POLKESBANPOLKESBAN

Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan intervensi pemerintah untuk meningkatkan status gizi balita dan mencegah stunting. Namun, efektivitasnya masih dipertanyakan karena prevalensi stunting tetap tinggi di beberapa wilayah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program PMT di Puskesmas Cilincing menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan pada Agustus–Desember 2023 melalui wawancara mendalam dan FGD terhadap 11 orang tua balita stunting, kader posyandu, dan tenaga kesehatan. Instrumen disusun berdasarkan kajian literatur dan diuji coba untuk memastikan relevansi pertanyaan. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan NVivo versi 25, serta pemetaan input, proses, dan hasil menggunakan kerangka logic model. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PMT telah dilaksanakan sesuai pedoman, namun efektivitasnya masih terbatas. Kendala utama meliputi kurangnya variasi produk PMT, rendahnya kepatuhan keluarga dalam pemberian makanan tambahan, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada ketersediaan makanan, tetapi juga pada edukasi gizi, peran aktif kader, serta dukungan keluarga dan komunitas. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Keperawatan Kebidanan Universitas Binawan (No. 027/PE/FKK-KEPK/VIII/2023). Simpulan: Program PMT di Puskesmas Cilincing membutuhkan inovasi strategi dan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas percepatan penurunan stunting.

Program PMT di Puskesmas Cilincing membutuhkan inovasi strategi dan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas percepatan penurunan stunting.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak variasi produk pangan tambahan terhadap penurunan angka stunting. 2. Perlu dikembangkan pendekatan edukasi keluarga yang lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan dalam pemberian makanan tambahan. 3. Studi tentang efektivitas koordinasi lintas sektor dalam implementasi program PMT di daerah padat penduduk seperti Cilincing dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan.

  1. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM GIZI YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS KECAMATAN PALMERAH... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/17031EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM GIZI YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS KECAMATAN PALMERAH journal universitaspahlawan ac index php jkt article view 17031
Read online
File size311.04 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test