169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Gerakan 99 Bedah Rumah Janda Jompo merupakan gerakan sosial yang dilakukan oleh Semut Ibrahim Kompassmanic. Aktifitas ini mengandung budaya luhur gotong royong, interaksi social yang menunjukan bentuk kerjasama antar individu dan antar kelompok serta membentuk nilai-nilai positif yang memperkuat rasa saling percaya untuk melakukan kerjasama dalam menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama. Tujuan utama gerakan ini untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat, karena gotong royong bagi Semut Ibrahim merupakan plasma nutfah kebangsaan yang harus dijaga, rawat, dan diwariskan. Penciptaan film documenter ini dimulai melalui penelitian dengan metode kualitatif dilanjutkan dengan tahapan meliputi pra produksi, produksi dan paska produksi. Penyutradaraan film dokumenter menerapkan Dokumenter ekspositoris yang bersandar pada informasi logis, disajikan melalui teks maupun suara. Kehadiran gambar atau visual merupakan pendukung saja. Gambar dihadirkan sebagai ilustrasi, memperkuat suara, membangun drama, ataupun dihadirkan sebagai kontradiksi dengan suara. Produksi Film dokumenter Semut Ibrahim merupakan upaya penulis untuk memperkenalkan “Gerakan Bedah 99 Rumah Janda Jompo Semut Ibrahim serta memaknai budaya gotong royong yang terkandung di dalamnya. Karya Film, diharapkan data menginspirasi masyarakat bahwa sesama manusia bisa bersama-sama mewujudkan solidaritas membantu sesame meringankan penderitaan hidup masyarakat yang membutuhkan.

Film dokumenter ini menggambarkan bagaimana proses kegiatan bedah rumah janda jompo yang dilakukan oleh Semut Ibrahim dan dibantu masyarakat setempat.Film ini disajikan dengan gaya penyutradaraan ekspositori, menggunakan alur maju.Gaya ekspositori telah menghantarkan cerita dengan kekuatan narasi sehingga alurnya dapat terrekam melalui indra pendengaran, dan visual yang ditampilkan menjadi penguat audio yang dihantarkan.Film ini bertujuan untuk memperkenalkan gerakan tersebut kepada masyarakat luas agar di ketahui oleh khalayak umum, dan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama khususnya kepada para jompo dan membangkitkan kembali semangat gotong royong sebagai pewarisan nilai.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dari program bedah rumah janda jompo terhadap kualitas hidup para janda jompo, dengan fokus pada peningkatan rasa percaya diri dan kemandirian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut bagaimana nilai-nilai gotong royong diinternalisasikan dan diteruskan kepada generasi muda melalui partisipasi dalam gerakan sosial seperti Semut Ibrahim. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi komunikasi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam gerakan sosial berbasis gotong royong, dengan mempertimbangkan peran media sosial dan platform digital lainnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana gerakan sosial berbasis gotong royong dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya bangsa, serta bagaimana melibatkan generasi muda dalam upaya membangun masyarakat yang lebih solid dan berdaya.

Read online
File size635.4 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test