JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthPremenstrual Syndrome (PMS), yang merupakan gangguan siklus yang umum terjadi pada wanita muda dan tengah, ditandai dengan gejala fisik dan emosional yang konsisten, terjadi selama fase luteal pada siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan pengetahuan remaja putri tentang sindrom pramenstruasi sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran menggunakan media gadget. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu penelitian dengan melakukan kegiatan percobaan, yang bertujuan untuk mengetahui gejala pengaruh yang timbul, sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu atau eksperimen tersebut. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Koto Baru 4, Dharmasraya Regency. Waktu penelitian pada tanggal 24 hingga 31 Juli 2018. Sampel penelitian adalah seluruh remaja putri di SMP Koto Baru 4 Dharmasraya Regency. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan wicoxon ditemukan bahwa nilai p-value adalah 0.001 <0.05, yang berarti terdapat perbedaan dalam pengetahuan remaja putri tentang sindrom pramenstruasi sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran menggunakan media gadget. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan dalam pengetahuan remaja putri tentang sindrom pramenstruasi sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran menggunakan media gadget.
Berdasarkan rumusan masalah dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan.1) Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan baik tentang sindrom pramenstruasi sebelum diberikan pembelajaran menggunakan media gadget di SMPN 4 Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.2) Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan baik tentang sindrom pramenstruasi sesudah diberikan pembelajaran menggunakan media gadget di SMPN 4 Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.3) Terdapat perbedaan pengetahuan remaja putri tentang sindrom pramenstruasi sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran menggunakan media gadget di SMPN 4 Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pengetahuan remaja putri tentang PMS, seperti tingkat pendidikan orang tua, dukungan sosial, dan akses terhadap informasi kesehatan. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk menginvestigasi hubungan antara penggunaan media gadget dan perubahan pengetahuan tentang PMS dalam jangka waktu yang lebih lama. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk memahami pengalaman remaja putri dalam menghadapi PMS dan bagaimana mereka mencari informasi tentang kondisi tersebut. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang masalah PMS pada remaja putri dan dikembangkan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka.
| File size | 302.79 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Semakin baik literasi keuangan dan kontrol diri, semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangan siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah literasi keuanganSemakin baik literasi keuangan dan kontrol diri, semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangan siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah literasi keuangan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Populasi penelitian terdiri atas dua kelas siswa Fase E AKL di SMK Negeri 1 Painan tahun ajaran 2025: AKL 1 sebagai kelas kontrol dan AKL 2 sebagai kelasPopulasi penelitian terdiri atas dua kelas siswa Fase E AKL di SMK Negeri 1 Painan tahun ajaran 2025: AKL 1 sebagai kelas kontrol dan AKL 2 sebagai kelas
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING (3) kreativitas dan dukungan keluarga secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner(3) kreativitas dan dukungan keluarga secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Selain itu, konsentrasi dan self-regulated learning secara simultan berpengaruh terhadap hasil belajar, ditunjukkan oleh nilai F sebesar 10,683 > 3,13Selain itu, konsentrasi dan self-regulated learning secara simultan berpengaruh terhadap hasil belajar, ditunjukkan oleh nilai F sebesar 10,683 > 3,13
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga siswa kelas XI yang mewakili kategori self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga siswa kelas XI yang mewakili kategori self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah.
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Kepekaan tempo merupakan komponen penting dalam pendidikan musik yang mendukung perkembangan motorik, konsentrasi, serta kemampuan berpikir terstruktur.Kepekaan tempo merupakan komponen penting dalam pendidikan musik yang mendukung perkembangan motorik, konsentrasi, serta kemampuan berpikir terstruktur.
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi, dengan objek berupa kutipan narasi dan dialog yang relevan. Hasil penelitianPenelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi, dengan objek berupa kutipan narasi dan dialog yang relevan. Hasil penelitian
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hasil penelitian ini diharapkan mampu dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran jasa boga untuk meningkatkanHasil penelitian ini diharapkan mampu dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran jasa boga untuk meningkatkan
Useful /
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Dari hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa independensi, pengalaman kerja, tekanan anggaran waktu, dan locus of control eksternalDari hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa independensi, pengalaman kerja, tekanan anggaran waktu, dan locus of control eksternal
INKADHAINKADHA Generasi Z dan generasi Alpha dilahirkan dalam lingkungan digital sehingga mereka dikenal sebagai digital natives. juga masuk dalam majunya kurikulum salahGenerasi Z dan generasi Alpha dilahirkan dalam lingkungan digital sehingga mereka dikenal sebagai digital natives. juga masuk dalam majunya kurikulum salah
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Mentoring melalui bimbingan dan pengalaman praktis meningkatkan minat berwirausaha, sementara dukungan sosial dari keluarga, teman, dan dosen memberikanMentoring melalui bimbingan dan pengalaman praktis meningkatkan minat berwirausaha, sementara dukungan sosial dari keluarga, teman, dan dosen memberikan
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Populasi studi ini terdiri dari 126 pegawai. Teknik sampling yang dipergunakan yaitu purposive sampling dengan persyaratan masa kerja melebihi satu tahun,Populasi studi ini terdiri dari 126 pegawai. Teknik sampling yang dipergunakan yaitu purposive sampling dengan persyaratan masa kerja melebihi satu tahun,