ITKAITKA

SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan KesehatanSAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan

Kombucha herbal merupakan minuman fermentasi inovatif yang menggabungkan kultur SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) dengan berbagai ekstrak tanaman herbal, sehingga menghasilkan senyawa bioaktif dengan potensi terapeutik tinggi. Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis proses fermentasi, profil senyawa bioaktif, serta bukti empiris terkait aplikasi kesehatan kombucha herbal. Metode yang digunakan meliputi penelusuran literatur dari database PubMed, ScienceDirect, dan Springer dalam rentang waktu 2010 hingga 2025, dengan kata kunci herbal kombucha, fermentation, bioactive compounds, dan therapeutic effects. Hasil telaah menunjukkan bahwa penambahan herbal seperti jahe, rosella, sambiloto, dan temulawak dapat meningkatkan produksi senyawa antioksidan, seperti polifenol dan flavonoid, serta memperkuat aktivitas antimikroba kombucha. Kombucha herbal menunjukkan potensi yang menjanjikan sebagai agen antikanker, antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Dengan manfaat kesehatan yang beragam, kombucha herbal memiliki prospek besar sebagai produk pangan fungsional. Namun demikian, untuk mendukung konsistensi mutu dan efektivitasnya, diperlukan standardisasi proses fermentasi serta uji praklinis dan klinis yang lebih lanjut.

Kombucha herbal merupakan minuman fermentasi yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai produk pangan fungsional karena mengandung beragam senyawa bioaktif yang berkontribusi terhadap manfaat kesehatan, seperti aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan potensi terapeutik lainnya.Agar pemanfaatannya dapat lebih luas, diperlukan upaya harmonisasi dalam proses produksi, terutama terkait pemilihan bahan baku, durasi fermentasi, dan kontrol kualitas produk akhir.Lebih lanjut, diperlukan kajian lebih lanjut melalui uji praklinis dan uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya dalam mendukung kesehatan manusia secara ilmiah dan komprehensif.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah bagaimana pengaruh variasi jenis herbal dan rasio kombinasinya terhadap profil metabolit dan aktivitas biologis kombucha herbal. Selain itu, penelitian lebih mendalam mengenai mekanisme molekuler yang mendasari efek terapeutik kombucha herbal, khususnya dalam konteks interaksi antara senyawa bioaktif herbal dan metabolisme mikroba SCOBY, perlu dilakukan. Terakhir, studi klinis terkontrol dengan desain yang ketat diperlukan untuk memvalidasi manfaat kesehatan kombucha herbal pada manusia, termasuk menentukan dosis optimal dan potensi efek sampingnya, sehingga dapat dikembangkan sebagai terapi komplementer yang aman dan efektif bagi masyarakat luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi kombucha herbal sebagai produk pangan fungsional dan agen terapeutik, serta membuka peluang untuk pengembangan produk inovatif yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.

Read online
File size350.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test