ATIDEWANTARAATIDEWANTARA
SINGKERRUSINGKERRUK3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan kebijakan pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kesehatan bagi pekerja. Berdasarkan undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, perlu adanya pengetahuan dan ketentuan tentang K3 untuk menghindari kemungkinan terjadinya risiko kecelakaan kerja. Penerapan K3 ini juga diperlukan agar dapat menggunakan alat, sarana, dan prasarana dengan aman dan efisien. ATI Dewantara Palopo merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi lulusan dapat menerapkan, mengembangkan, budaya yang harapannya profesional dalam bekerja. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman Mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo tentang pengenalan potensi bahaya dan pengendalian bahaya sebagai bekal dan pengetahuan dasar bagi mahasiswa (i) sebelum melaksanakan magang demi menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi berupa ceramah atau persentasi dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi dan evaluasi yaitu adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa tentang penerapan K3 di tempat kerja. Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bahaya, pengendalian bahaya dan adanya peningkatan pemahaman terhadap penerapan K3 di tempat kerja. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa (i) akan pentingnya melakukan penerapan K3.
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bahaya dan pengendalian bahaya.Selain itu, sosialisasi ini juga meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan K3 di tempat kerja.Sosialisasi identifikasi bahaya dan penerapan K3 ini dapat menjadi bekal dan pengetahuan dasar bagi mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo dalam penerapan K3 di lapangan sebelum melaksanakan magang atau praktek dunia kerja demi menjamin keselamatan dan kesehatan kerja bagi mahasiswa dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.Diharapkan mahasiswa dapat melakukan penerapan K3 di lapangan atau tempat kerja.Sosialisasi K3 ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa untuk melakukan penerapan K3 pada saat magang.
Berdasarkan latar belakang mengenai tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia, khususnya di kalangan mahasiswa vokasi yang akan memasuki dunia kerja, serta hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa ATI Dewantara Palopo terhadap K3 setelah sosialisasi, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas program sosialisasi K3 dalam jangka panjang terhadap perilaku keselamatan mahasiswa saat praktik kerja. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan K3 yang disesuaikan dengan karakteristik program studi vokasi yang berbeda, dengan mempertimbangkan potensi bahaya spesifik yang mungkin dihadapi mahasiswa di berbagai industri. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku aman mahasiswa saat praktik kerja, seperti pengetahuan, sikap, persepsi risiko, dan dukungan dari supervisor, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan perguruan tinggi vokasi.
| File size | 136.29 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pembuka, inti, dan penutup. Guru memulai dengan motivasi danHasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pembuka, inti, dan penutup. Guru memulai dengan motivasi dan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Dalam pembelajaran jenis jigsaw ini merupakan jenis belajar yang aktif dimana membentuk kelompok belajar yang heterogen terdiri dari 4-5 orang dan setiapDalam pembelajaran jenis jigsaw ini merupakan jenis belajar yang aktif dimana membentuk kelompok belajar yang heterogen terdiri dari 4-5 orang dan setiap
UIBUUIBU Dibutuhkan suatu inovasi menggunakan bahan alternatif sebagai larvasida alami pengganti temefos. Salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk pembuatanDibutuhkan suatu inovasi menggunakan bahan alternatif sebagai larvasida alami pengganti temefos. Salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk pembuatan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil belajar siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan.Hasil belajar siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan.
UYPUYP Salah satu kelas ekstrakurikuler yang ada adalah kelas Insha, yaitu pembelajaran menulis dalam keterampilan Bahasa Arab. Madrasah ini didirikan pada tahunSalah satu kelas ekstrakurikuler yang ada adalah kelas Insha, yaitu pembelajaran menulis dalam keterampilan Bahasa Arab. Madrasah ini didirikan pada tahun
UNIKSUNIKS Setiap anak ibarat kertas putih bersih, mereka akan mengikuti setiap arahan yang diberikan kepada mereka. Tidak hanya orang tua, sekolah dan lingkunganSetiap anak ibarat kertas putih bersih, mereka akan mengikuti setiap arahan yang diberikan kepada mereka. Tidak hanya orang tua, sekolah dan lingkungan
MAHADEWAMAHADEWA Sedangkan rata-rata nilai kelompok kontrol sebesar 66,1. Kemudian dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5% diperolehSedangkan rata-rata nilai kelompok kontrol sebesar 66,1. Kemudian dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5% diperoleh
MAHADEWAMAHADEWA Rata-rata persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88%. Ada peningkatan hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaranRata-rata persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88%. Ada peningkatan hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran
Useful /
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Fungsi manajemen yang secara umum mengikuti alur planning, organizing, actuating, dan controlling merupakan gambaran utuh proses berjalannya sebuah lembagaFungsi manajemen yang secara umum mengikuti alur planning, organizing, actuating, dan controlling merupakan gambaran utuh proses berjalannya sebuah lembaga
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Variabel lingkungan keluarga berpengaruh signifikan nilai t hitung 2,348 > 1,665. Sedangkan variabel lingkungan madrasah berpengaruh signifikan denganVariabel lingkungan keluarga berpengaruh signifikan nilai t hitung 2,348 > 1,665. Sedangkan variabel lingkungan madrasah berpengaruh signifikan dengan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai birrul walidain telah mulai terinternalisasi dalam kehidupan remaja, tercermin melalui kesopanan, kepatuhan, tanggungHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai birrul walidain telah mulai terinternalisasi dalam kehidupan remaja, tercermin melalui kesopanan, kepatuhan, tanggung
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Mitra pengabdian ini adalah beberapa pihak yang terkait desa wisata di Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas dengan masa kegiatan selamaMitra pengabdian ini adalah beberapa pihak yang terkait desa wisata di Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas dengan masa kegiatan selama