PCUPCU

Advances in Civil Engineering and Sustainable ArchitectureAdvances in Civil Engineering and Sustainable Architecture

Pulau Timor memiliki berbagai jenis rumah adat yang berbeda nama, bentuk, struktur, fungsi dan sebagainya. Desa Maslete, desa Boti dan desa Kaenbaun memiliki jejak keturunan suku atoni. Ada tiga jenis rumah adat di ketiga desa tersebut yaitu Ume Kbubu, Sonaf Nis None, dan Ume Lopo. Ume Kbubu memiliki keragaman yang cukup banyak dibandingkan dengan kedua jenis rumah adat yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan keragaman dan persamaan Ume Kbubu ketiga desa di pulau Timor dan kemungkinan penyebab tersebut. Metode analisis penelitian menggunakan pendekatan keragaman kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode studi literatur yang divisualisasikan dalam bentuk 3D model mencakup tampilan luar (bentuk bangunan) dan tampilan dalam (struktur). Ume Kbubu ketiga desa tersebut memiliki keragaman pada elemen-elemen arsitekturnya terutama bentuk, dan sistem struktur. Persamaan dari ketiga Ume Kbubu terletak pada elemen pondasi, lantai, dan penutup atap. Terjadinya keragaman pada Ume Kbubu di ketiga desa disebabkan oleh sumber daya alam sekitar, perbedaan letak desa dari kota, kebiasaan dan sifat masyarakat setempat.

Ume Kbubu di tiga desa Timor menunjukkan keragaman signifikan pada bentuk dan sistem struktur, dengan perbedaan utama seperti teras di Maslete, atap‑menjadi‑dinding di Boti, dan satu kolom utama di Kaenbaun.Namun ketiganya memiliki persamaan pada pondasi batu, lantai tanah, dan penutup atap alang‑alang.Keragaman tersebut dipengaruhi oleh faktor alam, material lokal, serta kondisi sosial‑ekonomi masing‑masing desa.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan survei lapangan dengan pemetaan 3D laser scanning pada rumah Ume Kbubu di desa‑desa tambahan di Timor untuk memperoleh data kuantitatif tentang dimensi struktural dan variasi bentuk. Bagaimana hubungan antara faktor lingkungan seperti topografi, curah hujan, dan ketersediaan material lokal dengan pilihan material serta sistem struktur rumah tradisional dapat dianalisis menggunakan pendekatan GIS‑based dan data iklim? Studi komparatif ini diharapkan dapat mengidentifikasi pola adaptasi arsitektur terhadap kondisi alam yang berbeda. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dampak proses modernisasi dan migrasi penduduk terhadap transformasi bentuk rumah Ume Kbubu melalui wawancara etnografis mendalam dengan anggota komunitas. Apakah persepsi nilai budaya dan kebutuhan fungsional mempengaruhi perubahan desain interior maupun eksterior rumah tradisional? Sebuah analisis longitudinal yang melacak perubahan arsitektural selama dekade terakhir dapat memberikan wawasan tentang dinamika budaya dan teknologi. Selain itu, percobaan rekonstruksi struktur tradisional dengan bahan modern dalam skala laboratorium dapat menguji ketahanan dan efisiensi termal rumah Ume Kbubu. Hasil-hasil tersebut dapat memperkaya pemahaman tentang keberlanjutan arsitektur tradisional dan mendukung kebijakan pelestarian warisan budaya di Nusa Tenggara Timur.

Read online
File size1016.09 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test