ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Kemasan bagi produk, terutama produk pangan, tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga sebagai sarana promosi dan penyampaian informasi produk. Meningkatkan nilai jual produk dapat dilakukan dengan desain kemasan yang aman dan menarik. Desainer kemasan pangan perlu memahami nilai seni, tata letak, filosofi warna, bentuk, simbol, serta karakteristik fisik, biologi, dan kimia produk dan kemasannya. Pemahaman ini penting bagi pengusaha muda, khususnya di bidang kuliner. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya desain kemasan dalam meningkatkan nilai jual produk pangan, agar dapat diterapkan dalam pengembangan bisnis.

Sosialisasi mengenai pentingnya desain kemasan terhadap peningkatan nilai jual produk pangan telah memberikan dampak positif terhadap pengetahuan, minat, dan antusiasme peserta.Kegiatan ini diikuti oleh 11 peserta dan berhasil meningkatkan kesadaran mereka akan peran strategis desain kemasan dalam dunia bisnis pangan.Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung dalam kegiatan usaha mereka.

Berdasarkan hasil sosialisasi, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model desain kemasan yang disesuaikan dengan karakteristik produk pangan lokal dan preferensi konsumen di berbagai daerah. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh desain kemasan terhadap perilaku pembelian konsumen, termasuk aspek psikologis dan emosional yang terlibat. Penelitian lain yang menarik adalah pengembangan pelatihan desain kemasan yang lebih intensif dan aplikatif, dengan melibatkan para pelaku UMKM secara langsung, sehingga mereka dapat menghasilkan kemasan produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif dalam meningkatkan daya saing produk mereka di pasar. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta ekosistem bisnis pangan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Read online
File size205.16 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test