Sebagai Hasil Biokonversi Sampah Makanan doi 10 55123 insologi v2i3 1919
  4. Milk Production of Holstein Friesian Dairy Cows in Various Lactation Periods (Case Study at Capita Farm,... jurnalpeternakan.unisla.ac.id/index.php/ternak/article/view/73Milk Production of Holstein Friesian Dairy Cows in Various Lactation Periods Case Study at Capita Farm jurnalpeternakan unisla ac index php ternak article view 73
  1. #pakan ternak ayam#pakan ternak ayam
  2. #pangan lokal#pangan lokal
Read online
File size502.18 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-34s
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test