MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaJurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaPemanfaatan teknologi penepungan dapat menghasilkan pangan olahan dari biji-bijian dan kacang-kacangan sebagai upaya kreatif POKJA PKK. Peserta pelatihan adalah POKJA PKK Kelurahan Pangkalan Masyuhur yang berjumlah 36 orang. Pelatihan dilaksanakan dengan berbagai kegiatan seperti pemaparan materi tentang teknologi penepungan dan diskusi bersama serta diakhiri dengan praktek penggunaan mesin penepungan. Dari analisis pre test dan post test didapatkan hasil bahwa keterampilan peserta POKJA PKK mengenai pemanfaatan teknologi penepungan meningkat yang sebelumnya 55% menjadi 70%. Dengan tersedianya alat penepungan bahan makanan maka kelompok kerja PKK dapat mengembangkan usaha kreatif seperti produk pangan, tidak hanya tepung yang dihasilkan sebagai bahan olahan pangan, sehingga dapat mencapai tujuan SDGs nomor 3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera dan nomor 17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
Alat penepungan dapat membantu mengembangkan usaha kuliner dalam pengolahan makanan jajanan yang lebih sehat, sebab keterjaminan keamanan bahan yang dapat diolah sendiri dalam hal ini tepung sebagai bahan dasar produk pangan yang dipasarkan.Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.Peserta pelatihan adalah POKJA PKK Kelurahan Pangkalan Masyuhur yang berjumlah 36 orang.Dari pelatihan yang sudah dilaksanakan didapatkan hasil bahwa keterampilan peserta POKJA PKK Kelurahan Pangkalan Masyhur meningkat, yang dilihat dari hasil test yang diujikan pada saat sebelum pelatihan dengan keterampilan kurang baik sebesar 58,3% dan setelah pelatihan dengan keterampilan tidak baik berkurang sebesar 13,9%.Untuk keterampilan yang baik mengalami peningkatan dari yang sebelumnya sebesar 41,7% menjadi 86,1%.
Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar kelompok kerja PKK di Kelurahan Pangkalan Masyhur dapat mengembangkan usaha kreatif yang memanfaatkan teknologi penepungan untuk memproduksi berbagai produk pangan. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memberikan keuntungan ekonomi bagi PKK dan masyarakat. Selain itu, kami juga menyarankan agar PKK dapat membuka jasa penggilingan tepung atau menjual makanan olahan dari tepung hasil teknologi penepungan. Hal ini dapat membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi dan mendukung program ketahanan pangan. Terakhir, kami menyarankan agar PKK memanfaatkan tepung hasil penepungan sebagai upaya PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi balita, sehingga dapat mencegah stunting dan mendukung pertumbuhan anak yang sehat dan optimal.
| File size | 247.51 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
KEMENSOSKEMENSOS Melalui studi kasus pada Program Kewirausahaan Sosial (ProKUS) di Kabupaten Mojokerto, digunakan metode kualitatif dengan data yang dihimpun melalui wawancaraMelalui studi kasus pada Program Kewirausahaan Sosial (ProKUS) di Kabupaten Mojokerto, digunakan metode kualitatif dengan data yang dihimpun melalui wawancara
KEMENSOSKEMENSOS Menggunakan metode mixed methods dengan desain concurrent embedded, penelitian melibatkan 40 responden dan 10 informan. Mayoritas responden berusia produktif,Menggunakan metode mixed methods dengan desain concurrent embedded, penelitian melibatkan 40 responden dan 10 informan. Mayoritas responden berusia produktif,
STAINUPASTAINUPA Dukungan berkelanjutan dari pemangku kepentingan sangat penting untuk mengatasi kendala modal, pemahaman awal, dan keterbatasan lahan. Dengan kolaborasiDukungan berkelanjutan dari pemangku kepentingan sangat penting untuk mengatasi kendala modal, pemahaman awal, dan keterbatasan lahan. Dengan kolaborasi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Faktor yang paling dominan mempengaruhi seseorang untuk menjadi akseptor KB adalah pemanfaatan jaminan kesehatan, keterpaparan informasi, dan ketersediaanFaktor yang paling dominan mempengaruhi seseorang untuk menjadi akseptor KB adalah pemanfaatan jaminan kesehatan, keterpaparan informasi, dan ketersediaan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Efek merugikan dapat berupa penambahan berat badan yang tidak sesuai, defisiensi nutrisi yang penting, serta pengurangan variasi asupan makan. Jika tidakEfek merugikan dapat berupa penambahan berat badan yang tidak sesuai, defisiensi nutrisi yang penting, serta pengurangan variasi asupan makan. Jika tidak
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Variabel independen adalah pekerjaan dan pengetahuan akseptor, variabel dependen adalah ketepatan kunjungan ulang. Data di peroleh dengan menyebarkan kuesioner.Variabel independen adalah pekerjaan dan pengetahuan akseptor, variabel dependen adalah ketepatan kunjungan ulang. Data di peroleh dengan menyebarkan kuesioner.
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Sampelnya menggunakan simple random sampling dan didapatkan hasil sebanyak 19 orang menjadi sampel. Penelitian dilaksanakan di Ruang Airlangga rumah sakitSampelnya menggunakan simple random sampling dan didapatkan hasil sebanyak 19 orang menjadi sampel. Penelitian dilaksanakan di Ruang Airlangga rumah sakit
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang yang motivasinya kuat ada 12 orang (67%), motivasinya sedang ada 6 orang (33%). Responden yang patuhHasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang yang motivasinya kuat ada 12 orang (67%), motivasinya sedang ada 6 orang (33%). Responden yang patuh
Useful /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penampilan peranan kelompoktani dan pencapaiannya masing-masing untuk variabel kelas belajar 71,2%, wahana kerjaHasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penampilan peranan kelompoktani dan pencapaiannya masing-masing untuk variabel kelas belajar 71,2%, wahana kerja
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu kemandirian petani dalamAnalisis data menggunakan statistik deskriptif, dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu kemandirian petani dalam
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Sistem pertanian yang ada selalu mengandalkan bahan kimia berbahaya untuk meningkatkan produksi pertanian. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui penerapanSistem pertanian yang ada selalu mengandalkan bahan kimia berbahaya untuk meningkatkan produksi pertanian. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Frekuensi obesitas dapat ditekan jika ibu melakukan penatalaksanaan diet, terutama mengurangi konsumsi makanan tinggi kalori dari karbohidrat dan lemak,Frekuensi obesitas dapat ditekan jika ibu melakukan penatalaksanaan diet, terutama mengurangi konsumsi makanan tinggi kalori dari karbohidrat dan lemak,