UNIDAUNIDA

Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)

Kerupuk singkong, yang dikenal sebagai kecimpring, merupakan camilan tradisional Indonesia yang rendah protein tetapi tinggi karbohidrat. Peneliti telah mengeksplorasi penguatan kerupuk ini dengan ikan lele untuk meningkatkan nilai gizinya dan menambah kandungan protein. Namun, kandungan lemak tinggi dalam ikan lele dapat meningkatkan kadar lipid secara keseluruhan dalam kerupuk, sehingga lebih rentan terhadap oksidasi selama penyimpanan. Menggunakan model Arrhenius, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinetika pembentukan asam lemak bebas (FFA) pada kerupuk singkong yang diperkaya. Produk penguat, yang mencakup ikan lele dan daun Centella asiatica, disimpan pada suhu 25°C, 35°C, dan 45°C selama 28 hari dalam kemasan polipropilena setebal 0,4 mm. Kadar FFA diukur setiap 7 hari. Hasil menunjukkan energi aktivasi (Ea) sebesar 54,01 kJ/mol, menunjukkan bahwa suhu penyimpanan yang lebih tinggi mempercepat hidrolisis lipid dan akumulasi FFA. Temuan ini menyarankan bahwa pengendalian suhu penyimpanan sangat penting untuk menjaga kualitas dan stabilitas kerupuk singkong yang diperkaya.

Penguatan kerupuk singkong dengan ikan lele dan daun pegagan meningkatkan nilai gizi namun juga meningkatkan kerentanan terhadap oksidasi lipid selama penyimpanan.Akumulasi asam lemak bebas (FFA) mengikuti kinetika orde nol, dengan energi aktivasi sebesar 54,01 kJ/mol menurut model Arrhenius.Suhu penyimpanan yang lebih tinggi mempercepat kerusakan oksidatif, sehingga pengendalian suhu sangat penting untuk menjaga stabilitas produk.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas berbagai jenis antioksidan alami selain daun pegagan, seperti ekstrak kulit buah atau rempah-rempah lokal, dalam memperlambat laju oksidasi lipid pada kecimpring yang diperkaya ikan lele. Kedua, penting untuk mengevaluasi pengaruh modifikasi metode pengolahan, seperti penggunaan penggorengan hampa udara atau pengeringan beku, terhadap stabilitas lipid dan umur simpan produk akhir. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi tentang interaksi antara kandungan lemak ikan lele dan komponen kemasan, termasuk ketebalan dan jenis polimer, untuk mengidentifikasi kombinasi kemasan terbaik yang dapat memperlambat degradasi oksidatif selama penyimpanan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan solusi lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas dan daya simpan kerupuk fortifikasi berbasis ikan, sekaligus mendukung pengembangan produk pangan tradisional yang lebih sehat dan tahan lama.

  1. Kinetics of Changes in Free Fatty Acids in Cassava Crackers (Kecimpring) Enriched with Catfish and Gotu... iojs.unida.info/index.php/IJAR/article/view/742Kinetics of Changes in Free Fatty Acids in Cassava Crackers Kecimpring Enriched with Catfish and Gotu iojs unida index php IJAR article view 742
Read online
File size363.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test