IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai birrul walidain dalam kehidupan sehari-hari remaja di Dukuh Kemangunan, Desa Bumiharjo, Kecamatan Klirong. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari empat remaja umur 12-15 tahun, empat orang tua, dan dua tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai birrul walidain telah mulai terinternalisasi dalam kehidupan remaja, tercermin melalui kesopanan, kepatuhan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap orang tua. Pelaksanaannya dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi religius, pemahaman agama, dan penggunaan handphone, serta faktor eksternal, termasuk keteladanan orang tua, dukungan tokoh masyarakat, dan pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mendukung penerapan nilai tersebut pada remaja.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai birrul walidain pada remaja di Dusun Kemangunan sudah mulai terwujud dalam empat aspek utama, yaitu kesopanan, kepatuhan, tanggung jawab, dan penghormatan kepada orang tua.Meskipun demikian, penerapannya belum sepenuhnya konsisten karena dipengaruhi oleh faktor internal seperti penggunaan handphone berlebihan dan suasana hati yang tidak stabil, serta faktor eksternal berupa lemahnya komunikasi keluarga, kesibukan orang tua, dan pengaruh teman sebaya.Faktor pendukung seperti motivasi religius, keteladanan orang tua, dan kegiatan sosial-keagamaan berperan penting dalam memperkuat nilai birrul walidain pada remaja.Temuan ini menegaskan bahwa proses internalisasi birrul walidain merupakan usaha bertahap yang membutuhkan pembiasaan, bimbingan, serta dukungan lingkungan keluarga dan masyarakat.

Untuk meningkatkan penerapan nilai birrul walidain pada remaja, diperlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak. Pertama, remaja harus mampu menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan interaksi langsung bersama orang tua, serta membiasakan sikap sopan, patuh, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, orang tua perlu memberikan teladan nyata dalam berbakti kepada orang tua mereka, meluangkan waktu untuk berdialog dengan anak, dan membimbing serta mengawasi penggunaan media digital anak secara bijak. Ketiga, masyarakat dan tokoh agama dapat berperan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif melalui pengajian, majelis talim, dan kegiatan sosial-keagamaan yang melibatkan remaja. Dengan demikian, nilai birrul walidain dapat berkembang menjadi karakter yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Berbakti Kepada Orang Tua dalam Ungkapan Hadis | Jurnal Riset Agama. berbakti tua ungkapan hadis jurnal... doi.org/10.15575/jra.v1i1.14255Berbakti Kepada Orang Tua dalam Ungkapan Hadis Jurnal Riset Agama berbakti tua ungkapan hadis jurnal doi 10 15575 jra v1i1 14255
  2. PERAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN AKHLAK ANAK MELALUI MEDIA INTERNET | Jurnal Ilmiah Edukatif. peran tua... journal.iaisambas.ac.id/index.php/edukatif/article/view/443PERAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN AKHLAK ANAK MELALUI MEDIA INTERNET Jurnal Ilmiah Edukatif peran tua journal iaisambas ac index php edukatif article view 443
  3. al-tadabbur: jUrnal ilmu al-quran dan tafsir. birrul walidain tanggung moral spiritual kehidupan al tadabbur... doi.org/10.30868/at.v10i01.8429al tadabbur jUrnal ilmu al quran dan tafsir birrul walidain tanggung moral spiritual kehidupan al tadabbur doi 10 30868 at v10i01 8429
Read online
File size307.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test