UMJ PremiumUMJ Premium

Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)

Tiwul merupakan salah satu produk pangan tradisional lokal Indonesia yang terbuat dari ubi kayu. Kandungan nutrisi tiwul sangat bagus dan berpotensi sebagai pangan fungsional karena tiwul mengandung serat yang tinggi dan kalori rendah. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah memberikan informasi terkait dengan tiwul sebagai bahan pangan diversifikasi dari singkong yang sehat, kandungan nutrisi seperti serat kasar, indeks glikemik, dan pati resisten, serta potensi tiwul sebagai pangan fungsional. Metode dalam penelitian ini adalah literature review terkait penelitian tiwul dan produk olahannya. Literature didapatkan pada media internet, google scholar, dan researchGate. Data yang digunakan adalah data sekunder seperti hasil analisis kimia tiwul. Kriteria literature yang digunakan pada jurnal ini yaitu yang membahas mengenai tiwul/beras siger, pangan lokal, pangan fungsional, serta hasil analisis kimia pada produk olahan singkong. Hasil dari penulisan artikel ini yaitu, telah diketahui berbagai macam varian produk tiwul instan, indeks glikemik tiwul yang rendah, yaitu berkisar 34 hingga 37. Angka tersebut menunjukan kandungan indeks glikemik pada tiwul rendah. Perbedaan kandungan indeks glikemik berkaitan dengan nilai daya cerna pati dan kandungan serat kasar. Kandungan indeks glikemik dan daya cerna yang rendah menjadikan produk tiwul berbagai varian menjadi produk turunan singkong yang sehat dan berpotensi sebagai pangan fungsional.

Tiwul merupakan makanan yang berasal dari umbi singkong.Tiwul memiliki kandungan serat pangan, serat kasar, dan pati resisten yang rendah, tetapi memiliki daya cerna pati yang rendah.Telah diketahui inovasi, kreasi, dan variasi pangan seperti tiwul instan dan beberapa produk bakery dari tepung tiwul yang dapat difortifikasi dengan beberapa bahan lainnya sebagai upaya meningkatkan daya saing UKM.Kandungan indeks glikemik dan daya cerna yang rendah menjadikan produk tiwul berbagai varian menjadi produk turunan singkong yang sehat dan berpotensi sebagai pangan fungsional.

Berdasarkan hasil kajian, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan formulasi tiwul instan dengan penambahan sumber protein nabati atau hewani untuk meningkatkan kandungan protein dan nilai gizinya. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh proses fermentasi terhadap indeks glikemik tiwul dan potensi pemanfaatannya dalam pengembangan pangan fungsional untuk penderita diabetes. Terakhir, penelitian mengenai penerimaan konsumen terhadap produk tiwul inovatif, termasuk aspek sensorik, tekstur, dan preferensi rasa, sangat penting untuk mendukung keberhasilan komersialisasi dan diversifikasi pangan berbasis tiwul.

  1. Potensi Tiwul dalam Upaya Diversifikasi Pangan serta Perkembangan Inovasinya Sebagai Pangan Fungsional... doi.org/10.24853/mjnf.3.1.17-26Potensi Tiwul dalam Upaya Diversifikasi Pangan serta Perkembangan Inovasinya Sebagai Pangan Fungsional doi 10 24853 mjnf 3 1 17 26
Read online
File size486.84 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test