STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI
JKBLJKBLFine motor skills are essential in early childhood development, supporting daily activities and school readiness. Brain gymnastics is a series of structured and simple movements involving coordination between the brain and body, designed to stimulate the nervous system and enhance motor development in a playful way. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 33 children aged 4–6 years were selected using purposive sampling. The Denver Developmental Screening Test (DDST) was used as the main instrument, completed through parent interviews and direct observation by the researcher before and after the brain gymnastics intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Before the intervention, 21 children (63.3%) showed delayed fine motor development. After the intervention, 30 children (90.9%) reached the normal developmental stage appropriate for their age. The Wilcoxon Signed-Rank Test revealed a significant difference with a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant improvement in fine motor skills. The results demonstrate that brain gymnastics effectively improves fine motor skills in children aged 4–6 years. Through engaging and coordinated movements, brain gymnastics stimulates neural pathways and supports optimal motor development. It can be applied as a fun and practical method of stimulation in early childhood education settings.
The study concludes that brain gymnastics is an effective early intervention strategy for enhancing fine motor development in preschoolers.A significant improvement in fine motor skills was observed after 12 sessions of brain gymnastics exercises, highlighting its potential as a low-cost and simple method.The findings support the integration of brain gymnastics into daily school routines and encourage parental involvement to ensure continuity at home.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas brain gymnastics dengan desain penelitian yang lebih ketat, seperti randomized controlled trials (RCTs), melibatkan kelompok kontrol, dan sampel yang lebih besar dan beragam. Selain itu, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang dari intervensi brain gymnastics terhadap perkembangan motorik halus anak. Penelitian di masa depan juga dapat mengeksplorasi bagaimana brain gymnastics dapat disesuaikan dan dioptimalkan untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus atau kondisi perkembangan tertentu, seperti anak-anak dengan gangguan koordinasi perkembangan atau autisme. Terakhir, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi guru dan orang tua mengenai implementasi brain gymnastics di lingkungan pendidikan dan rumah tangga, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan intervensi ini.
| File size | 281.93 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar akuntansi siswa Fase E di SMK Negeri 2 Padang, (2) pengaruhPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar akuntansi siswa Fase E di SMK Negeri 2 Padang, (2) pengaruh
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Semakin baik literasi keuangan dan kontrol diri, semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangan siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah literasi keuanganSemakin baik literasi keuangan dan kontrol diri, semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangan siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah literasi keuangan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-asosiatif, melibatkan populasi 265 siswa dan sampel 159 siswa yang dipilih melaluiPenelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-asosiatif, melibatkan populasi 265 siswa dan sampel 159 siswa yang dipilih melalui
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda dengan uji hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruhAnalisis data menggunakan uji regresi linear berganda dengan uji hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi penelitian sebanyak 356 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling,Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi penelitian sebanyak 356 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling,
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian terdiri atas dua kelas siswaPenelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian terdiri atas dua kelas siswa
UNARUNAR Ada. Saran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TKAda. Saran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK
UMSBUMSB Penyuluhan pengaturan pola makan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap stunting dengan nilai mean 17,30. Diharapkan Puskesmas dapat menerapkanPenyuluhan pengaturan pola makan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap stunting dengan nilai mean 17,30. Diharapkan Puskesmas dapat menerapkan
Useful /
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Di Indonesia, prevalensinya masih tinggi, yang menimbulkan ancaman terhadap perkembangan anak yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubunganDi Indonesia, prevalensinya masih tinggi, yang menimbulkan ancaman terhadap perkembangan anak yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Untuk meningkatkan suhu tubuh pada bayi BBLR, terapi alternatif seperti Perawatan Ibu Kanguru (KMC) dapat diterapkan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkanUntuk meningkatkan suhu tubuh pada bayi BBLR, terapi alternatif seperti Perawatan Ibu Kanguru (KMC) dapat diterapkan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI S, focused on managing hypovolemia caused by hyperemesis gravidarum, demonstrated positive outcomes. Interventions combining isotonic fluid administrationS, focused on managing hypovolemia caused by hyperemesis gravidarum, demonstrated positive outcomes. Interventions combining isotonic fluid administration
NEWINERANEWINERA Penelitian ini menekankan pentingnya mendokumentasikan sejarah dan melestarikan situs sebagai pengingat peran Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan. KampungPenelitian ini menekankan pentingnya mendokumentasikan sejarah dan melestarikan situs sebagai pengingat peran Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan. Kampung