STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI

JKBLJKBL

Tidur adalah kebutuhan dasar manusia dan aspek vital yang memerlukan perhatian khusus pada pasien ICU, karena tidur yang tepat berkontribusi signifikan pada proses pemulihan. Berbagai terapi farmakologis dan non-farmakologis telah dikembangkan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur manusia, salah satunya adalah penggunaan aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek aromaterapi lavender pada peningkatan kualitas tidur pada pasien yang dirawat di ICU. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test satu kelompok. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Aromaterapi lavender diberikan menggunakan diffuser. Populasi total dalam penelitian ini adalah 91 pasien ICU dan sampel yang terlibat adalah 40 pasien ICU dari RSPAD Gatot Soebroto. Ukuran sampel menggunakan rumus Lemeshow untuk memperkirakan proporsi populasi. Data dianalisis dengan uji T berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa kualitas tidur rata-rata sebelum intervensi adalah 5,6 dengan kualitas tidur buruk, dan setelah intervensi rata-rata adalah 4,1 dengan kualitas tidur baik. Penelitian ini menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam kualitas tidur (nilai p = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa aromaterapi lavender efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pasien.

Penelitian ini menunjukkan bahwa aromaterapi lavender memiliki efek positif pada kualitas tidur pasien ICU di RSPAD Gatot Soebroto.Sebelum intervensi, sebagian besar pasien mengalami kualitas tidur buruk, sedangkan setelah intervensi, semua responden menunjukkan kualitas tidur yang baik.Disarankan untuk memberikan aromaterapi lavender sebagai terapi komplementer di kamar pasien untuk meningkatkan kualitas tidur.Metode ini sederhana, efektif, dan mudah diterapkan, sehingga dapat diakses oleh pasien.Efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas tidur telah terbukti.Oleh karena itu, aromaterapi lavender dapat dipertimbangkan sebagai terapi alternatif untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pada pasien yang dirawat di ICU.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk melakukan studi komparatif antara aromaterapi lavender dengan terapi non-farmakologis lainnya, seperti musik terapi atau terapi cahaya, untuk melihat mana yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien ICU. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang aromaterapi lavender pada kualitas tidur pasien ICU dan apakah manfaatnya dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk menilai apakah aromaterapi lavender dapat mengurangi kebutuhan akan obat-obatan tidur pada pasien ICU dan apakah hal ini dapat mengurangi efek samping dari penggunaan obat-obatan tersebut.

  1. Administered of Lavender (Lavandula Angustifolia) Aromatherapy To Improve Sleep Quality for the Elderly... doi.org/10.24252/djps.v3i2.17926Administered of Lavender Lavandula Angustifolia Aromatherapy To Improve Sleep Quality for the Elderly doi 10 24252 djps v3i2 17926
  2. Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Sebelum Tindakan Pencabutan Gigi | e-GiGi.... doi.org/10.35790/eg.v12i1.48521Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Sebelum Tindakan Pencabutan Gigi e GiGi doi 10 35790 eg v12i1 48521
Read online
File size148.13 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test