RADEN FATAHRADEN FATAH

ALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia dan TerapanALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan

Penelitian ini mengembangkan metode sintesis senyawa mentil vanilat melalui dua tahap utama: pertama, oksidasi vanilin menggunakan reagen Tollens untuk membentuk asam vanilat, dan kedua, esterifikasi asam vanilat dengan mentol menggunakan SOCl₂ sebagai aktivator. Hasil oksidasi dinilai dengan titik leleh dan FTIR, sementara produk akhir mentil vanilat dikarakterisasi menggunakan FTIR, ¹H‑NMR, serta diuji organoleptik oleh 20 responden. Rendemen keseluruhan sebesar 48,05 %, dan uji organoleptik menunjukkan 95 % responden merasakan aroma wangi, 100 % merasakan aroma tajam, dan 75 % menyukai produk. Temuan ini menunjukkan bahwa mentil vanilat berhasil disintesis dan memiliki potensi sebagai bahan parfum aromatik.

Produk senyawa mentil vanilat terbentuk melalui reaksi melibatkan vanilin, vaniloil klorida, dan mentol, dengan penggunaan SOCl₂ sebagai aktivator yang memastikan reaksi berjalan searah dan tidak terbalik, menghasilkan rendemen 48,05 %.Analisis FTIR dan ¹H‑NMR memverifikasi keberadaan gugus ester dan mentil, sehingga produk teridentifikasi sebagai mentil vanilat.Uji organoleptik menunjukkan persepsi aroma yang kuat dan disukai mayoritas responden, menandakan potensi produk sebagai parfum aromatik.

Penelitian lanjut dapat mengeksplorasi variasi rasio mentol terhadap asam vanilat guna meningkatkan rendemen dan kualitas aroma, sekaligus menilai stabilitas kimia produk dalam jangka panjang; studi selanjutnya sebaiknya fokus pada perbandingan profil aroma mentil vanilat dengan parfum komersial melalui analisis sensori terstruktur guna menilai daya saing pasar; penelitian tambahan dapat mengembangkan formulasi menambahkan stabilisator alami dan antioksidan untuk memperpanjang umur simpan serta mengoptimalkan proses produksi skalabilitas industri.

Read online
File size266.12 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test