INSANINSAN

Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan IslamJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam

Berbagai permasalahan pendidikan yang ada, perlu perhatian serius untuk dijawab, dari mulai program pendidikan atau kurikulum yang selalu berubah, sampai pada dekadensi moral yang terjadi dewasa ini. Sehingga banyak cendekiawan muslim mencoba menerapkan konsep-konsep pendidikan modern dalam pendidikan Islam yang mengacu kepada konsep Alquran. Untuk itu, peneliti melakukan studi analisis mengenai pendidikan yang ada dalam Surat As-Saf, khususnya pendidikan akhlak. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui apa saja nilai/ajaran pendidikan akhlak yang terdapat dalam surat Ash-Shaf. 2) mengetahui konsep pendidikan akhlak dalam surat Ash-Shaf yang terkait dengan tujuan, program proses dan evaluasinya. 3) mengetahui cara pelaksanaan membangunan pendidikan akhlak menurut konsep surat Ash-Shaf dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan mencari data dari sumber primer maupun sekunder. Hasil penelitian adalah: 1) Nilai pendidikan akhlak dalam surat As-Saff yaitu: bertasbih kepada Allah, larangan mengada-ada (dusta), ajaran persatuan dan kesatuan, larangan berbuat fasik, anjuran berlaku taat, anjuran beriman dan berjihad fi sabilillah dan anjuran tolong menolong. 2) komponennya; a) tujuannya secara umum untuk menjadikan manusia beriman dan menjadi pemenang. Secara khusus adalah :mengingatkan manusia dan menyadarkan manusia tentang Kekuasaan Allah, menjadikan manusia beriman yang memiliki sifat jujur dan amanah dalam menepati janji, menjadikan Mukmin yang Kuat, menjadikan mukmin yang taat, terhindar dari sifat dusta, menjadikan beriman dan memiliki sifat berani membela kebenaran dan memiliki solidaritas dan kesetiakawanan yang tinggi. b) kurikulum (materi) pendidikan akhlak dalam surat As-Saff ini adalah: kebesaran dan Keagungan Allah, akhlak-akhlak terpuji, membina persaudaraan/ukhuwah Islamiyah, ketaatan, kepahlawanan/Patriotisme dan solidaritas/kesetiakawanan sesama muslim. c) Proses pencapaiannya adalah dengan beriman kepada Allah, para Malaikat, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasulNya, percaya adanya hari kiamat, qada dan qadar Allah. Kemudian berakhlak mulia dan mengerjakan amal saleh semata-mata karena Allah dan berjihad di jalan Allah. Evaluasi untuk menilai ketercapaian tujuannya adalah peserta didik dapat mengimplementasikan semua materi pendidikan akhlak tersebut.

Komponen pendidikannya meliputi tujuan membentuk manusia beriman dan pemenang, dengan materi kurikulum berupa kebesaran Allah, akhlak terpuji, ukhuwah, ketaatan, patriotisme, dan solidaritas.Proses pencapaiannya dilakukan melalui keimanan, amal saleh, dan jihad, serta dievaluasi dari kemampuan peserta didik menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan pendidikan akhlak berbasis Surat As-Saff dalam konteks sekolah umum yang tidak berbasis agama, untuk melihat efektivitasnya dalam membentuk karakter siswa di luar lingkungan pesantren atau madrasah. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai metode pembelajaran yang paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai seperti jihad fi sabilillah dan solidaritas di kalangan pelajar usia dini, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran konsep tersebut. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kurikulum akhlak berbasis Surat As-Saff terhadap perilaku sosial dan moral siswa setelah mereka lulus, termasuk dalam menghadapi tantangan zaman seperti radikalisme atau degradasi nilai moral di masyarakat. Penelitian lanjutan dapat merancang model pendidikan akhlak terpadu yang menggabungkan nilai Al-Quran, konteks lokal, dan kebutuhan siswa masa kini. Selain itu, bisa dikembangkan alat ukur objektif untuk mengevaluasi pencapaian nilai-nilai akhlak seperti kejujuran dan kesetiakawanan dalam kehidupan nyata. Studi ini juga bisa membandingkan efektivitas pendekatan Al-Quran surat As-Saff dengan pendekatan pendidikan karakter modern. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi nyata bagi sistem pendidikan nasional. Model pendidikan akhlak ini perlu diuji secara empiris melalui uji coba terbatas di beberapa sekolah. Hasil uji coba bisa digunakan untuk menyempurnakan desain kurikulum dan metode pembelajarannya. Pada akhirnya, diharapkan tercipta pedoman nasional yang terpadu untuk pendidikan akhlak berbasis nilai Al-Quran.

  1. #nilai moral#nilai moral
  2. #pendekatan saintifik#pendekatan saintifik
Read online
File size321.08 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-302
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test